Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.945 views

Ibrah Kasus Ustadz Hariri : Tak Kuasa Tahan Marah Sebabkan Kehinaan

Oleh: Badrul Tamam

Dunia dakwah tercoreng dengan beredarnya video smackdown Ustadz Mohammad Hariri Abdul Aziz -yang lebih tenar dengan sebutan Ustadz Hariri- terhadap seorang operator sound system bernama Entis. Dalam video tersebut terlihat penceramah muda yang ikut bermain di sinetron Islam KTP (SCTV) itu menginjak kepala Entis menggunakan lututnya saat mengisi tausiah di Bandung, pada 17 Januari 2014 silam.

Apapun alasannya, aksi memarah-marahi seseorang dan melakukan kekeraan fisik di depan umum oleh seorang dai penceramah dalam acara hajatan umum tidak bisa dibenarkan. Wajar, banyak pihak menyayangkan aksi koboy tersebut. Cacian dan cemohan datang dari segala penjuru. Label ‘Ustadz’ pun tak lepas dari sasaran. Bahkan ada yang khawatir aksi smackdown Ustadz Hariri tersebut bisa menghilangan kepercayaan umat kepada dai penceramah.

"Yang dikhawatirkan, kepercayaan masyarakat terhadap ustaz akan luntur secara umum," kata Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar kepada wartawan di Bandung, Kamis (13/2/2014) lalu.

Dari kasus itu kita bisa ambil pelajaran, menuruti emosi dan marah-marah bisa sebabkan kehinaan. Emosi dan amarah meledak-ledak menyebabkan seseorang tak menghargai akal sehat dan pikiran normalnya. Ia bisa berbicara atau berbuat di luar kesadarannya yang bisa menjerumuskan kepada perbuatan jahat dan zalim. [Baca: Jangan Suka Marah-marah]

Jangan Suka Marah-marah

Oleh karena itu, tepatlah nasihat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada seseorang yang datang kepada beliau meminta nasihat pendek yang mudah diingatnya, “Jangan kamu marah.” Orang itu mengulangi permintaannya sampai tiga kali, dan beliau hanya memberikan nasihatnya, “Jangan kamu marah”. (HR. Al-Bukhari dan selainnya)

Beliau memberikan motifasi untuk tidak menuruti emosi dan amarah dengan janji balasan yang sangat menggiurkan,

لا تَغْضَبْ، ولكَ الجنة

Janganlah marah, maka bagimu surga.” (HR. Al-Thabrani)

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ

Barangsiapa yang menahan marah padahal ia manpu melampiaskannya, Allah akan memanggilnya di hadapan semua makluk pada hari kiamat sampai Allah menyuruhnya memilih bidadari sesuai yang ia inginkan.” (HR. Abu Dawud dan dihassankan Syaikh Al-Albani)

Dalam praktek nyata, Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam memberikan teladan mulia, yakni saat disakiti dan diperlakukan kurang sopan.

Pada suatu hari, saat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam membagikan ghanimah kepada kaum muslimin, tiba-tiba datang seorang badui yang membuat kacau majelis. Ia berkata kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, “Beri tambah aku wahai Muhammad, harta ini buan hartamu, bukan pula harta bapakmu.”

Mendapat perlakuan yang tak sopan lagi kasar seperti itu, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak marah kepada si badui. Tidak pula beliau perintahkan sahabatnya untuk mengusirnya, menangkapnya, atau memenjarakannya. Padahal beliau saat itu sebagai pemimpin tertinggi kaum muslimin.

Beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam menunjukkan akhlak mulianya dan kelembutan hatinya. Beliau hanya tersenyum lalu menjawab, “Kamu benar, ini adalah harta Allah.”

Coba kita bayangkan, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang memiliki maqam terpuji, dimuliakan dengan risalah, dan dijaga dari kesesatan; tiba-tiba ada seorang badui berdiri di hadapan beliau sambil berkata dengan keras, “Beri aku harta, harta itu bukan hartamu, bukan pula milik bapakmu.” Kira-kira bagaimana perasaan para sahabat beliau saat Nabinya diperlakukan tak sopan seperti itu?

Mereka marah, bahan ada yang siap memukul si badui. Tapi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pemilik hati yang lembut dan penuh kasih sayang terhadap kaum muslimin cuma tersenyum, bahkan membenaran pernyataan si badui.

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak membalas ketidaksopanan si badui dengan doa buruk, cambukan, atau penjara. Bahkan beliau tak membentaknya atau memerintahkan mengusirnya. Beliau berucap, “Kamu benar, wahai saudaraku, itu adalah harta Allah.” Beliau pun menambah bagian untuknya.

Umar berdiri berdiri dan berkata, “Ya Rasulallah, izinkan aku memenggal lehernya, orang ini sudah keterlaluan. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Wahai Umar, biarkan dia, sesungguhnya pemilik hak berhak berbicara.”

Subhanallah! Mahasuci Allah yang telah memilih manusia terbaik sebagai utusan-Nya dan teladan bagi para hamba-Nya!!!

Bagaimana dengan kita? Di mana posisi kita dari akhlak mulia ini? Mana orang-orang yang berperilaku dengan akhlak Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sang teladan? [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01

Benteng Itu akan Bobol Juga

Benteng Itu akan Bobol Juga

Jum'at, 23 Sep 2022 15:47

Isu Aksi: Jokowi Turun

Isu Aksi: Jokowi Turun

Jum'at, 23 Sep 2022 13:46

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Jum'at, 23 Sep 2022 12:17

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Jum'at, 23 Sep 2022 11:45

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Jum'at, 23 Sep 2022 11:03


MUI

Must Read!
X

Kamis, 22/09/2022 16:31

Dilarang Shalat Saat Ngantuk Berat