Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.871 views

Peran Literasi dalam Peradaban Islam

 

Oleh:

Alfira Khairunnisa

Pegiat Literasi/Revowriter Rokan Hilir, Riau

 

SAHABAT, bagi pecinta dunia tulis menulis termasuk membaca, pastilah akan mencari gimana sih peran literasi dalam kemajuan peradaban Islam? Harus dong, secara kaum Muslim harus tau bahwa salah satu peradaban mulia itu bernama literasi.

Dalam sejarahnya, Islam gak lepas dari budaya baca dan tulis. Yah, meskipun saat itu bangsa Arab pra-Islam kurang bersentuhan dengan budaya menulis dan membaca, tapi sesudah Alqur'an turun ke mereka, tradisi baca dan tulis mulai tumbuh di kalangan Bangsa Arab. Alhamdulillah ya.

Nah jadi, banyak dari mereka mulai menuliskan ayat–ayat Alqur'an di berbagai media, seperti kulit kayu, batu, tulang, pelepah kurma, dan kulit hewan.

Kalau sekarang mah kita udah enak aja yah, nulis di kertas, atau kalau misal males nulis dikertas tinggal ngetik aja di HP. Hehe.

Beberapa sahabat Rasulullah juga sudah mulai belajar membaca dan menulis. Salah satu tokoh yang pandai membaca dan menulis pada masa itu adalah Hafshah binti Umar bin Khattab yang merupakan anak dari Umar bin Khattab sekaligus Istri Rasulullah. Dan udah ada ya ditulisan aku sebelumnya terkait Hafshah yang diberi gelar Penjaga Alqur'an. Bisa dicek deh di beranda aku.

Nah, lanjut ya. Jadi budaya membaca dan menulis yang berkembang di masa Rasulullah ini, gak lepas dari kemuliaan akhlak Rasulullah itu sendiri. Dikisahkan setelah Perang Badar, pasukan Kaum Musyrikin mengalami kekalahan sampai-sampai banyak dari mereka menjadi tawanan kaum Muslimin. Rasulullah memulai musyawarah untuk mencari tau apa yang hendak dilakukan sama tawanan-tawanan itu.

Kemudian Umar radhiyallahu’anhu mengusulkan agar para tawanan dibunuh saja. Abu Bakar Ash Shidiq mengusulkan agar para tawanan dibebaskan saja. Dari musyawarah yang menguras tenaga itu, didapatlah keputusan Rasulullah, bahwa para tawanan dapat bebas dengan syarat harus mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak kaum Muslimin.

Masyaa Allah, keputusan yang cemerlang ini tentunya bener-benee berdampak besar bagi masa depan kaum Muslimin, karena dengan anak-anaknya yang bisa belajar baca dan tulis, di masa depan mereka akan menjadi pejuang dakwah yang cerdas dan bertaqwa.

Emm.. sbagai contoh nih ya, kita bisa melihat tradisi literasi ini pada masa Khalifah Abu Bakar Ash Shidiq memimpin, semangat literasi dari para sahabat pada masa itu sudah terpupuk baik, sejarah pembukuan Alqur'an terjadi pada masa ini.

Para sahabat selepas meninggalnya Nabi berusaha dengan baik menyatukan ayat-ayat Alqur'an yang terpisah dari berbagai media sebelumnya ke dalam satu kumpulan surah Alqur’an atau dikenal dengan istilah pembukuan Al Quran.

Proses pembukuan ini juga didasari atas kekhawatiran kalau-kalau nanti banyak dari para penghafal Quran meninggal dunia, maka Al Quran juga akan hilang dari hadapan mereka. Maka dari itulah proses pembukuan Alqur'an ini dilakukan dan hingga sekarang, manfaatnya besar dapat kita rasakan. Bener apa bener? Bener dong. Masyaa Allah.

Sejatinya tradisi literasi di kalangan kaum Muslimin lah yang mengantarkan umat Islam mencapai masa puncak kejayaannya. Gimana tidak? Ketika masa Dinasti Abbasyiah, ada perpustakaan utama namanya Baitul Hikmah. Tau gak Sahabat, disitu terdapat ratusan ribu koleksi buku. Waw, masyaa Allah bukan?

Nah, ketika Baitul Hikmah jadi pusat intelektual dunia, tau gak sahabat kalau setiap karya tulis yang dihasilkan akan ditimbang yang kemudian dihargai dengan emas sesuai dengan beratnya timbangan karya yang telah dibuat. Ya Allah, indahnya sistem pemerintahan Islam ya. Coba kita bandingkan dengan saat sekarang ini, hidup di alam kapitalisme boro-boro ditimbang dan dihargai dengan emas, karya yang kita buat belum tentu dihargai. Untuk menerbitkan buku saja harus mengikuti prosedur ribet yang ada. Malah berbayar lagi. Akhirnya karya kita sulit untuk dapat dirasakan oleh orang lain.

Balik lagi ke Baitul Hikmah. Nah jadi pada masa itu, koleksi buku dari berbagai  bidang keilmuan banyak beredar di Baitul Hikmah. Kemudian, ilmuwan-ilmuwan Muslim pun benar-benar produktif menghasilkan karya yang menjadi sumbangsih untuk perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Sahabat, kemajuan peradaban dalam bidang literasi benar-benar mengguncang dunia. Berkat peradaban bernama literasilah umat meraup ilmu berbagai bidang. Hingga akhirnya bisa memajukan pemikiran umat dengan ilmu-ilmu yang mencerahkan.

Sahabat, kemajuan literasi dalam peradaban Islam juga gak lepas dari peran pemimpinnya loh. Dimana pemimpinnya juga ternyata sangat gemar membaca dan senang dengan ilmu pengetahuan.

Mau tau siapa figur-figur pemimpin tersebut?

Yup, beberapa figur pemimpin tersebut adalah Harun Al Rasyid yang senang akan perkembangan ilmu pengetahuann kemudian yang mendirikan Baitul Hikmah di Baghdad dan Sultan Al Hakam II yang mendirikan perpustakaan Kordoba di Andalusia.

Mereka adalah sosok-sosok pemimpin yang luarbiasa tentunya. Dan tentu saja dengan adanya sosok pemimpin seperti mereka, rakyat juga akan termotivasi untuk turut mencintai ilmu pengetahuan dan perkembangan akan semakin maju dan akan terus mengalami peningkatan kemajuan yang pesat .

Heem, tapi pada akhir masa kejayaan Islam, kita menyadari satu hal yang pahit dan memilukan. Bahwa perkembangan peradaban Islam mengalami stagnansi yang luar biasa ketika para pemimpinnya justru kalap dengan kekuasaan.

Tak hanya itu saja, pemimpin saat itu lebih berorientasi pada perang, hidup dengan kemewahan, dan meninggalkan tradisi literasi. Peradaban Islam akhirnya mundur dan jatuh tercerai-berai memasuki abad 20. Sungguh sangat disayangkan bukan?

Nah, dengan demikian pada akhirnya kita menyadari, sejarah peradaban Islam adalah sejarah yang gak bisa dilepaskan dari kegiatan literasi. Literasi sendiri bahkan jadi api penyala peradaban dengan perpustakaan sebagai dapur pacu peradaban. Masyaa Allah ya.

Tapi melihat kondisi umat saat ini, bahwa, saat ini umat Islam masih juga kalap dengan kenyamanan, masih kehilangan jati dirinya untuk menghidupkan kembali tradisi pengetahuan.

Akhirnya umat Islam pun kehilangan semangat dalam membaca, berdiskusi, dan menulis yang justru hal itu tumbuh pada bangsa-bangsa eropa. Tentu saja, hal inilah yang mungkin jadi penyebab kenapa saat ini umat Islam menjadi umat yang memprihatinkan di berbagai belahan dunia. Bukankah Allah mengatakam bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik?

Maka, jika ingin meraih kejayaan Islam kembali, tentu semangat literasi dan mencintai ilmu pengetahuan harus bertumbuh di kalangan umat Islam, bukannya justru menolak ilmu pengetahuan. Tentu dengan berlandaskan Akidah Islamiyyah, semangat literasi, dan mencintai ilmu pengetahuan bukan tidak mungkin kejayaan Islam pada masa lalu akan terulang kembali. Wallahu'alambishoab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

Jum'at, 04 Dec 2020 06:35

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu

Kamis, 03 Dec 2020 21:26

Anis Byarwati Minta  BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Anis Byarwati Minta BI Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM

Kamis, 03 Dec 2020 19:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 03/12/2020 21:26

Ibu, Engkaulah Guru Pertama Anakmu