Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.964 views

Islam Wave, Bukan Korean Wave

 

Oleh:

Ernadaa Rasyidah || Pengamat Generasi

 

DEMAM K-Pop melanda negeri ini. Mulai dari anak-anak, remaja hingga emak-emak seolah tersihir dengan segala yang berbau Korea. Mulai dari K-drama, lifestyle, girband dan boybandnya. Suguhan "eye catching" yang ditampilkan, mulai dari wajah rupawan, body ideal, kulit mulus, dan penampilan yang menarik, acapkali terlihat sempurna di mata penggemar. 

Korean Wave atau Hallyu Wave sendiri secara definisi adalah  sebutan  bagi  kebudayaan  atau pop culture  yang  berasal  dari  Korea  Selatan.  Orang-orang  di perkenalkan  budaya  Korea melalui  musik,  film,  drama,  makanan,  fashion,  lifestyle  dan lainnya. Budaya Kpop sudah menjamur, bahkan  Indonesia  salah satu penikmatnya.  Banyak  sekali  brand-brand  terkenal  yang  menjadikan Idol  K-Pop  sebagai  brand  ambassador  produknya karena  mereka  paham  kawula  muda sedang "mabuk" K-Pop. 

Baru-baru ini, wapres mendorong anak negeri mencontoh Korea dalam berkreatifitas. Bahkan menjadikan mereka sebagai role mode yang bisa menginspirasi generasi. Benarkah bahwa Korean Wave ini layak di copy paste?, mengingat banyaknya angka kasus bunuh diri, perceraian, pergaulan bebas, gaya hidup hedon dan banyak lagi yang menjadi gambaran riil life style ala Korea.

Sebelum lebih jauh, mari sama-sama kita telisik lebih mendalam, karena di balik industri kreatif yang disuguhkan bahkan di ekspor ke seluruh negeri-negeri, tidak terkecuali Indonesai tentu saja menghasilkan devisa yang sangat besar bagi negara mereka. Korean Wave sendiri juga memperlihatkan budaya permisif dan liberal yang menjadi ciri khasnya.  Korean Wave menampilkan budaya yang sangat jauh berbeda dengan budaya timur Idonesia, tampilan yang senantiasa terbuka, ditambah  gerakan vulgar, seolah menunjukkan bahwa eksploitasi tubuh adalah hal yang wajar. Sekaligus mengkonfirmasi bahwa nilai mereka tidak lebih pada tampilan fisik semata.

Korean Wave sedikit banyak telah berkontribusi melahirkan generasi muslim yang kehilangan jati diri dan identitasnya. Bahkan menjadi rahasia umum, melalui perantara film, musik maupun drama menjadi sarana efektif menjebak generasi untuk membebak budaya mereka.  Lifestyle  para aktor dan aktris yang mengenalkan kepada para penggemar solusi instan dalam menghadapi permasalahan dengan meneggak miras atau narkoba. Bahkan acapkali menjadikan bunuh diri dianggap bagian dari solusi. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi generasi, apalgi tidak memiliki benteng iman yang cukup untuk memfilter budaya yang seharusnya mereka ambil atau tinggalkan. Alhasil, bukannya menginspirasi dalam kebaikan, malah menjerumuskan generasi. 

Sudah seharusnya generasi muslim didorong menguasai dan mempromosikan ajaran Islam, bangga mengkampanyekannya agar menjadi sumber life style global. Kita tidak kurang sosok teladan yang nyata dan terbukti menginspirasi. Sebut saja Sultan Muhammad  Al-Fatih yang mampu menaklukkan  konstantinopel  diusia 21 tahun, ada juga seorang pemuda yang tampan bernama  Mush'ab bin Umair yang bahkan di usianya yang sangat belia sudah mampu mengemban amanah dakwah menjadi duta pertama Islam di Madinah.

Atau Usamah bin Zaid, yang mendapatkankan gelar panglima perang termuda rasulullah, usianya ketika itu baru menginjak 18 tahun, namun telah dipercayakan mengemban tugas sebagai panglima perang kaum muslimin, dan tentu banyak lagi para pemuda yang memiliki  kontribusi  besar untuk  peradaban  yang dibangun  berdasarkan  aqidah  Islam.   Inilah yang layak menginspirasi  kaula muda,  karena mereka mampu mengembalikan  posisi dan fungsi vital seorang pemuda sebagai  generasi  agent of change  bukan generasi  "bucin" atau generasi "halu" yang menjadi sasaran empuk budaya luar. 

Korean Wave sendiri bisa menjadi industri  global  karena tidak  lepas dari support  system  negaranya,  pemerintah  Korea Selatan  telah  menyiapkan  dana besar dan serius  dalam  memajukan  industri  musik  Korsel dan hari  ini  terbukti  K-Wave digemari para pemuda  hampir  di seluruh  dunia. Maka untuk  menghentikan pengaruh  buruk  dari  K-Wave  tadi juga  diperlukan  support  system dari negara. Negara dan pemerintah seharusnya menjadi perisai yang melindungi generasi agar tidak terinfeksi oleh budaya rusak dan merusak. Bukan "  malah memberikan ruang dan memandang dari aspek materi saja untuk dijadikan sebagai inspirasi.

Islam memandang bahwa generasi muda adalah aset peradaban. Di tangan merekalah estafet keemimpinan ini akan dititipkan. Maka islam melalui sistem kehidupan yang mendasar dan menyeluruh sangat memperhatikan laju perkembangan generasi. Orientasi negara yang berlandaskan akidah Islam akan menjadikan mereka sebagai pemuda yang mufakkirun siyyasiyun, fakih fiddin, dan terdepan dalam sainstek. Tak terbersit adanya keinginan negara menjadikan mereka aset ekonomi apalagi menjadikan mereka menjadi generasi "halu". 

Maka dalam mewujudkan inspirasi bagi generasi muda tidak perlu mencari jauh, hingga meniru budaya kufur. Cukup dengan menjadikan Islam sebagai inspirasi terbaik. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“Aku tinggalkan untuk kamu sekalian dua hal. Jika kalian mau berpegang teguh kepadanya niscaya kamu sekalian tidak akan sesat selama-lamanya, dua hal itu adalah kitab Allah (al-qur’an) dan sunnah Rasul-Nya. (HR Imam Malik).

Tak ada satu pun kebaikan yang datang dari selain Islam. Karena Islam itu tinggi dan tidak ada yang menyaigi ketinggiannya. Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu tinggi dan tidak ada yang melebihi ketinggiannya.” (Hadist Hasan riwayat Ar-Rawiyani, Ad-Daruquthni). 

Alhasil, referensi sebagai muslim tentu berbeda dengan selainnya. Mulai dari cara makan, berbusana, hingga cara pandang tentang kehidupan pun tidak sama. Jika mereka tidak percaya hisab dan dosa, sehingga bebas menjalani kehidupan dengan menghalalkan segala cara. Sebagai muslim tentu meyakini, bahwa kehidupan dunia ini fana, akan ada hisab untuk mempertangging jawabkan segala pilihan kita di dunia, menuju kehidupan abadi.

Sehingga standar baik dan buruk tidak ditentukan manusia. Akal yang lemah akan menghantarkan standar nilai yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, wajib menyandarkan standar baik dan buruk pada Sang Pemilik manusia. Allah SWT telah menurunkan Alquran dan mengutus Rasulullah Saw agar umat manusia bisa menjalankan kehidupan sesuai fitrah. 

Tentunya support system seperti ini hanya bisa terwujud  dengan adanya  sebuah  institusi  yang menjadikan Islam sebagai asasnya. Tak ada bentuk pemerintahan lain selain sistem pemerintahan Islam yang menjadikan standar baik dan buruk hanyalah dari Allah SWT. Dengan penerapan syariat kaffah oleh negara, generasi akan terjaga. Generasi muslim tidak butuh "Korean Wave" melainkan “Islam Wave” di tengah kehidupan umat manusia. Wallahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15


MUI

Must Read!
X