Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.489 views

Bagaimana dan Mengapa Para Pejuang Terkait dengan Islamic State (IS) Mengambil Alih Kota di Filipina

MINDANAO, FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Para pejuang yang terkait dengan Islamic State (IS) telah mengambil alih beberapa lingkungan di kota Marawi, Filipina selatan, dengan serangan artileri dan udara tentara tidak dapat sepenuhnya mengusir mereka setelah tujuh hari.

Menurut kantor berita terkait IS, A'maaq, sedikitnya 85 tentara Filipina tewas dalam bentrokan tersebut sementara sembilan belas warga sipil telah meninggal dunia.

Militer Filipina memberikan laporan berbeda, mengklaim 61 jihadis gugur sementara 17 lainnya berasal dari tentara.

Puluhan ribu orang telah melarikan diri dari kota berpenduduk 200.000 orang.

Bagaimana pertempuran dimulai?

Bertindak atas informasi intelijen, pasukan keamanan mencoba untuk menangkap Isnilon Hapilon, seorang pemimpin pejuang Muslim Filipina yang didukung oleh Islamic State sebagai orang utama mereka untuk Asia Tenggara, di mana jihadis telah berusaha untuk membangun kehadiran di luar Timur Tengah.

Hapilon masuk dalam daftar paling dicari FBI, dengan hadiah atas kepalanya sebesar $ 5 juta (-+Rp 66 miliar).

Setelah serangan yang gagal pada hari Selasa, para pejuang yang melindungi Hapilon terus mengamuk, merebut rumah sakit, sekolah dan katedral. Mereka menyerbu penjara dan membebaskan sejumlah narapidana.

Presiden Rodrigo Duterte telah mengumumkan darurat militer di Mindanao, sebuah provinsi yang dilanda kemiskinan berpenduduk 22 juta jiwa yang memiliki sejarah pemberontakan bersenjata yang dalam.

Siapakah orang-orang bersenjata itu?

Para pejuang tersebut berasal dari kelompok kecil yang disebut Maute, dinamai dari dua laki-laki bersaudara, Omar dan Abdullah Maute.

Hapilon sebelumnya memimpin faksi lainnya, Abu Sayyaf yang sebelumnya terkait dengan Al-Qaidah, yang dikenal karena pemboman dan pemancungan sandera serta kaitan dengan kelompok yang melakukan pemboman Bali tahun 2002 di Indonesia.

Militer Filipina mengatakan bahwa sekarang Hapilon bergabung dengan Maute, yang sebelumnya bertindak sebagai organisasi kriminal namun telah tumbuh semakin ideologis dalam tujuannya, menurut para analis.

Maute disalahkan atas pemboman tahun lalu di kota asal presiden, Davao, yang menewaskan 14 orang. Dan kantor berita Islamic State A'maaq pekan lalu menyatakan bertanggung jawab atas serangan Marawi.

Kenapa sekarang?

Sidney Jones, direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta, mengatakan bahwa pertempuran tersebut merupakan koalisi berbagai faksi pejuang Islam di Mindanao yang memiliki sejarah kekerasan bersenjata atas tanah, sumber daya dan kontrol.

Sekarang, katanya, mereka telah membentuk sebuah koalisi melawan musuh bersama.

"Duterte dan pemerintahannya telah gagal untuk menghargai bahwa perubahan besar telah terjadi di Mindanao, dan orang-orang ini tidak dimotivasi hanya oleh politik klan atau uang. Para pemimpinnya mungkin adalah 'bandit' di masa lalu, tapi sekarang, mereka adalah ideolog," katanya.

"Mereka telah diyakinkan oleh ISIS bahwa jawaban atas masalah Mindanao adalah hukum Islam," tambahnya.

Dalam sebuah laporan Oktober, Jones meramalkan keributan saat ini. Menghadapi kerugian di Suriah dan Irak, ISIS semakin melihat ke Filipina untuk mendirikan sebuah provinsi atau "wilayat" di wilayah itu, kata laporan tersebut.

Dukungan untuk Islamic State di Mindanao "telah memfasilitasi kerja sama lintas klan dan etnis, memperluas area rekrutmen ekstremis untuk memasukkan mahasiswa universitas yang cerdas dan membuka komunikasi internasional baru dan mungkin juga saluran pendanaan," katanya.

Banyak Muslim di Filipina tinggal di Mindanao, provinsi semi otonom, dan Marawi adalah kota terpadat di wilayah pemerintahan sendiri.

Apa rencana pemerintah?

Duterte melakukan kunjungan singkat ke Rusia saat bentrokan tersebut meletus dan telah mendukung sebuah respon militer yang kuat. "Jika ada pembangkangan terbuka, Anda akan mati," katanya pada hari Rabu. "Dan jika itu berarti banyak orang sekarat, biarlah."

Duterte, mantan walikota dari Davao, kota lain di Mindanao, telah melihat kepresidenannya selama setahun yang ditandai dengan pertumpahan darah, dengan sebuah "perang melawan narkoba" yang telah menyebabkan ribuan pecandu narkoba dan tersangka tewas. Dia telah dikutuk internasional untuk mendukung aksi main hakim sendiri.

Presiden Filipina itu secara terbuka telah mendorong warga sipil untuk membunuh pecandu dan mengatakan bahwa dia tidak akan menuntut polisi untuk melakukan eksekusi di luar hukum.

Dia juga secara blak-blakan mengatakan hal yang sama dalam bentrokan Marawi, meyakinkan tentaranya bahwa dia akan melindungi mereka jika mereka melakukan pelanggaran selama konflik, termasuk pemerkosaan.

"Jika Anda tenggelam, saya tenggelam. Tapi untuk keadaan darurat ini dan konsekuensi dari darurat militer dan akibat dari darurat militer, saya dan saya sendiri yang akan bertanggung jawab, lakukan saja pekerjaan Anda, saya akan mengurus sisanya," kata Duterte pada hari Jumat, menurut transkrip kantor presiden.

”Saya akan dipenjara untuk Anda", mengacu pada tentara yang melakukan pelanggaran, lalu dia bercanda: Jika Anda memperkosa tiga (wanita), saya akan mengakui bahwa saya melakukannya."

Pada hari Ahad, Duterte mengajukan permohonan ke kelompok pemberontak lainnya di Mindanao, termasuk dua faksi pejuang Muslim dan pemberontak pimpinan Komunis, untuk bergabung dalam perang melawan Maute, menjanjikan mereka dengan bayaran dan tunjangan, termasuk perumahan.

Laporan menyebutkan bahwa kelompok pemberontak Komunis bersedia untuk berdamai sementara dengan pemerintah dan bergabung dalam perang melawan afiliasi Islamic State. Sementara 2 kelompok pejuang Muslim yang saat ini terlibat gencatan senjata dengan Manila, Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) belum memberikan reaksi segera. (st/guardian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Latest News
Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Rabu, 12 Dec 2018 15:20

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Rabu, 12 Dec 2018 11:46

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X