Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.340 views

Toleransi dan Ucapan Selamat Natal

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Setiap akhir Desember, orang selalu ribut soal ucapan Selamat Natal. Mirip penentuan awal dan akhir Ramadhan. Sudah jadi annual discussion. Diskusi yang diwarnai pro-kontra ini sudah jadi ritual tahunan menyambut Tahun Baru Masehi.

Ucapan Selamat Natal tidak saja jadi diskusi sosial, tapi tak jarang justru jadi konsumsi politik. Apalagi Desember kali ini dekat dengan jadual pilpres. Wajar jika semangat untuk menarik masalah ini ke diskusi politik jadi seksi. Yang pasti, bisa menghangatkan suasana pilpres.

Di Indonesia, umat Islam itu mayoritas. Diskusi sosial dan politik tak bisa lepas dari Umat Islam. Maka, urusan Natal sekalipun, tak bisa lepas dari Umat Islam. Sebab, secara sosial, Umat Islam ada di lingkungan mereka yang sedang merayakan Natal.

Ada yang memaknai ucapan Selamat Natal itu bagian dari toleransi. Karena itu, boleh-boleh saja. Pendapat ini diikuti oleh Ma'ruf Amin. Baru-baru saja Ma'ruf mengucapkan Selamat Natal. Buktinya bisa dilihat di video yang lagi viral di medsos. Ada yang bilang ini Qaul Jadid, pendapat baru. Sebab, beredar juga video lama. Video tertanggal 20 Desember 2012 lalu. Di video yang beredar itu, Ma'ruf Amin sebagai kordinator ketua harian MUI "diberitakan" pernah mengumumkan fatwa MUI yang mengharamkan bagi Umat Islam mengucapkan Selamat Natal. Jika benar, berarti ini pendapat lama, atau Qaul Qadim. Apakah video itu valid? Perlu diklarifikasi.

Jika video itu valid,  maka muncul pertanyaan: Kok Ma'ruf Amin berubah? Namanya juga manusia. Jika benar ada perubahan pendapat, tentu Ma'ruf punya dalil, argumentasi dan dasar alasannya sendiri. Dan itu bagian dari hak seseorang untuk berubah. Aturan dan UU negara menjamin. Sekali lagi, jika video lama yang beredar itu valid. Soal konsekuensi sosial-politik? Itu soal lain.

Di pihak lain, ada pendapat bahwa toleransi tidak harus dengan mengucapkan Selamat Natal. Apalagi empat Imam Mazhab pernah mempersoalkan. Bahkan Nurcholish Madjid, cendikiawan muslim yang dianggap "paling liberal" pun meminta Umat Islam berhati-hati soal ini.

Toleransi itu sikap dan perilaku. Bagi orang yang punya otoritas kekuasaan, toleransi itu kebijakan yang adil dan tidak diskriminatif. Toleransi dalam sikap dan perilaku lebih otentik, terukur dan dapat dirasakan. Dari pada sekedar pencitraan verbal, oral dan untuk memenuhi kebutuhan formal. Toleransi itu baru fungsional dan eksistensial jika diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata. Artinya, bisa langsung dirasakan dalam interaksi sosial.

Ada tiga pilar seseorang dianggap toleran. Pertama, jika anda mau menyadari bahwa keragaman (pluralitas) dan perbedaan sebagai bagian yang niscaya dalam kehidupan sosial anda, maka anda toleran. Pluralitas dan perbedaan adalah kemutlakan sejarah, realitas otentik yang tak seorangpun bisa menghindari, apalagi menolaknya. Anda nyaman berada dalam keragaman, berarti anda akan mudah bertoleransi. Sebaliknya, anda selalu merasa tidak nyaman dalam keragaman dan perbedaan, berarti bibit intoleransi berpotensi merusak hubungan sosial anda. Jika tak segera teratasi, ini bisa jadi benih berkembangnya radikalisme. Dari sinilah virus terorisme tumbuh, atau sengaja ditumbuhkan oleh pihak-pihak yang memang menginginkan terus adanya terorisme. Baik untuk kepentingan institusional maupun kepentingan internasional. Gayung bersambut.

Toleransi tidak hanya bisa menerima perbedaan pendapat, status sosial, dan etnis, tapi terutama yang paling mendasar adalah mampu menerima perbedaan agama dan keyakinan. Kesadaran atas keragaman sebagai keniscayaan sosial adalah prinsip dasar dan pondasi toleransi. Tanpa kesadaran ini, toleransi adalah omong kosong. Meski setiap tahun selalu mengucapkan selamat dan menyambut Natal.

Kedua, Anda bisa menghormati orang yang menggunakan kebebasannya untuk berkumpul, berpendapat, beribadah dan mengekspresikan keyakinan dan imannya, berarti anda toleran. Selama tidak ada norma sosial, aturan dan hukum negara yang dilanggar. Tapi, jika anda merasa terganggu dengan ibadah dan ritual orang lain, itu tandanya anda tidak toleran.

Ketiga, jika Anda bisa bersaudara, berteman, bergaul, bahkan kerjasama dengan orang yang berbeda agama dan keyakinan, anda toleran. Tapi, jika anda selalu membatasi pergaulan dan kerjasama karena faktor agama dan keyakinan, apalagi faktor etnis, ormas atau pilihan politik, maka anda bukan orang yang toleran.

Jika orang Minang kumpul dan merasa nyaman hanya dengan orang Minang, orang Batak, Jawa, Bugis dan Dayak hanya mau bergaul dengan sesama etnis, orang pribumi maunya sama pribumi, komunitas keturunan Tionghoa membatasi diri dalam bergaul dan berbisnis hanya dengan sesamanya, Muslim, Kristen, Budha dan Hindu bergaul hanya sesama satu iman, ini namanya ekskusifitas yang bisa jadi benih intoleransi. Ketegangan sosial terjadi karena eksklusifitas model begini.

Toleran adalah sikap inklusif, yang bisa menerima perbedaan menjadi bagian dari keniscayaan hidup. Bukan eksklusifisme dengan membangun komunitas dan kelompok-kelompok yang terbatas dan eksklusif. Inklusifitas dan eksklusivitas itu diukur dari fakta-fakta dalam pergaulan sosial, bukan asumsi dan opini. Sebab, asumsi dan opini seringkali didominasi produknya oleh otoritas kekuasaan dan kelompok mayoritas. Mau-mau mereka. Apalagi jika mereka kuasai media sebagai alat penetrasinya.

Tiga pilar toleransi di atas, yaitu menerima pluralitas sebagai keniscayaan sosial, menghargai kebebasan untuk mengekspresikan perbedaan, dan menerima dengan tulus perbedaan menjadi bagian dari interaksi sosial, akan jadi standar untuk mengukur toleran tidaknya seseorang atau suatu kelompok.

Jadi, toleran tidaknya seseorang bukan pada mau tidak ia mengucapkan selamat natal, tapi lebih pada realitas nyata dari kesadaran, sikap dan perilaku sosialnya. [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 25/12/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Sabtu, 16 Feb 2019 11:33

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Sabtu, 16 Feb 2019 09:35

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Jum'at, 15 Feb 2019 21:00

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Jum'at, 15 Feb 2019 20:18

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Jum'at, 15 Feb 2019 19:45

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Jum'at, 15 Feb 2019 09:47

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Jum'at, 15 Feb 2019 00:22

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Kamis, 14 Feb 2019 23:00

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Kamis, 14 Feb 2019 22:45

Menuduh Hoax

Menuduh Hoax

Kamis, 14 Feb 2019 22:38

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Kamis, 14 Feb 2019 21:15

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Kamis, 14 Feb 2019 20:14

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Kamis, 14 Feb 2019 20:07

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Sudirman Said: Ada Pihak yang Ingin Politisir Shalat Jumat Prabowo

Kamis, 14 Feb 2019 19:56

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Laporan: Kepala Intelijen Israel Diam-diam Kunjungi Saudi pada 2014

Kamis, 14 Feb 2019 19:45

Ujaran Kebencian

Ujaran Kebencian

Kamis, 14 Feb 2019 19:36

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

WNI Pelaku Pemboman di Gereja Jolo-Sulu Filipina?

Kamis, 14 Feb 2019 17:15

X Files

X Files

Kamis, 14 Feb 2019 17:00

Yang Gaji Kamu Siapa?

Yang Gaji Kamu Siapa?

Kamis, 14 Feb 2019 15:20

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Serangan Bom Jibaku Jaisyul Adl Tewaskan 41 Anggota Pasukan Elit Syi'ah Iran

Kamis, 14 Feb 2019 14:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X