Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.296 views

Rusaknya Remaja Akibat Liberalisme

 

Oleh: Rima Septiani, S.Pd

Salah satu tantangan di era digital saat ini adalah krisis moral dan hancurnya generasi muda akibat seks bebas yang semakin massif dilakukan oleh anak muda. Hilangnya arah hidup generasi muda diakibatkan oleh seks bebas yang semakin merajelela.

Berita mengejutkan datang dari Kabupaten, Ponorogo, Jawa Timur. Ratusan pelajar jenjang SMP dan SMA di Kabupaten Ponorogo mengajukan dispensasi nikah ke pengadilan agama setempat.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur, Anwar Solikin mengatakan mereka yang mengajukkan dispensasi nikah mayoritas karena hamil di luar nikah. (Republika.co.id/14/1/23)

Liberalisme Halalkan Seks Bebas

Hari ini kita menyaksikan begitu parahnya ahlak dan moral generasi muda muslim. Mereka terpapar virus sekularisme  yang menyebabkan keringnya ruh spiritual akidah. Ketakuan terhadap hukum Allah tidak ada lagi, hal ini ditunjukkan dengan massifnya perbuatan maksiat  dikalangan remaja. Hampir setiap hari kita menyaksikan berita di televisi, sosial media dan koran yang menggambarkan keadaan moral generasi muda saat ini. Kita tentunya bersedih menyaksikan fakta kerusakan di tengah umat, mau dibawa ke mana negeri ini jika generasi mudanya saja rusak.

Persoalan yang menimpa mereka mulai dari tawuran, seks bebas, kekerasan baik fisik, psikis, verbal, narkoba maupun seksual, bahkan tak ayal masalah buntu yang mereka hadapi menjadikan pembunuhan sebagai pilihan dalam menghadapi masalah mereka. Bukan hanya sekedar korban, namun juga pelaku. Naudzubillah min dzalik.

Lalainya peran negara terhadap pengurusan dan perlindungan terhadap generasi muda mengakibatkan kondisi semakin parah. Berbagai macam tontonan yang merangsang masa pubertas kaum remaja tak bisa dibendung lagi . Tayangan vulgar begitu mudah diakses hanya dengan sekali tombol.

Liberalisme yang meloloskan tayangan pornografi hakikatnya adalah muara berkembangnya seks bebas. Atas nama liberalisme,  mereka tak merasa berdosa untuk  memviralkan berbagai tayangan 'tak senonoh' di tengah masyarakat. Akibatnya, seks bebas menjadi hal yang lumrah di kalangan usia muda. Lihat saja betapa banyak orang yang menghalalakan aktivitas  pacaran atas dasar suka sama suka, hingga  kemudian menjadi pintu awal bagi perzinahan di kalangan remaja.

Satu sisi  kita juga bisa mengatakan bahwa sistem pendidikan untuk generasi saat ini gagal total untuk membentuk generasi takwa di kalangan remaja. Mata pelajaran yang diajarkan tak mampu memberi pengaruh keimanan terhadap mereka. Apalagi wacana penghapusan mata pelajaran agama Islam semakin digaungkan,  justru  ini akan semakin memperparah arah hidup generasi penerus bangsa.

Berbagai data tentang problem generasi bangsa hari ini dapat kita lihat dari berbagai sumber, salah satunya dari laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Data ini sering sekali kita jumpai sebagai bahan renungan, meskipun data ini sudah lama.

Laporan KPAI dari survei yang dilakukannya tahun 2007 di 12 kota besar di Indonesia tentang perilaku seksual remaja sungguh sangat mengerikan. Hasilnya seperti yang diberitakan SCTV adalah, dari lebih 4.500 remaja yang di survei, 97 persen di antaranya mengaku pernah menonton film porno.

Sebanyak 93,7 persen remaja sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas mengaku pernah berciuman serta happy petting alias bercumbu berat dan oral seks. Yang lebih menyedihkan lagi, 62,7 persen remaja SMP mengaku sudah tidak perawan lagi. Bahkan, 21,2 persen remaja SMA mengaku pernah melakukan aborsi. Data ini dipublikasikan 12 tahun lalu.

Apakah data tersebut masih relevan digunakan atau tidak tentang kondisi perilaku seksual remaja saat ini?

Saat ini, bukan lagi mempertanyakan soal data tersebut masih relevan atau tidak. Sebab data tersebut harus dipahami sebagai sebuah pesan apakah negara melihatnya sebagai sebuah persoalan. Angka-angka tersebut harus dipahami sebagai potensi kerusakan moral yang dialami generasi muda saat ini.

Semua ini tidak terlepas dari penerapan sistem kapitalisme sekularisme yang menjadikan generasi muda mengalami krisis identitas. Fakta yang terjadi saat ini menjadi bukti bahwa hancurnya generasi muda saat ini. Tahukah kita, bahwa tegak dan kokohnya suatu bangsa sangat tergantung pada generasi mudanya. Hancurnya generasi muda menjadi awal runtuh dan hancurnya sebuah negara.

Tentu saja ini menjadi hal yang memprihatinkan. Generasi gemilang yang diharapkan untuk berjuang di jalan Islam, hanya sekedar utopia semata jika penerapan sistem kapitalisme sekularisme masih diterapkan di negeri-negeri kaum Muslimin. Kita membutuhkan Islam sebagai solusi untuk memecahkan masalah generasi muda saat ini.

Islam Menyelamatkan Remaja 

Solusi dari segala macam problmatika yang mendera kaum muda saat ini adalah kembali pada aturan agama. Kembalinya kita kepada Al-Qur’an dan hadits akan menjamin terjaganya akhlak kaum remaja saat ini. Islam yang memerintahkan kita untuk menerapkan aturan Allah secara kaffah justru akan menangkal ide liberalisme yang menjadi dasar dihalalkannya  seks bebas saat ini.

Sejarah telah mencatat generasi terdahulu dengan tinta emas akan kehebatan dan kejayaan mereka. Tak akan baik generasi hari ini sebelum mereka mengikuti apa yang telah di lakukan oleh generasi terdahulu. Olehnya itu, Imam Malik bin Anas mengatakan.

“Tidak ada yang dapat memperbaiki generasi akhir umat ini, kecuali apa yang telah memperbaiki generasi awalnya.”

Para remaja dan pemuda harusnya menjadikan Islam sebagai tolak ukur perbuatan mereka. Mereka harusnya menjadikan Islam sebagai pengatur hidup mereka. Bukan malah menjauhkan Islam dari kehidupan mereka. Islam akan menancapkan keimanan yang menghujam  kuat dalam diri pemuda, sehingga ketakutan akan perbuatan maksiat pasti akan menjaga mereka.

Nabi SAW mengingatkan kaum Muslim untuk menjaga masa muda mereka sebaik-baiknya:

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu...” (HR al-Baihaqi).

Dengan pesan Nabi SAW yang agung tersebut, para pemuda tidak akan menyia-nyiakan waktu mereka kepada hal-hal yang bersifat hedonis, dan bersenang-senang semata. Apalagi sampai merusak masa depan mereka seperti melakukan aktivitas seks bebas.

Kaum muda yang cerdas adalah para  pemuda yang mengabiskan waktu mereka pada hal hal yang bermanfaat, seperti mengkaji Islam dan berdakwah di jalan Allah. Karena mereka menyadari bahwa waktu adalah amanah dan waktu adalah sebuah tanggung jawab besar yang akan ditanyai penggunaannya di akhirat kelak.

Orientasi seperti ini akan menyadarkan kaum muda bahwa hidup mereka begitu berharga. Mereka tidak akan membiarkan perbuatan yang merusak psikologis dan masa depan mereka masuk dalam diri mereka. Mereka akan menjauhi tempat maksiat dan mengharamkan diri mereka dari perbuatan perbuatan bebas yang justru menjerumuskan mereka dalam dosa.

Dengan hal tersebut, Insya Allah generasi muda akan terjamin dan terjaga hidupnya. Penerapan Islam secara kaffah akan menjadikan generasi muda sebagai generasi gemilang yang berkontribusi bagi penyebaran Islam diseluruh alam ini. Waalahualam bissawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Sabtu, 28 Jan 2023 11:35

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 09:15

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Sabtu, 28 Jan 2023 08:27

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 07:33

Trilogi Kesesatan

Trilogi Kesesatan

Sabtu, 28 Jan 2023 07:20

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Sabtu, 28 Jan 2023 07:17

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Sabtu, 28 Jan 2023 07:15

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Sabtu, 28 Jan 2023 07:10

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Jum'at, 27 Jan 2023 16:32

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15


MUI

Must Read!
X