Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.882 views

Antara Tunis-Mesir : Dibalik Adanya Larangan Menggunakan Niqab di Kampus

TUNIS (voa-islam.com) – Antara Mesir dan Tunisia terjadi “perang” terbuka. Di mana Universitas Kairo berlangsung perdebatan yang hangat tentang niqab, jilbab, Islamisme, terorisme. Inilah yang sekarang ini menjadi titik perbedaan di antara para aktifis muda Islam, yang mereka terlibat dalam pergerakan.

Sementara itu, antara Tunisia dan Mesir, terus berlangsung perdebatan yang hangat, pasca-revolusi Tunisia dan Mesir, tentang kecenderungan kalangan Muslimah yang menggunakan niqab. Ada usaha-usaha dari fihak pemerintah yang ingin melarang niqab (cadar) dengan beberapa alasan melanggar kebebasan pribadi dan lainnya.

Sementara yang lain mendukungnya dengan alasan keamanan. Memang, sesudah “revolusi”, Muslimah di Tunisia menggunakan “niqab” menjadi kecenderungan umum. Semakin banyak Muslim Tunisia yang menggunakan niqab. Ini sejalan dengan berlangsungnya pengaruh proses Islamisasi di Tunisia.

Dibagian lain, Kementerian Pendidikan Tunisia baru-baru ini telah menskor sejumlah guru sekolah dan dosen perguruan tinggi, karena menolak melepaskan niqab mereka, dampak dari kebijakan pemerintah Tunisia itu telah memicu kemarahan di seluruh negeri.

Pekan lalu seorang guru diberhentikan ketika Muslimah itu terus mengenakan niqab setelah beberapa peringatan diberikan agar menangngalkan niqabnya, tapi tidka diindahkannya. Pada bulan Februari, pemerintah Tunisia membuat kebijakan yang melarang anak perempuan berusia kurang dari 12 tahun menggunakan niqab, serta larangan penuh pada niqab di semua lembaga pendidikan di seluruh negeri, termasuk dosen dan staf, tidak hanya siswa, ungkap pejabat kementerian pendidikan Tunisa, kepada AFP, Rabu, 26/11/2015.

Muslim di Tunisia menilai keputusan pemeintah itu melanggar kebebasan pribadi yang dijamin oleh konstitusi, sementara yang lain mendukungnya untuk alasan keamanan, dengan alasan bahwa hal itu dapat digunakan untuk melakukan tindakan terorisme. Semua alasan yang sekarang ini berkembang, karena “niqab” selalu dihubungkan dengan “terorisme”.

Sejatinya setelah revolusi yang berlangsung “Revolusi 2011”, pemerintah baru di Tunisia yang dikuasai oleh Partai An-Nahdhah, yang beraliran Islam, membolehkan Muslimah menggunkan jilbab dan niqab, yang tidak ditoleransi di bawah pemerintahan presiden terguling Zine el-Abidine Ben Ali, yang kejam menindas semua bentuk Islamisme.

Kementerian dalam negeri bahkan mengeluarkan KTP bagi perempuan berjilbab untuk pertama kalinya setelah larangan tahun panjang.

Namun, kemudian berlangsung aksi kekerasan yaitu serangan di Museum Bardo pada bulan Maret 2015, yang menewaskan lebih dari 20 orang tewas, termasuk 17 turis asing, kemudian segala berubah, termasuk opini publik Tunisia telah semakin mendukung langkah-langkah anti-Islam.

Awal tahun ini, dua wanita mengenakan niqab ditangkap karena dicurigai menyebarkan propaganda kelompok DaulahIslam (IS).

Setelah serangkaian insiden tersebut, menteri urusan agama Othman Battikh kepada wartawan ia akan memiliki "tidak ada masalah" dengan larangan nasional pada niqab "jika niqab menjadi ancaman masyarakat", tuturnya.

"Agama memerlukan harus menutupi aurtat (tubuh), sebagai pakaian terhormat, tapi tidak memerlukan pemakaian niqab ", ujarnya pada bulan April lalu. Fadel Ashour, juru bicara Tunisia Imam Union, mengatakan bahwa ia setuju bahwa niqab menjadi "hambatan komunikasi" di kelas, ucapnya. "Mereka yang mempromosikan penggunaan niqab idak mewakili rakyat Tunisia," tambahnya.

Tunisia vs Mesir

Pengguna media sosial membandingkan larangan niqab di Tunisia dan Mesir. Perbandingan telah dilakukan antara kedua negara atas isu-isu yang berbeda sejak awal revolusi Musim Semi Arab tahun 2011.

"Bukankah memalukan bahwa Tunisia telah melarang guru mengenakan niqab dan anak-anak mengenakan jilbab di sekolah-sekolah, menuntut siapa saja yang menentang larangan tersebut, sementara kita di Mesir menggunakan jilbab untuk mempertahankan rasisme?" satu pengguna tweeted.

Sebuah kontroversi serupa memicu perdebatan di Mesir dengan awal tahun ajaran baru pada bulan September, ketika Presiden Universitas Kairo Gaber Nassar mengeluarkan dekrit melarang semua staf perempuan mengenakan niqab setelah siswa mengeluhkan "komunikasi yang buruk" di kelas. Larangan niqab telah menghadapi oposisi dan perlawanan di Mesir daripada di Tunisia.

Pada bulan Oktober, 77 anggota dosen fakultas di Universitas Kairo yang memakai niqab, melalui jalur hukum mengajukan gugatan terhadap Nassar memprotes keputusan itu, pengacara yang terlibat dalam kasus ini mengatakan kepada Aswat Masriya pada saat itu.

Pada tahun 2009, Universitas Kairo melarang para siswa dan staf dari memakai niqab di kampus atau di asrama universitas, tapi larangan itu kemudian dibatalkan oleh pengadilan Kairo setelah seorang profesor universitas mengajukan gugatan. Niqab dianggap menjadi "momok" dan sibul radikalisme. (afgh/aby/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Sabtu, 22 Jan 2022 21:38

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 21:06

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Sabtu, 22 Jan 2022 20:45

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 22 Jan 2022 17:00

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Sabtu, 22 Jan 2022 16:21

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Sabtu, 22 Jan 2022 15:56

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 15:15

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

Sabtu, 22 Jan 2022 14:50

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Sabtu, 22 Jan 2022 13:32

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Jum'at, 21 Jan 2022 16:38

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Jum'at, 21 Jan 2022 14:11

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Jum'at, 21 Jan 2022 13:34

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Jum'at, 21 Jan 2022 13:10

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kamis, 20 Jan 2022 22:14

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Kamis, 20 Jan 2022 21:35

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Kamis, 20 Jan 2022 21:10

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Kamis, 20 Jan 2022 20:43

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58


MUI

Must Read!
X