Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.750 views

Ustadz Tampil Mewah, Bolehkah?

 
By: Hafidhah Silmi Iid
 
Baru-baru ini, viral beberapa foto ustad yang berpose di atas tunggangan mereka. Ada Ustad Abdul Somad yang mengendarai motor Harley, ada AA Gym yang mengendarai Rubicon, ada juga Babe Haikal yang mengendarai motor Harley. Lalu ada netizen usil yang menulis caption tentang foto tersebut: "Gimana mau jadi panutan ummat? Mengikuti jejak Rasul saja tidak bisa. Jangan sampai ummat bilang : Al Wahn. Cinta dunia tapi takut mati".
 
Gemes nggak sih sama orang yang nyinyir model begini? Ngajinya masih sepenggal tapi sudah berani memvonis orang lain. Hei kamu dan siapa saja yang memiliki pemikiran serupa, belajar siroh dan tarikh lagi yuk. Lihat gimana dulu Rasul dan para sahabat hidup. Kaji kembali konsep wahn berdasar rujukan yang benar.
 
Saya kasih contoh ya gimana dulu kehidupan Ustman bin Afan dan Abdurrahman bin Auf. Dua sahabat ini punya level kekayaan yang sederajat, sama-sama kaya-raya. Multi trilyuner. Crazy rich di zamannya. Tapi, kehidupan mereka berbeda 180°. Makanya saya menggunakan mereka berdua sebagai pembandingan.
 
Abdurrahman bin Auf ini mungkin 'dikutuk' Allah untuk jadi kaya seumur hidupnya. Rezeky seolah mengejar meski beliau berusaha untuk membagi dan menyedekahkan hartanya di jalan dakwah (Masih ingat cerita kurma busuk yang membuat Abdurrahman bin Auf semakin kaya kan?). Nah Abdurrahman bin Auf ini, ketakutan jika kekayaan yang dia peroleh di dunia adalah cara Allah menyegerakan balasan amal. Beliau takut nanti di akhirat, sudah tidak lagi merasakan nikmat karena balasan amalnya sudah diberikan Allah di dunia. Maka, Abdurrahman bin Auf berusaha sekuat tenaga untuk "membuang" hartanya. Bagaimana caranya?
 
Beliau menyedekahkan hartanya di jalan dakwah dan memberikannya kepada kaum muslimin yang miskin. Hidup seadanya adalah jalan yang dipilih. Bahkan ketika dihidangkan makanan yang lezat, beliau menangis sesenggukan. Beliau teringat sahabatnya yang miskin hingga kulitnya bersisik. Saking miskinnya dia cuma punya selembar kain kafan untuk menutup jasadnya yang apabila ditutup kepalanya, maka kakinya kelihatan. Apabila ditutup kakinya, kepalanya kelihatan.
 
Sahabat yang membuat Abdurrahman bin Auf menangis tersedu-sedu adalah Mush'ab bin Umair. Abdurrahman tidak bisa menikmati makanan lezat yang dihidangkan karena teringat akan Mush'ab yang sangat miskin. Apakah ia bisa makan hari itu? Di titik inilah Abdurrahman bin Auf cemburu dengan Mush'ab. Maka beliau bertekad untuk hidup seadanya. Meski jika mau, beliau bisa dengan mudah hidup ala sultan dengan kekayaannya.
 
Di sisi lain, mari kita lihat bagaimana kehidupan Ustman bin Afan. Sahabat satu ini memiliki kekayaan selevel dengan Abdurrahman bin Auf. Menurut tarikh, Ustman bin Afan ini adalah salah satu sahabat yang sangat peduli dengan fashion. Jubah yang beliau pakai, dipintal dari benang yang sudah dicelup minyak zafaron. Kalian bisa searching berapa harga minyak zafaron murni 1 botol kecil yang isinya 25ml. Kalau gak salah sih harganya 15 jutaan per 25ml. Coba bayangin butuh berapa EMBER minyak zafaron untuk menyelupkan benang yang akan dipintal menjadi jubahnya Ustman. Dan bisa dibayangin berapa harga jubah itu.
 
Baju branded keluaran supreme atau LV atau hermes dan sejenisnya saya rasa belum ada yg  bahannya dicelup minyak zafaron.
 
Sampai-sampai, ketika Ustman melewati suatu kampung, bau parfumnya sudah tercium sebelum terlihat batang hidung pemakainya di hadapan penduduk kampung. Bahkan setelah Ustman berlalu pun, bau parfumnya masih tercium oleh penduduk kampung. MashaAllah. Bisa dibayangin gak gimana fashionable-nya Ustman? 
 
Ketika ditanya, wahai Ustman, kenapa kamu selalu menampakkan kemewahanmu? Alangkah baiknya jika kamu hidup sederhana seperti sahabat sahabat yang lain. Ustman menjawab "Kemewahan yang saya pakai ini adalah bentuk perwujudan rasa SYUKUR saya kepada Allah karena saya diberi nikmat rezeky yang berlimpah."
 
Ketika jawaban itu sampai kepada Rosul SAW, apakah Rasul SAW menghardik dan mencela Ustman karena tidak hidup sederhana? Tidak!
Rasul SAW membiarkan dan mendiamkan apa yang menjadi pilihan hidup Ustman. Selama apa yang beliau pakai dan miliki memang didapat dari jalan yang dihalalkan, kenapa tidak?
 
SeeRasul saja membiarkan. Lalu kenapa kita reseh dan nyinyir ketika melihat ada ustadz punya Rubicon, Harley, tinggal di cluster mewah, dan naik privat jet. Selama apa yang mereka pakai dan mereka miliki diperoleh dari jalan yang dihalalkan, kenapa kok kita jadi nyinyir?
 
Dalam Islam, tidak ada pembatasan harta kepemilikan. Seseorang bisa dan dibolehkan memiliki harta kekayaan tanpa batasan selama cara dia mendapatkan harta tersebut tidak melanggar hukum syara'. Tidak menguasai harta kepemilikan umum, tidak menipu, dan tidak merampas hak orang lain.
 
Perlu diingat pula bahwa memiliki kekayaan berlimpah itu, bukan berarti orang tersebut terjangkit wahn dan tidak zuhud. Dudukkan kembali makna wahn dan zuhud pada porsinya. Apa sih wahn itu? Seseorang bisa disebut terjangkit wahn jika dia sudah menjadi budak dunia. Mengejar dunia seolah hidup di dunia selamanya. Hidupnya dihabiskan untuk mengejar dunia.
 
Coba lihat ustad-ustad yang kendaraannya dinyinyiri netizen itu. Apakah mereka adalah bagian dari orang orang yang hidupnya habis untuk mengejar dunia?
 
Saya yakin kita semua sepakat bahwa para ustad ini adalah hamba Allah yang hidupnya didedikasikan untuk dakwah dan memberi pelita kepada ummat di saat umat Islam hidup dalam kubangan kegelapan. Mereka adalah sang pencerah.
 
Lalu coba kita lihat lagi konsep zuhud. Apakah zuhud itu harus ditunjukkan dengan berpakaian compang camping, makan nasi aking, hidup di rumah reot?
 
Tidak, teman! Zuhud itu tidak menjadikan dunia ada dalam pikirannya. Dia hanya menganggap dunia ini tempat persinggahan sementara. Jadi, dia tawadu' ketika memandang dunia dan mensyukuri apa yang direzekykan Allah kepadanya. Ora kemrungsung, kalau orang Jawa bilang.
 
Jadi, stop nyinyir ya teman!
 
Jangan biarkan hati kita digerogoti sifat hasad pada keberhasilan orang lain. Jauhi deh rasa "senang kalau lihat orang lain susah. Susah kalau lihat orang lain senang". Hal itu tidak baik untuk kesehatan pikiran dan hati kita. Jangan iri sama keberhasilan orang lain. Harusnya, keberhasilan orang lain itu jadi motivasi buat kita. Kalau mereka bisa, kita pasti bisa.
 
Kalaupun kita tidak bisa menyamai mereka dalam urusan dunia, gak masalah. Kalahkan mereka dalam urusan akhirat. Bukankah dunia ini hanya sekejab mata? Yuk sama sama berbenah. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: adeufi.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Sabtu, 19 Sep 2020 15:25

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 15:04

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X