Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.988 views

Public Figure vs Public Vulgar, Ambigu?

Oleh: Ahmad Muafi*

Awal tahun 2019 Indonesia dihebohkan dengan berita penggerebekan salah satu artis yang terlibat transaksi prostitusi online dengan tarif hingga menyentuh angka 80 juta rupiah. Berita ini cukup menggemparkan sehingga sering menjadi headline di berbagai media bahkan trending di YouTube. Benarkah saat ini Indonesia mengalami krisis moral?

Sobat muslim sahabat voa-islam yang dirahmati Allah, mari kita pelajari dan telaah lagi kasus tersebut. Mengapa kasus tersebut bisa terjadi? Salah satu faktor terpenting adalah kurangnya keimanan seseorang. Landasan agama sangatlah berperan penting dalam membatasi pergaulan kita. Tidak ada agama yang menghalalkan zina. Seorang muslim yang menjauh dari Allah akan kehilangan jati dirinya sebagai muslim. Dalam kasus ini kita bisa lihat bahwa kehidupan artis di Indonesia dipenuhi dengan realita seperti demikian. Hal tersebut bukanlah hal baru bagi kita.

Sudah banyak artis muslim yang meninggalkan ketentuan Allah hanya ingin mengejar materi dunia. Kasus yang terjadi saat ini bisa jadi akibat tekanan dari masyarakat apabila seorang artis tidak se-glamour biasanya. Bagi orang beriman, hal tersebut tidak akan dipedulikan. Karena bagi orang beriman, penilai paling penting adalah Allah. Sedangkan bagi seseorang yang kadar keimanannya berkurang, akan terus terngiang hingga menghalalkan segala cara agar bisa memenuhi setiap apapun yang menjadi perbincangan orang.

Dari poin pertama ini saja sobat muslim, kita bisa ambil hikmah. Bahwasannya sebagai muslim yang baik, kita tidak boleh menganggap orang lain rendah ketika ia sudah tidak diberi rezeki seperti biasanya oleh Allah. Bisa jadi hal kecil yang kita ucapkan menjadi tekanan besar bagi seseorang yang belum terbiasa dekat dengan Allah.

Ada hal menarik lain yang saya pelajari dari kasus ini. Dimana banyak sekali komentar hujatan dari beberapa netizen yang seakan-akan menganggap bahwa dosa yang dilakukan oleh orang tersebut tidak bisa dimaafkan oleh Allah. Padahal jika kita kembali belajar, Allah adalah Dzat yang maha pengampun dan pemberi maaf bagi setiap hambanya yang mau bertaubat. Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalm Al-Qur’anul Kariim,

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).

Setelah membaca ayat tersebut, masihkah kita hendak menghujat orang yang bersangkutan dengan komentar yang buruk seakan-akan kita adalah manusia paling suci yang luput dari dosa.

Hal menarik lain yang tak kalah memprihatinkan, selain banjir hujatan banyak pula netizen yang memberika dukungan. Bahkan ada komentar dari seseorang yang mengatakan “Lebih baik si artis menjual diri dengan tarif mahal daripada perempuan di luar sana yang hanya dibayar dengan ucapan aku sayang kamu”. Astaghfirullahaladzim. Adakah yang lebih baik dari keduanya? Jawabannya tidak ada. Keduanya sama-sama perbuatan zina yang sangat dilarang oleh Allah. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Al-Furqan ayat 68-71,

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya”.

Lantas bagaimanakah seharusnya kita bersikap sebagaimana muslim yang baik dan cerdas? Kita hendaknya senantiasa mendoakan agar seseorang yang bersangkutan segera bertaubat dan segera mendapat hidayah dari Allah. Selain itu, kita juga harus senantiasa merefleksikan pada diri kita. Apakah kita termasuk golongan dari yang demikian? Jika iya, maka segeralah bertaubat sebelum Allah memberikan azab yang pedih.

Sobat voa-islam, banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil dalam kejadian ini. Sudah sepantasnya kita sebagai muslim tidak saling mengumbar aib saudara seiman kita. Atau mungkin malah mengumbar aib kita sendiri. Naudzubillahiminzalik. Hal lain yang perlu kita refleksikan dalam hidup kita terhadap permasalahan tersebut, bahwasannya kita sebagai seorang muslim hendaknya selalu bersikap apa adanya dan tidak menjadi orang munafik. Dalam artian kita senantiasa melakukan kebaikan hanya saat di depan orang lain dan melakukan beberapa dosa ketika tidak ada orang lain.

Percayalah bahwa Allah maha mengetahui atas apa yang kamu lakukan. Memang benar Allah menutupi aib seorang muslim, bahkan kita juga dilarang untuk menceritakan aib kita sendiri terhadap orang lain. Namun hal tersebut tidak bisa menjadi landasan agar kita senantiasa melakukan dosa dengan dasar bahwa Allah akan selalu menutupi aib kita. Ada batasan dimana Allah tidak bisa menutup aib tersebut karena perbuatan dosa yang terus menerus kita lakukan tanpa pernah mencoba untuk bertaubat kepadaNya. Semoga kita bukan termasuk golongan ini dan orang-orang yang nantinya merugi di akhirat. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 21/02/2020 22:52

Agar Ibadah Kita Diterima