Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.646 views

Famous but Dangerous

Oleh:

Astia Putri, SE, MSA, Member Komunitas “Pena Langit”

 

ADANYA menjadi hal yang biasa ketika kita memperhatikan anak muda hingga orang dewasa saling unjuk diri atas bintang yang diraih dalam permainan Mobile Legend yang tengah digandrungi saat ini. Seorang gamer dalam wawancara yang dilakukan di salah satu stasiun TV terkemuka menyebutkan pride dalam permainan itu muncul karena keberhasilan terus meningkatkan skill hingga mampu terkenal sampai menempati rank internasional.

Sisi lain dengan kemahsyuran nama yang akhirnya menguasai leader board di tingkat dunia ini memberikan efek yang juga dianggap bermanfaat, yakni adanya pemasukan yang berhasil diraih dengan semakin meningkatnya bintang yang didapat serta peluang kerja sebagai joki akun demi memuaskan naluri kehebatan yang coba dimunculkan masing-masing manusia dihadapan lawan. Ini pula yang sampai ke telinga pemerintah saat ini, hingga menjadi salah satu industri yang dilirik untuk terus dikembangkan kedepannya.
Telkom Indonesia sebagai salah satu BUMN memiliki ambisi besar untuk menjadi pemain besar dalam industri game di Indonesia.

Joddy Hernady selaku EVP Digital & Next Business Telkom berujar industri game memiliki tingkat pendapatan yang paling tinggi dibandingkan jenis hiburan lainnya, bahkan bisa tujuh kali lipat dari pendapatan sebuah film. (Marketeers, 12/4). Para calon presiden dan wakil presiden dalam debat capres terakhir bahkan saling tebar janji terbaik demi mendukung industri ini. Sandiaga menyatakan bahwa pengembangan ekosistem berbasis ekonomi digital haruslah berujung kepada peluang lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda. (CNBC Indonesia, 15/4).

Jika dikatakan permainan hanyalah sebuah aktivitas yang banyak mengandung kesia-siaan, maka para gamers patut protes karena tidak juga bisa dikatakan demikian. Sekarang para gamers telah mengenai istilah esport yang memang berbeda dengan gaming yang distigmakan penuh dengan kesia-siaan. Esport adalah game yang dipakai untuk profesi dan kompetisi, sedangkan gaming hanya dimainkan untuk mengisi waktu luang. Esport juga dikatakan sebagai aktivitas olahraga karena sangat berhubungan dengan ketahanan fisik dan strategi. Ini juga didukung oleh realitas bahwa esport merupakan salah satu cabang olahraga yang akan dilombakan pada Sea Games di Filiphina 2019 nanti. Hal ini berarti esport memiliki “nilai” bagi sang pemain yang dapat menggambarkan adanya output manfaat dibalik aktivitas ini.

Sekilas memang tak bisa dibantahkan ditengah kemerosotan ekonomi yang menimpa negeri, kemilau potensi industri game begitu mempesona. Permintaan yang tinggi dalam industri game masuk dalam kalkulasi pemerintah dalam mengarahkan perhatian lebih. Tapi sayangnya, dampak bobroknya kualitas generasi menjadi abai ditanggulangi. Kenyataannya tidak sedikit orang tua yang mendapati anaknya kecanduan hingga lupa waktu dan lupa interaksi dengan dunia nyata. Anak-anak bahkan berontak jika tidak dibelikan kuota internet. Belum lagi didapati fakta bertebarannya kasus kerusakan kesehatan semisal kerusakan mata, insomnia, stroke, serangan jantung bahkan tewas akibat menghabiskan waktu berjam-jam seharian semalaman untuk game.

Mengejar eksistensi diri sekedar untuk dinobatkan sebagai pemain terhebat adalah suatu kebobrokan moral. Generasi yang tercipta adalah generasi lemah yang abai akan kenyataan peran dan cita-cita yang besar. Kehebatan tidak lagi ditakar dalam kebermanfaatan terhadap umat, tapi cenderung kebermanfaatan pribadi. Jangankan untuk membantu masalah umat, membantu Ibu membersihkan kamar sendiri saja belum tentu mampu dilakukan. Lantas apa generasi seperti ini yang ingin diciptakan?
Sesungguhnya tugas orang tua semakin berat saat ini, karena pemerintah sendiri yang seharusnya menjadi perisai utama dari pengaruh buruk, justru memberikan kelonggaran bahkan memfasilitasi anak-anak dan remaja untuk berkompetisi dalam ajang perebutan tahta kemenangan fana ala mobile legend.

Lupa bahwa kemenangan utama justru terletak pada akhir penghidupan, tergantung pada tingkat ketakwaan di dunia. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu” (QS. Al Hujurat: 13).
Islam sejatinya tidak melarang adanya permainan. Hanya saja permainan yang dilakukan haruslah sekedarnya sebagai pelepas penat, bukan akhirnya melalaikan. Jikapun permainan itu dikategorikan sebagai olahraga, maka olahraga yang dijalankan dalam rangka untuk membangun ketahanan fisik dan psikis demi menjaga kebugaran untuk beribadah, berdakwah hingga berjihad. Sebagai seorang muslim yang bertakwa tentu permainan atau olahraga yang kita tekuni selalu harus bersandar untuk ketakwaan bukan hawa nafsu belaka.

Islam juga tidak hanya mendorong per individu memahami dan menjalankan ketakwaan, namun negara juga didorong untuk berdiri teguh sebagai garda terdepan yang membuat pagar pembatas dalam menyibukkan remaja pada aktivitas yang bermanfaat untuk umat. Sekalipun memang tetap tidak melarang sepenuhnya dalam melakukan permainan dan olahraga. Maka ke-famous-an nama yang diperlombakan adalah dalam hal siapa yang paling bermanfaat untuk umat.

Hal ini tentu tidak bisa diwujudkan dalam suatu negara yang masih memegang sistem kapitalisme sebagai jalan hidup, dimana bidikan utama selalu menuju pada nilai materi semata. Islam sebagai way of life, memiliki sebuah mekanisme ketatanegaraan bernama Khilafah yang senantiasa melihat perkembangan teknologi dengan kacamata akidah Islam. Menjadikan sebuah keputusan politik ekonomi yang diambil haruslah berdampak secara komprehensif untuk peningkatan keimanan, ketakwaan dan semakin kokohnya Islam terutama para pemudanya.

Kacamata Islam akan membidik fenomena esport tentu dengan pertimbangan efek kepada generasi muda, yang ianya bukan berlomba untuk famous dalam leader board permainan, namun famous dalam leader board temuan-temuan dan kitab-kitab yang bermanfaat untuk umat. Wallahu a’lam bis shawab.*


Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Defisit Keadilan, Surplus Teriak ‘Saya Pancasila’

Defisit Keadilan, Surplus Teriak ‘Saya Pancasila’

Ahad, 19 May 2019 16:09

Tak Sabar Hadir di KPU Tanggal 22 Mei 2019

Tak Sabar Hadir di KPU Tanggal 22 Mei 2019

Ahad, 19 May 2019 14:09

Menkopolhukam Dinilai Melanggar Hak Warga Negara

Menkopolhukam Dinilai Melanggar Hak Warga Negara

Ahad, 19 May 2019 12:09

Habib Rizieq dan Amien Rais Ditantang Mubahalah Relawan Jokowi

Habib Rizieq dan Amien Rais Ditantang Mubahalah Relawan Jokowi

Ahad, 19 May 2019 11:43

People Power, Barang Halal yang Diharamkan

People Power, Barang Halal yang Diharamkan

Ahad, 19 May 2019 10:47

"Terorisme" Belakangan Ini Makin Lucu Saja

Ahad, 19 May 2019 10:09

Ganti Sistem Aja Kalau Gak Mau Ada Demo

Ganti Sistem Aja Kalau Gak Mau Ada Demo

Ahad, 19 May 2019 08:09

Tiga Orang Ini Kritisi Razia Massa yang Ingin ke Jakarta 22 Mei

Tiga Orang Ini Kritisi Razia Massa yang Ingin ke Jakarta 22 Mei

Ahad, 19 May 2019 06:09

“Surat” Untuk “Teroris”

“Surat” Untuk “Teroris”

Sabtu, 18 May 2019 22:41

Situs Ini Dinilai Penebar Hoax ke Prabowo, dan Kebal Hukum?

Situs Ini Dinilai Penebar Hoax ke Prabowo, dan Kebal Hukum?

Sabtu, 18 May 2019 20:41

Kapal Perang AL Australia di Tanjung Priok, Ada Apa?

Kapal Perang AL Australia di Tanjung Priok, Ada Apa?

Sabtu, 18 May 2019 20:41

Ramadhan Foodie Festival: Merasakan Sensasi Berbuka Puasa dengan Latar Taman Hutan Kota Bekasi

Ramadhan Foodie Festival: Merasakan Sensasi Berbuka Puasa dengan Latar Taman Hutan Kota Bekasi

Sabtu, 18 May 2019 19:00

Ribuan Massa di Bogor Ikuti Aksi Damai Lawan Kecurangan Pemilu 2019

Ribuan Massa di Bogor Ikuti Aksi Damai Lawan Kecurangan Pemilu 2019

Sabtu, 18 May 2019 16:27

Prabowo Takkan Halangi Rakyat yang Ingin Perubahan

Prabowo Takkan Halangi Rakyat yang Ingin Perubahan

Sabtu, 18 May 2019 15:21

Sempat Ditagih Tim IT BPN, Akhirnya Relawan Jokowi Tutup Sayembara Rp 100 Miliar

Sempat Ditagih Tim IT BPN, Akhirnya Relawan Jokowi Tutup Sayembara Rp 100 Miliar

Sabtu, 18 May 2019 14:05

Otokrasi dalam Demokrasi

Otokrasi dalam Demokrasi

Sabtu, 18 May 2019 14:02

KPU Hancur-hancuran

KPU Hancur-hancuran

Sabtu, 18 May 2019 14:00

Sambil Singgung Orba, Ini Kritik Keras Fahri ke Wiranto

Sambil Singgung Orba, Ini Kritik Keras Fahri ke Wiranto

Sabtu, 18 May 2019 13:21

Bisa-bisa Semua Profesional Dipolisikan

Bisa-bisa Semua Profesional Dipolisikan

Sabtu, 18 May 2019 11:21

Ketua GNPF Ulama Bogor Raya Ditetapkan Tersangka

Ketua GNPF Ulama Bogor Raya Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 18 May 2019 07:12


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 16/05/2019 12:13

Hah! Media Digital Untuk Mengasuh Anak?