Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.970 views

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

 

Oleh:

Ziyadah Khoiriyah || Pegiat “Pena Banua”

 

TAK perlu banyak kata pengantar untuk menuju kepada inti pembahasan tulisan ini, Menyoal sebuah pernyataan sistematis dan terstruktur yang diutarakan Kyai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu (20/9). Sebuah pernyataan yang mungkin membuat banyak masyarakat Indonesia “amazed” karena diucapkan oleh seorang Kyai. Terlebih setelah sekian lama netizen rindu akan kehadiran beliau tersebab tak terlalu sering hadir di berbagai media. Yes, he talked about KPOP.

Ya, tidak ada yang tidak boleh bicara tentang KPOP, semua memiliki hak. Hanya saja persoalan yang muncul adalah ketika beliau terkagum dengan warga tercintanya yang mencintai budaya Korea, mencintai K-POP dan K-Drama. Ketertarikan yang teramat masyarakat Indonesia memunculkan optimism bahwa hal ini mampu (1) Memacu kedatangan wisatawan Korea ke Indonesia (2) Memicu kreatifitas serupa agar giat mempromosikan budaya Indonesia ke kancah internasional.

Pernyataan ini sangat jelas menimbulkan blunder. Bagaimana tidak, ketika petinggi negara memberikan dukungan masuknya budaya asing untuk menjadi inspirasi. Apakah sudah pemerintah menyediakan ruang bagi tersalurnya kreatifitas itu dengan tetap terkoneksi dengan budaya asli Indonesia? Faktanya, justru anak muda Indonesia memang terperangah dengan korean wave, merasa terinspirasi hingga ingin menggali sampai-sampai rela maraton nonton berhari-hari, tak ingat makan hingga mandi. Ini inspiratif atau adiktif ya?

Jika kita belajar kepada negara aslinya. Justru keberhasilan ekspor budaya secara mendunia terletak pada jurus tameng pemerintah untuk warganya dengan budaya nasional secara sistematis dan komprehensif. Kita belajar bahwa keberhasilan Korea hari ini adalah buah kerja keras pemerintahnya menjaga agar warga Korea tidak bucin budaya asing. Pemerintah menutup akses budaya asing, sembari giat memperkuat budayanya dan menumbuhkan rasa cinta budaya negeri di tengah negerinya, untuk kemudian siap mengusung duta-dutanya menuju dunia. Duta yang sudah dibekali semangat mempengaruhi, bukan dipengaruhi.

Ketika pengaruh sudah tertanam ke seluruh dunia, ibarat hipnotis, siapa akhirnya yang tak tertarik dengan segala hal tentang Korea? Mulai dari filmnya, musiknya, budayanya, fashionnya, tempat-tempat wisatanya dan segala hal lainnya. Begitulah “panen” pemerintah Korea di tahun 2000an keatas ini. Ekonomi secara otomatis meroket dengan keteguhan merintis budaya aslinya.

Maka ketika petinggi negara bicara alasan ekonomi dibalik dukungan kepada anak muda untuk gemar terhadap Korea, inilah adalah alasan yang logis. Hanya saja, solusi yang ditawarkan sangatlah jauh panggang dari api, jauh sangat dari hakikat asli inspirasi Korea itu sendiri. Impor budaya Korea yang sangat jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai moral bahkan ketuhanan dalam Pancasila itu sendiri, telah memberi kesimpulan bahwa pemerintah tak serius memperkuat budaya asli.

Sepatutnya pemerintah fokus dalam memperkuat budaya asli Indonesia yang sejalan dengan Pancasila, yakni menempatkan nilai ketuhanan diatas segalanya. Mengapa justru ingin menggali inspirasi dari sebuah negara yang bahkan tidak menganut nilai paling utama dari dasar negara kita? Kemudian, jika kita juga sadar bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, sudah selayaknya pemerintah mendorong pemuda-pemudi muslim untuk menjadikan hanya Rasulullah sebagai panutan, menjadikan aturan Islam sebagai inspirasi menjalani hari.

Oh tapi sayang, pemuda-pemudi seperti ini adalah pemuda-pemudi yang dianggap berbahaya. Mereka yang rajin ke masjid, good-looking dan hafizh tertuduh sebagai radikal. Entah apa sebenarnya jati diri bangsa ini dan mau dibawa kemana setelah ini. Kita –masyarakat dan pemerintah patut segera sadar dan berbenah atas hal ini. Sebelum selimut kerusakan terlanjur menutupi seluruh anak negeri.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

Sabtu, 24 Oct 2020 21:15

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Kelompok Perdangan Arab Boikot Produk Prancis Sebagai Tanggapan Atas Penghinaan Terhadap Islam

Sabtu, 24 Oct 2020 20:46

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Sabtu, 24 Oct 2020 20:28

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

Sabtu, 24 Oct 2020 20:00

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Sabtu, 24 Oct 2020 19:59

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Sabtu, 24 Oct 2020 19:16

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Sabtu, 24 Oct 2020 18:53

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

Sabtu, 24 Oct 2020 17:11

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Sabtu, 24 Oct 2020 17:00

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X