Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.615 views

Bagaimana dan Mengapa Para Pejuang Terkait dengan Islamic State (IS) Mengambil Alih Kota di Filipina

MINDANAO, FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Para pejuang yang terkait dengan Islamic State (IS) telah mengambil alih beberapa lingkungan di kota Marawi, Filipina selatan, dengan serangan artileri dan udara tentara tidak dapat sepenuhnya mengusir mereka setelah tujuh hari.

Menurut kantor berita terkait IS, A'maaq, sedikitnya 85 tentara Filipina tewas dalam bentrokan tersebut sementara sembilan belas warga sipil telah meninggal dunia.

Militer Filipina memberikan laporan berbeda, mengklaim 61 jihadis gugur sementara 17 lainnya berasal dari tentara.

Puluhan ribu orang telah melarikan diri dari kota berpenduduk 200.000 orang.

Bagaimana pertempuran dimulai?

Bertindak atas informasi intelijen, pasukan keamanan mencoba untuk menangkap Isnilon Hapilon, seorang pemimpin pejuang Muslim Filipina yang didukung oleh Islamic State sebagai orang utama mereka untuk Asia Tenggara, di mana jihadis telah berusaha untuk membangun kehadiran di luar Timur Tengah.

Hapilon masuk dalam daftar paling dicari FBI, dengan hadiah atas kepalanya sebesar $ 5 juta (-+Rp 66 miliar).

Setelah serangan yang gagal pada hari Selasa, para pejuang yang melindungi Hapilon terus mengamuk, merebut rumah sakit, sekolah dan katedral. Mereka menyerbu penjara dan membebaskan sejumlah narapidana.

Presiden Rodrigo Duterte telah mengumumkan darurat militer di Mindanao, sebuah provinsi yang dilanda kemiskinan berpenduduk 22 juta jiwa yang memiliki sejarah pemberontakan bersenjata yang dalam.

Siapakah orang-orang bersenjata itu?

Para pejuang tersebut berasal dari kelompok kecil yang disebut Maute, dinamai dari dua laki-laki bersaudara, Omar dan Abdullah Maute.

Hapilon sebelumnya memimpin faksi lainnya, Abu Sayyaf yang sebelumnya terkait dengan Al-Qaidah, yang dikenal karena pemboman dan pemancungan sandera serta kaitan dengan kelompok yang melakukan pemboman Bali tahun 2002 di Indonesia.

Militer Filipina mengatakan bahwa sekarang Hapilon bergabung dengan Maute, yang sebelumnya bertindak sebagai organisasi kriminal namun telah tumbuh semakin ideologis dalam tujuannya, menurut para analis.

Maute disalahkan atas pemboman tahun lalu di kota asal presiden, Davao, yang menewaskan 14 orang. Dan kantor berita Islamic State A'maaq pekan lalu menyatakan bertanggung jawab atas serangan Marawi.

Kenapa sekarang?

Sidney Jones, direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta, mengatakan bahwa pertempuran tersebut merupakan koalisi berbagai faksi pejuang Islam di Mindanao yang memiliki sejarah kekerasan bersenjata atas tanah, sumber daya dan kontrol.

Sekarang, katanya, mereka telah membentuk sebuah koalisi melawan musuh bersama.

"Duterte dan pemerintahannya telah gagal untuk menghargai bahwa perubahan besar telah terjadi di Mindanao, dan orang-orang ini tidak dimotivasi hanya oleh politik klan atau uang. Para pemimpinnya mungkin adalah 'bandit' di masa lalu, tapi sekarang, mereka adalah ideolog," katanya.

"Mereka telah diyakinkan oleh ISIS bahwa jawaban atas masalah Mindanao adalah hukum Islam," tambahnya.

Dalam sebuah laporan Oktober, Jones meramalkan keributan saat ini. Menghadapi kerugian di Suriah dan Irak, ISIS semakin melihat ke Filipina untuk mendirikan sebuah provinsi atau "wilayat" di wilayah itu, kata laporan tersebut.

Dukungan untuk Islamic State di Mindanao "telah memfasilitasi kerja sama lintas klan dan etnis, memperluas area rekrutmen ekstremis untuk memasukkan mahasiswa universitas yang cerdas dan membuka komunikasi internasional baru dan mungkin juga saluran pendanaan," katanya.

Banyak Muslim di Filipina tinggal di Mindanao, provinsi semi otonom, dan Marawi adalah kota terpadat di wilayah pemerintahan sendiri.

Apa rencana pemerintah?

Duterte melakukan kunjungan singkat ke Rusia saat bentrokan tersebut meletus dan telah mendukung sebuah respon militer yang kuat. "Jika ada pembangkangan terbuka, Anda akan mati," katanya pada hari Rabu. "Dan jika itu berarti banyak orang sekarat, biarlah."

Duterte, mantan walikota dari Davao, kota lain di Mindanao, telah melihat kepresidenannya selama setahun yang ditandai dengan pertumpahan darah, dengan sebuah "perang melawan narkoba" yang telah menyebabkan ribuan pecandu narkoba dan tersangka tewas. Dia telah dikutuk internasional untuk mendukung aksi main hakim sendiri.

Presiden Filipina itu secara terbuka telah mendorong warga sipil untuk membunuh pecandu dan mengatakan bahwa dia tidak akan menuntut polisi untuk melakukan eksekusi di luar hukum.

Dia juga secara blak-blakan mengatakan hal yang sama dalam bentrokan Marawi, meyakinkan tentaranya bahwa dia akan melindungi mereka jika mereka melakukan pelanggaran selama konflik, termasuk pemerkosaan.

"Jika Anda tenggelam, saya tenggelam. Tapi untuk keadaan darurat ini dan konsekuensi dari darurat militer dan akibat dari darurat militer, saya dan saya sendiri yang akan bertanggung jawab, lakukan saja pekerjaan Anda, saya akan mengurus sisanya," kata Duterte pada hari Jumat, menurut transkrip kantor presiden.

”Saya akan dipenjara untuk Anda", mengacu pada tentara yang melakukan pelanggaran, lalu dia bercanda: Jika Anda memperkosa tiga (wanita), saya akan mengakui bahwa saya melakukannya."

Pada hari Ahad, Duterte mengajukan permohonan ke kelompok pemberontak lainnya di Mindanao, termasuk dua faksi pejuang Muslim dan pemberontak pimpinan Komunis, untuk bergabung dalam perang melawan Maute, menjanjikan mereka dengan bayaran dan tunjangan, termasuk perumahan.

Laporan menyebutkan bahwa kelompok pemberontak Komunis bersedia untuk berdamai sementara dengan pemerintah dan bergabung dalam perang melawan afiliasi Islamic State. Sementara 2 kelompok pejuang Muslim yang saat ini terlibat gencatan senjata dengan Manila, Front Pembebasan Islam Moro (MILF) dan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) belum memberikan reaksi segera. (st/guardian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Pejuang Al-Shabaab Serbu Gedung Kementerian Tenaga Kerja Somalia di Mogadishu

Sabtu, 23 Mar 2019 21:15

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

PM Malaysia Mahathir Mohammad: Israel Negara Perampok

Sabtu, 23 Mar 2019 20:45

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Damin Sada Optimis Prabowo Bakal Menang di Bekasi Meski Tanpa Kampanye

Sabtu, 23 Mar 2019 17:16

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Kesetaraan Dalam Islam Memuliakan Muslimah

Sabtu, 23 Mar 2019 16:39

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Kala Apel Kebangsaan Lebih Berharga dari Nyawa Rakyat Papua

Sabtu, 23 Mar 2019 15:22

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Muslim Selandia Baru Menangis Saat Kembali Gunakan Masjid Al Noor Setelah Pembantaian

Sabtu, 23 Mar 2019 15:05

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Tentara Zionis Israel Tembaki Demonstran di Perbatasan Gaza, Tewaskan 2 Pria Palestina

Sabtu, 23 Mar 2019 14:30

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Selamatkan Keluarga dari Virus Liberalisasi

Sabtu, 23 Mar 2019 12:06

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Hujan Deras Tak Surutkan Langkah Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Solidaritas Muslim Selandia Baru

Sabtu, 23 Mar 2019 11:36

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

MUI Berharap Selandia Baru Pelopori Lawan Islamophobia

Sabtu, 23 Mar 2019 10:45

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Sabtu, 23 Mar 2019 09:03

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Wiranto Ingin Jerat Pelaku Hoax dengan UU Terorisme, Muhammadiyah: Sangat Berlebihan

Sabtu, 23 Mar 2019 08:47

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Solusi Online Bootcamp Programming di Era Industri 4.0

Jum'at, 22 Mar 2019 23:44

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Siapakah Penjaga Mahkota Perempuan?

Jum'at, 22 Mar 2019 23:40

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Minum Yoghurt Bisa Bantu Redakan Mag Ringan

Jum'at, 22 Mar 2019 23:35

Jebakan Politik Kampanye

Jebakan Politik Kampanye

Jum'at, 22 Mar 2019 23:33

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Yordania Tolak Permintaan Liga Arab untuk Melarang Hamas dan Ikhwanul Muslimin

Jum'at, 22 Mar 2019 21:48

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Ex Pejuang Taliban-Amerika John Walker Lindh Berencana Pindah ke Irlandia Setelah Bebas dari Penjara

Jum'at, 22 Mar 2019 20:51

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Unggah Pidato Erdogan, Andi Singgung Jokowi

Jum'at, 22 Mar 2019 19:35

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Catat! Ini Dua Kepastian Sandi untuk Kesejahteraan Anak-anak Bangsa

Jum'at, 22 Mar 2019 18:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X