Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.638 views

Pemerintahan Teror Syi'ah Houtsi 'Hilangkan Paksa' Ribuan Warga Yaman Sejak Berkuasa

SANA'A, YAMAN (voa-islam.com) - Penculikan, penyiksaan dan pemenjaraan sistematik sedang digunakan oleh pemberontak Syi'ah Houtsi, yang merebut kekuasaan di negara berpenduduk mayoritas Sunni Yaman, untuk menakut-nakuti warga Sunni yang kritis terhadap pemerintahan teror mereka.

"Itu adalah pengalaman sangat-sangat mengerikan," aktivis politik Abdulkader Guneid mengatakan kepada The New Arab.

"Tapi yang lebih buruk lagi ditinggalkan di sana, tidak tahu apa-apa tentang keluarga Anda, yang menghancurkan tahanan adalah mereka tidak tahu kapan itu akan berakhir, tidak ada vonis, ini adalah pembunuh."

Guneid diambil dari rumahnya pada tanggal 5 Agustus 2015 oleh pemberontak Syi'ah Houthi, dan ditahan tanpa komunikasi selama lebih dari sembilan bulan tanpa tuduhan atau pengadilan. Seorang dokter dan pernah menjadi walikota Taiz, dia adalah anggota partai oposisi Islam al-Islah, dan seorang kritikus vokal dari pemberontak Syi'ah Houtsi dan Presiden terguling Ali Abdullah Saleh.

"Bulan pertama saya menemukan sebuah nama untuk setiap hari penculikan ... sesuai pengalaman yang paling luar biasa yang saya alami hari itu. Kemudian saya mulai menghitung, saya diculik selama 300 hari."

Guneid tidak sendiri. Empat puluh peneliti dari Dana Sosial untuk Pembangunan diculik pada tanggal 14 April saat melakukan survei di kegubernuran Dharam, yang dituduh bekerja untuk organisasi-organisasi Barat, kata Yousuf Aburas. Dia adalah konsultan untuk Koalisi untuk Memantau Pelanggaran HAM (YCMHRV) Yaman.

Mereka diperkirakan ditahan di penjara Zaraga, di pusat distrik Al-Hada, namun sedikit yang diketahui tentang kondisinya.

Aliansi Syi'ah Houtsi-Saleh pekan lalu mengumumkan keadaan darurat, secara resmi menangguhkan peraturan undang-undang. "Kami tinggal dalam keadaan darurat sebelumnya, tapi sekarang mereka membuatnya legal dengan memberlakukan undang-undang darurat," kata Aburas.

Dalam sebuah laporan baru-baru ini, kelompok tersebut mendokumentasikan lebih dari 5.000 kasus penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang pada tahun 2016 saja, termasuk 118 anak-anak dan 20 perempuan.

Politisi paling banyak ditargetkan, dengan 1.032 hilang. Sedikitnya 703 aktivis dan 297 akademisi telah diambil.

Apalagi, 1.772 warga biasa diketahui telah "hilang".

Kelompok tersebut memperingatkan bahwa jumlah sebenarnya kemungkinan akan jauh lebih tinggi, karena kerabat korban penculikan sering enggan melaporkan anggota keluarganya yang hilang karena takut pembalasan.

95 persen kasus penghilangan paksa dilakukan Houtsi dan sekutunya

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden asal Syi'ah, Ali Abdullah Saleh bertanggung jawab atas 95 persen kasus penghilangan paksa ini, namun pasukan keamanan pemerintah Abdu Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional juga bersalah terhadap setidaknya 220 kasus.

Al-Qaidah di Semenanjung Arab (AQAP), kelompok bersenjata yang telah mengambil keuntungan dari konflik tersebut untuk menegaskan kembali dirinya di sini, menyerang kedua belah pihak, telah menculik setidaknya empat orang, sementara 27 penculikan yang terdokumentasi tetap tidak terkait.

"Kami mengirimkan laporan kami ke semua pihak," kata Aburas. "Houtsi tidak menanggapi, pemerintah [Hadi] mengatakan mereka akan melakukan pengecekan, namun mereka tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki angka-angka kami."

Pemerintah Hadi di Aden telah mengeluarkan angkanya sendiri. Dari Januari 2015 sampai Februari 2017, kata mereka, agensi mereka mendokumentasikan 16.804 kasus penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, dan penghilangan paksa di tangan kelompok pemberontak Syi'ah Houtsi.

Tahanan ditolak hak hukum dan kebutuhan dasarnya. Penyiksaan tersebar luas dan didokumentasikan dalam 813 kasus antara bulan Desember 2014 hingga Desember 2016. Sekali lagi, sementara pasukan Houtsi-Saleh bertanggung jawab atas sebagian besar kasus terdokumentasi, YCMHRV mendokumentasikan 30 kasus penyiksaan di penjara yang dipegang oleh pejabat pemerintah, terutama di kegubernuran Aden dan Hadhramout.

Ada juga lima kasus penyiksaan yang dilakukan oleh anggota Al-Qaidah dan empat kasus tetap tanpa diketahui penyebabnya.

"Penyiksaan itu mengerikan, saya dipenjara dengan seseorang yang dipukuli dengan cara yang membuat dia lumpuh, dan kemudian dia dikebiri," kata Guneid.

"Saya seorang dokter, saya katakan kepadanya bahwa sarafnya telah terputus, tapi kita harus menjaga kekuatan otot, tapi saat saya menyebutkan kata kelumpuhan dia berteriak dan menangis, saya kaget, pria itu ada di sana selama tiga sampai empat bulan Dia tidak diberi perawatan medis, mengerikan sekali, bahkan untuk menggerakkannya, menghukumnya karena lumpuh, jika mereka meninggalkannya sendiri, itu akan lebih baik."

Ada 23 kasus anak dan dua perempuan yang disiksa. Sedikitnya 116 orang telah meninggal akibat penyiksaan dalam periode yang dilaporkan, kebanyakan dieksekusi atau digunakan sebagai tameng manusia terhadap serangan udara oleh koalisi pimpinan AS atau Saudi, atau karena kondisi kesehatan yang memburuk.

Perang di Yaman pecah saat pemberontak Syi'ah Houtsi, bersekutu dengan pasukan yang setia dengan Presiden terguling Ali Abdullah Saleh, menggulingkan pemerintah yang diakui secara internasional yang dipimpin oleh Presiden Hadi, yang memaksa dia untuk mundur ke kota pelabuhan Aden di selatan Yaman. Sejak Maret 2015, sebuah koalisi internasional sembilan negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi dan didukung oleh AS dan Inggris telah membombardir wilayah yang dikuasai Syi'ah Houtsi untuk mengembalikan Presiden Hadi ke kekuasaan.

Menurut PBB, kedua pihak yang bertikai telah melakukan kejahatan perang. Jumlah korban tewas akibat konflik tersebut telah mencapai 10.000 orang pada bulan Januari. Lebih dari tiga juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka, tujuh juta lainnya telah terdesak ke daerah yang kelaparan, dan dua pertiga penduduknya membutuhkan bantuan, membuat Yaman merupakan krisis kemanusiaan terbesar di negara tersebut, menurut Stephen O'Brien,  sekretaris jenderal untuk urusan kemanusiaan PBB. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

(Video) Bangkitnya (Lagi) Politik Otoritarianisme

Sabtu, 24 Feb 2018 05:45

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Pengaruh Godaan Jin 'Qarin' Terhadap Pengasuhan Anak

Jum'at, 23 Feb 2018 20:25

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jokowi bukan Capres Pilihan Megawati di 2019?

Jum'at, 23 Feb 2018 20:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Jum'at, 23 Feb 2018 18:10

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

Jum'at, 23 Feb 2018 17:55

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Jum'at, 23 Feb 2018 17:24


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X