Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.102 views

Sekolah Yes, Gaul Bebas NO!

 

Oleh: Zakiah

Miris! Nasib pendidikan di ambang kehancuran. Begitulah fakta yang menggambarkan dunia pendidikan saat ini. Kasus siswi melahirkan di sekolah akibat dari hamil di luar nikah, menjadi satu  hal yang biasa. Itulah salah satu bukti gagalnya sekolah memberikan pendidikan.

Kenakalan remaja telah lama menjangkiti muda-mudi, tidak terkecuali yang masih duduk di bangku sekolah. Dari narkoba, miras, tawuran, hingga seks bebas. Merekalah siswa-siswi yang mempunyai polah tersebut. Pendidikan di sekolah sepertinya tidak mumpuni untuk mendidik mereka menjadi orang-orang yang beradab lagi berilmu.

Baru-baru ini seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Karanganyar, Jumapolo mengalami kontraksi saat jam pelajaran. Siswi yang mengaku hamil oleh pacarnya yang berbeda sekolah, akhirnya melahirkan bayi dengan pendampingan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Karanganyar, Titi Umarni. Selama ini siswi tersebut pun menyembunyikan kehamilannya di lingkungan sekolah. Namun, dari kejadian ini, siswi tersebut mengaku masih ingin melanjutkan sekolah asalkan pindah ke sekolah yang lain, ujarnya. (kompas.com, 10/09)

Hal ini mendapat perhatian dari Psikolog Anak dan Pendidikan Karina Adistiana. Beliau mengatakan bahwa pendidikan adalah hak semua orang, termasuk siswi yang tengah hamil. Tidak ada aturan untuk menghukum siswi yang hamil, seperti tidak boleh ikut ujian apalagi sampai dikeluarkan dari sekolah. Padahal ketika sekolah tidak mengeluarkan siswi hamil itu merupakan jalan masuk sekolah untuk melaksanakan pendidikan moral. Di beberapa kasus siswi hamil, sekolah tempat asal pelajar tersebut memang tidak memberikan pendidikan reproduksi seksual, ujar Karina Adistiana. (okezone. com)

lebih lanjut Karina Adistiana juga mengatakan harusnya sekolah berpatokan pada pasal 32 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yaitu setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak terkecuali para siswi yang tengah mengandung. 

Ini merupakan kejanggalan yang justru dapat memberikan ruang kepada pergaulan bebas untuk tetap eksis. Bukankah hak yang didapat dari aturan itu justru melanggengkan siswi agar tidak mengapa hamil di luar nikah. Toh, akan tetap dapat perlindungan serta masih bisa mengenyam bangku sekolah. Salah kaprah inilah yang tidak dapat menyelesaikan masalah. Malah justru menimbulkan masalah baru di tengah carut marut pergaulan bebas.

Begitu juga dengan adanya pendidikan reproduksi seksual di sekolah. Poin ini tidak serta merta menjadi solusi solusi untuk masalah ini. Karena, akar penting dalam mengubah kebobrokan adalah dengan mengubah kurikulum pendidikan. Kita butuh kurikulum pendidikan yang dapat menciptakan generasi yang patuh terhadap perintah Allah SWT, yang didalamnya terdapat aturan-aturan sempurna yang mengatur pergaulan antara laki-laki dan perempuan, mengatur bagaimana menjadi sebaik-baiknya penuntut ilmu.

Hal ini sudah dijelaskan di dalam Islam. Bagaimana Islam dengan apik mengatur lingkup pergaulan antara laki-laki dan perempuan, yaitu:

1. Laki-laki dan perempuan harus menjaga pandangan masing-masing. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya." (QS. An-Nur ayat 30-31)

2. Laki-laki dan perempuan tidak berkomunikasi dengan bahasa merayu atau menggoda.

3. Laki-laki dan perempuan tidak boleh berduaan, Rasulullah saw bersabda: "Janganlah sekali-kali seorang laki-laki dan perempuan berkhalwat, kecuali jika perempuan tersebut disertai mahramnya." (HR Bukhari)

4. Laki-laki dan perempuan juga tidak boleh campur baur (ikhtilat), karena seharusnya kehidupan laki-laki dan perempuan terpisah. Kecuali adanya alasan syar'i yang membolehkannya.

Islam mampu melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas dalam bidang akademik, namun juga mempunyai jiwa-jiwa yang berakhlak baik, sempurna ilmu dan ketakwaannya. Generasi seperti inilah yang mampu menjauh dari kecenderungan melakukan pergaulan bebas dan menghasilkan peradaban gemilang. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Menjadi Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Bangun Pagi Bisa Tingkatkan Metabolisme dan Cegah Penyakit Kronis

Ahad, 02 Oct 2022 21:23

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Pengguna Medsos di Indonesia 191 Juta, MUI Sulsel Ajak Muballigh Giatkan Dakwah Digital

Ahad, 02 Oct 2022 21:20


MUI

Must Read!
X