Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.196 views

Mendulang Kepercayaan Melalui Keteguhan Lisan

Oleh: Arin RM, S, Si
 
 
Lisan adalah bagian dari manusia yang sering mendapatkan perhatian. Bahkan sejak awal Rasulullah memberikan perhatian khusus pada lisan, agar manusia bijak menggunakannya. "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadist Masyur tersebut merupakan salah satu rambu-rambu bagaimana seorang muslim menggunakan lisannya. Sebab baik buruknya apa yang keluar dari lisan, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat. 
 
Bagi pemegang bara iman, tentulah cukup peringatan keyakinan atas iman kepada Allah dan hari akhir menjadi pengingat agar tak mudah berucap. Bukan hanya agar tak menyakiti orang lain, tapi juga agar tak membohongi, atau bahkan memberikan harapan palsu pada yang lain. Oleh karena itu benarlah jika Imam al-Syafi'i memberikan nasehat "Apabila seseorang ingin berbicara, hendaklah berpikir dulu. Bila jelas maslahatnya, berbicaralah. Dan jika dia ragu, janganlah dia berbicara hingga tampak maslahatnya."
 
Memikirkan apa yang dilisankan agar tidak berbuah kedzaliman itu penting. Terlebih jika hal itu berkaitan dengan ulama. Mereka adalah perpanjangan penerus dakwah para Nabi, berhak mendapatkan tempat untuk dihormati selama berpegang teguh pada apa yang datangnya dari Allah dan rasul-Nya. Tak layak sama sekali lisan berubah-ubah sesuai kepentingan sesaat dalam memperlakukan mereka.
 
Bila hari ini berkata demikian, maka tetapilah hingga menjadi kenyataan. Sebab manusia sejatinya hanya bisa dipegang melalui ucapannya, dibuktikan ataukah ditinggalkan. Sebagai contoh, beberapa waktu lalu umat muslim senang, lantaran ada yang berkata dari lisannya, pembebasan ABB adalah bukti tidak anti Islam (republika.co.id, 20/01/2019). Namun akhirnya pembebasan itu tak jadi dilakukan. Dan lagi-lagi keputusan itu terucap melalui lisan. Disinilah pentingnya pikiran yang mengendalikan lisan harus benar. Harus dibimbing oleh iman, yang bukan hanya tampak di pembungkus badan, tapi iman yang benar-benar mengendalikan segala perbuatan.
 
Iman yang benar-benar muncul karena kesadaran sebagai hambaNYa bahwa  segala sesuatu yang terjadi kelak akan  dihisab di hari akhir. Iman ini akan menumbuhkan lisan yang tunduk pada kebenaran, bukan yang berubah sesuai dengan kepentingan. Sebab ketika kepentingan duniawi dan tendensi materi menjadi tujuan, maka standarnya lisanpun akan dengan mudah berubah-ubah mengikuti kepentingan. Tidaklah mengagetkan jika jawabannya dengan mudah bisa berubah dalam waktu yang cepat. 
 
Ironisnya, di zaman kapitalis seperti ini, kepentingan materi masih mendominasi. Entah demi mengamankan posisi, entah demi mengejar pundi-pundi rupiah, entah demi ketundukan pada pemilik modal. Semuanya mungkin dilakukan asalkan nyata-nyata mendapatkan keuntungan. Termasuk juga bermain lisan. Jika lisan tak sesuai kenyataan, maka siapakah yang akan percaya? Justru yang terjadi adalah sebaliknya. Orang tidak lagi percaya sebab predikat bohong akan melekat baginya. Imam an-Nawawi menjelaskan, bohong bisa bermakna mengabarkan sesuatu yang menyelisihi kenyataannya (An-Nawawi, Al-Adzkâr, hlm. 326).
 
Maka menjadi pelajaran berharga bagi kita, bahwa tidak dipercaya karena kebiasaan bohong adalah keniscayaan. Terlebih jika kebohongan itu disiarkan dan berimbas pada kekecewaan jutaan rakyat. Oleh karenanya, penting diingat bahwa kepercayaan hanya bisa didulang jika memang terbukti teguh menjaga lisan. 
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X