Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.088 views

Status Hukum Haji Jamaah yang Tidak Mendapatkan Kuota Haji

Oleh: Rafiq Jauhary

(Penulis buku, Pembimbing ibadah Haji dan Umroh)

Permasalahan

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memangkas kuota haji sebanyak 20 % bagi jamaah luar negeri karena adanya proyek perluasan Masjdil Haram. Akibatnya, terjadi kecemasan amat mendalam diantara calon jamaah haji. Selain kekhawatiran karena status mereka yang telah melunasi BPIH, juga mengenai status hukum mereka dalam kacamata Syariat. Berdosakah mereka yang telah dikatakan mampu secara harta dan fisik namun tertunda melakukan ibadah haji atau bahkan wafat di saat menunggu diterbitkannya visa?

Pembahasan

Hendaknya dipahami oleh calon jamaah haji, bahwa pemangkasan kuota ini bukanlah kesewenang-wenangan penyelenggara haji. Keputusan pahit ini diberlakukan mengingat saat ini Masjidil Harom sedang diadakan perluasan, baik pada wilayah Mathaf (Area Thawaf), Tausi’ah Malik Abdulloh (pelebaran Raja Abdulloh) di sisi utara Masjidil Harom dan juga beberapa wilayah di sekitarnya seperti Syamiyah, Ghozzah, Syib ‘Amir, Haffair hingga ke Misfalah.

Kebijakan ini diambil mengingat semakin bertambahnya jumlah jamaah haji dan umroh yang mengunjungi Baitullah di setiap tahunnya. Jika tak segera diambil tindakan berupa perluasan area, tentu semakin membuat para peziarah terganggu dengan kondisinya yang semakin terasa sesak. Konsekuensinya, proyek ini akan mengorbankan kuota haji dan umroh untuk beberapa saat selama masa perluasan.

Dikatakan oleh Departemen yang mengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, jika sebelumnya Mathaf (Area Thawaf) mampu menampung 48.000 jamaah dalam setiap jam, maka selama masa pengerjaan yang memotong lantai dua dan tiga, kini Area Thawaf hanya mampu menampung 22.000 jamaah di setiap jamnya. Ini artinya untuk saat ini Area Thawaf hanya bisa menampung kurang dari setengah dari jumlah jamaah sebelumnya. Dan tentu menghadapi permasalahan seperti ini, solusi yang paling tepat adalah dengan memotong 20% kuota jamaah haji dari seluruh dunia. Bahkan untuk jamaah dari Arab Saudi sendiri justru dipotong sebanyak 40%. Hal ini sesuai dengan kaedah yang disepakati oleh para ulama bahwa menghindari keburukan harus lebih diutamakan dibanding mengejar kemaslahatan.

Permasalahan seperti ini tentu belum pernah terjadi di masa Rosulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, para sahabat, hingga 10 tahun terakhir di mana ketika itu jamaah haji tidak mengalami hambatan perjalanan (antrean kuota /visa) seperti yang kita alami saat ini.

Apakah ketiadaan hambatan dalam perjalanan digolongkan sebagai syarat diwajibkannya ibadah haji?

Maksud dari ketiadaan hambatan dalam perjalanan adalah bilamana perjalanan kita tidak mengalami suatu hambatan baik berupa halangan musuh -seperti adanya ancaman perompak, pencekalan sehingga tidak memperkenankan seorang melakukan perjalanan ke negara lain seperti yang menimpa beberapa nara pidana-, memiliki penyakit menular seperti AIDS atau yang semisal sehingga membuat penderitanya dilarang mengunjungi negara tujuan, atau pembatasan kuota seperti yang kita alami saat ini.

Dalam permasalahan seperti ini jumhur ulama, termasuk empat madzhab meyakini bahwa ketiadaan hambatan termasuk diantara salah satu syarat diwajibkannya haji. Hal ini seperti Allah Subhanahu Wa Ta'ala firmankan.

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

Dan telah Alloh wajibkan atas manusia ibadah haji ke baitulloh bagi siapa saja yang mampu menjalankannya.” (QS. Ali Imron: 97)

Dan tidak mungkin ke-mampu-an didapat tanpa adanya keamanan dalam perjalanan. Bahkan dalam Hanafiyah dan Hanabilah diyakini bahwa keamanan selama perjalanan termasuk diantara syarat dalam perjalanan, bukan sebatas syarat ibadahnya.

Sandaran dalilnya adalah hadits Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhuma, ketika itu datang seseorang kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan bertanya, “wahai Rasulullah, apa yang diwajibkan dalam haji?” Beliau bersabda: “az-Zaad war-Roohilah (perbekalan selama perjalanan).” (HR. Al-Tirmidzi)

Sekalipun pemahaman Hanabilah dan Hanafiyah dikritisi oleh para ulama mengingat hadits diatas dikatakan sebagai hadits yang lemah, namun tetaplah ketika seseorang mengalami hambatan ketersediaan kuota sekalipun fisik dan harta mereka mencukupi, maka kedudukan ia tetap belum dikatakan sebagai orang yang wajib menjalankan ibadah haji hingga antrean kuota tiba pada waktunya. Namun seorang yang telah mengantre namun dicabut nyawanya sebelum mengerjakan ibadah haji, maka dia tidak berdosa dan keluarganya tidak harus mewakilinya mengerjakan ibadah haji untuk orang yang meninggal tersebut.

Kesimpulan

  1. Visa termasuk diantara syarat diwajibkannya ibadah haji
  2. Seorang yang telah mampu fisik dan hartanya tidak wajib mengerjakan ibadah haji sampai tersedia kuota untuknya, namun ia dituntut untuk tetap berusaha dengan cara melakukan pendaftaran untuk mendapatkan nomor porsi antrean.
  3. Seorang yang meninggal dalam keadaan mampu fisik dan hartanya namun belum sempat mengerjakan ibadah haji karena keterbatasan kuota tidak berdosa dan keluarganya tidak terbebani dengan perwakilan ibadah haji, sekalipun jika keluarganya ingin mewakilinya maka tetap diperbolehkan dan ia mendapatkan pahala darinya. [PurWD/voa-islam.com]
  • Silahkan kunjungi website pribadi penulis: http://rafiqjauhary.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X