Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.712 views

Menyoal Doa dan Corona

Oleh: Ustadz Dr. Hakimuddin Sali, Lc, MA.

1. Di beberapa group, tak sedikit teman yang berbeda keyakinan bertanya-tanya tentang sekian postingan saya terkait doa dan corona. Apakah doa saja cukup untuk mengatasi Corona? Bukankah itu bukti bahwa agama tidak kompatibel dengan sience?

2. Sebenarnya saya ingin menjawab tegas: "Cukup!". Jika Allâh Ta'âlâ berkehendak meng-ijabahi doa tersebut, maka itu lebih dari cukup. Karena tiada sesuatu yang terjadi di semesta ini, kecuali atas izin-Nya (QS. At-Taghâbun: 11). Setidaknya itu keyakinan saya. Tapi tentu tidak akan memuaskan mereka. Namanya juga beda keyakinan.

3. Doa adalah ranah teologis. Bagian dari keimanan seseorang, yang siapa pun tidak berhak untuk mencibirnya. Meminjam istilah Al-Qur'an dalam Al-Kahfi ayat 29, "Faman syâ-a fal-yu'min waman syâ-a fal yakfur" (Siapa yang mau percaya silakan, yang mau ingkar juga terserah). Biar waktu nanti yang membuktikan kebenarannya. Baik tersegera di dunia, atau tertunda nanti di akherat sana.

4. Apakah Doa pasti terkabul? Belum tentu. Syarat dan ketentuan berlaku. Merupakan hak prerogatif Allâh Ta'âlâ untuk mengabulkan atau tidak. Tetapi sebagaimana pemaparan Ibnul Qoyyim, bahwa doa seorang hamba yang tulus pasti akan bermuara pada: pengabulan seketika, atau pengabulan tertunda, atau diganti dengan yang lebih baik, atau menjadi tabungan untuk kelak dinikmati di akherat.

5. Tanpa berpikir pengabulan pun, bagi kami doa sendiri adalah ibadah. Bahkan inti ibadah. Jelas berpahala. Karena ia mengandung setidaknya empat unsur penghambaan: Tauhîd (pengesaan), Tawakkal (kepasrahan), Rojaa' (pengharapan) dan Tawâdhu' (rendah diri). Kata 'Umar bin Khathâb, "Yang menjadi obsesiku bukan pengabulan doa, tapi keistiqomahan untuk terus meminta kepada-Nya" (Al-Iqtidhâ': 2/706).

6. Secara kejiwaan, doa - yang terkandung di dalamnya komunikasi spiritual dan curahan hati - mempunyai efek yang dahsyat untuk menenangkan hati dan menangkal rasa panik, cemas, resah dan ketakutan yang berlebihan. Kondisi mental seperti ini tentu sangat berpengaruh pada imunitas atau daya tahan tubuh dalam menghadapi serangan penyakit. Riset selama 20 tahun di Carnegie University dan Ohio University telah mengkonfirmasi hal itu.

7. Apalagi dalam Islam, doa tidak menafikkan usaha, dan tawakkal tidak menihilkan ikhtiar. Karena kedua sisi itu hakikatnya adalah dua kewajiban yang berbeda. Dalam Al-Qur'ân telah ditegaskan, "Sesungguhnya Allâh tidak akan mengubah keadaan sebuah kaum, hingga mereka berusaha mengubah diri mereka sendiri" (QS. Ar-Ra'd: 11).

8. Perintah untuk berusaha menghadirkan sebab (Al-Akhdzu bil Asbâb) dalam menghadapi wabah, terwujud dengan seruan "Hajr" dari Rasulullah: "Jika kalian mendengar ada wabah di suatu wilayah, maka janganlah memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kalian berada, maka jangan tinggalkan tempat itu" (HR. Bukhâri). Itu 1400 tahun yang lalu, sebelum umat manusia sekarang mengenal istilah: Karantina, Isolasi, Social Distancing, dan Lockdown.

9. Hadits-hadits terkait dengan hal itu juga banyak, seperti larangan berinteraksi dan sering melihat ke orang yang sedang terkena wabah penyakit (HR. Bukhâri) dan larangan mencampurkan antara yang sehat dan yang sakit (HR. Muslim).

10. Saat banyak negara masih terlelap, jauh-jauh hari Al-Harâmain Asy-Syarîfain sebagai pusat Dunia Islam, telah memberi contoh kesigapan dalam menghadapi Corona. Diantaranya dengan menutup Umroh dari dalam dan luar negeri, membatasi waktu buka, larangan membawa anak kecil, mempersering pembersihan dengan disinfectant, membuat jarak yang lebih jauh antara shaf depan dan belakang, mengganti galon air zam-zam dengan layanan keliling, dan memutus akses ke titik-titik kerumunan seperti: Ka'bah, Mas'â, Raudhah dan Makam Rasulullah.

11. Itu belum termasuk anjuran pola hidup bersih dan sehat, semisal: mandi besar minimal sepekan sekali, berwudhu minimal sehari lima kali, makan yang halal dan thayyib, tidur malam lebih awal, memotong kuku, menutup mulut ketika menguap dan lainnya. Dimana syariat-syariat itu telah menunjukkan hikmahnya dan terbukti punya kontribusi positif dalam pencegahan wabah penyakit.

12. Berbagai kaidah dalam hukum Islam pun memberi solusi dan kelonggaran beragama dalam kondisi seperti sekarang ini, seperti: "Al-Masyyaqqah tajlibut taisîr" (Kesulitan menghasilkan pemudahan), "Lâ dharara walâ dhirâr" (Larangan membahayakan diri dan orang lain), "Dar-ul mafâsid muqoddam 'alâ jalbil mashâlih" (Mencegah kerusakan didahulukan dari pada meraih kemaslahatan), "Taqdîmul mashlahah al-'âmmah 'alal mashlahah al-khâsshah" (Mendahulukan kemaslahatan umum di atas kemaslahatan pribadi), "Yutahammalu adh-dharar al-khâsh lidaf'i adh-dharar al-'âm" (Menanggung bahaya yang bersifat khusus demi mencegah bahaya yang bersifat umum).

13. Adapun untuk menangani wabah secara lebih detail - yang dari zaman ke zaman selalu muncul varian atau mutan baru - secara umum Al-Qur'ân telah men-stimulasi umatnya untuk terus berpikir, mendalami, dan melakukan riset, dengan berbagai diksi seperti: "Afalâ ta'qilûn", "Afalâ tubshirûn", atau "Afalâ tatafakkarûn". Selagi tidak melanggar batasan halâl-harâm, maka itu termasuk dalam kategori "Antum a'lamu bi umûri dunyâkum" (kalian lebih paham dengan urusan dunia kalian) (HR. Ibnu Hibbân).

Jadi plizz dech, jangan ada lagi yang nyinyirin seruan doa ya, apalagi menuduh kaum beragama tak berdaya menjawab kegentingan Corona. Orang yang gagap si dia, kenapa yang jadi kambing hitam kita? [PurWD/voa-islam.com]

Kota Nabi, 23 Rajab 1441

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X