Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.766 views

Pemindahan Ibukota Negara: Politis atau Proyek?

Oleh AB Latif*
 
RENCANA pemindahan Ibu Kota Indonesia ke daerah lain menjadi topik terhangat sejak senin, 3 Juli 2017 kemarin. Sebagaimana diketahui, pemerintah saat ini tengah mematangkan rencana untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke kota lain. Salah satu yang dipilih berlokasi di Pulau Kalimantan. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana detail pemindahan ibu kota ini bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Senin (3/7/2017). Dalam perbincangan terakhirnya dengan Presiden, Bambang mengatakan kajian pemindahan ibu kota, termasuk skema pendanaan, akan rampung tahun ini (kompas.com, 3Juli 2017).
 
Dasar kajian pemindahan ibu kota yakni fakta bahwa pembangunan ekonomi antara di Pulau Jawa dengan pulau lainnya tidak seimbang. Pembangunan di Pulau Jawa lebih tinggi daripada di pulau lainnya di Indonesia. Inilah alasan utama pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota Negara.
 
Sesungguhnya rencana pemindahan ini sudah pernah dilontarkan oleh Presiden pertama Negara Republik Indonesia ini, yaitu Bapak Soekarno. Dan kini kembali digulirkan kembali oleh Bapak Joko Widodo selaku Presiden Indonesia periode sekarang. Pro dan kontra pun bermunculan, karena perpindahan Ibukota tak segampang kita pindah rumah. 
 
Dari wacana yang terdengar nyaring adalah pemilihan Kota Palangkaraya sebagai ibu kota Indonesia berikutnya. Alasannya adalah kota yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini masih belum terlalu padat seperti kota-kota di Pulau Jawa. Lahan yang luas juga tersedia untuk membangun kawasan perkantoran. Selain itu, Pulau Kalimantan relatif aman dari bencana alam.
 
Tak seperti di Jawa dan pulau-pulau lainnya, Kalimantan tak berada dalam gugusan gunung api. Tak ada gunung api aktif yang dapat membahayakan warga saat meletus, seperti yang saat ini terjadi pada Gunung Kelud dan Gunung Sinabung. Pulau Kalimantan juga aman dari bencana gempa bumi dan tsunami karena letaknya jauh dari Samudra Hindia maupun Samudra  Pasifik.
 
 Sesungguhnya perpindahan ibu kota negara itu merupakan hal yang lazim terjadi, sebagaimana Amerika Serikat pernah memindahkan ibu kota dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin dan Brasil dari Rio de Jeneiro ke Brasilia. Yang menjadi pertanyaannya, sudah siapkah Negeri ini untuk menanggung semua implikasi yang diakibatkan perpindahan ini ?
 
Politis atau Proyek?
 
Menurut wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tahun 2013, Triwisaksana pernah mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk membuat Ibu Kota baru sekitar Rp 200 Triliun (merdeka.com, 8 April 2015). Sungguh anggaran sebanyak itu sangatlah berat bagi negeri ini.  Mengingat utang Negara Indonesia saat ini telah mencapai Rp 3.667,41 triliun.
 
Artinya jika utang ini ditanggung oleh seluruh  rakyat Indonesia, maka setiap warga Negara Indonesia yang baru lahir terbebani utang Negara sebanyak Rp. 13 juta. Untuk angsuran bunga dan pokoknya negeri ini harus membayar sebanyak Rp. 500 trilliun tahun 2017. Dan pemasukan Negara dari sektor pajak saat ini sangatlah defisit. 
 
Jika program ini dipaksakan yang terjadi anggaran di tahun 2018 dapat dipastikan akan membengkak. Untuk menutupinya biasanya solusi pemerintah adalah kalau tidak menaikan pajak, menembah utang Negara atau mencabut subsidi untuk rakyat. Dan sudah kita ketahui bersama bahwa hutang adalah cara penjajah untuk menguasai suatu negeri.
 
Semakin banyak hutang suatu negeri ketergantungan kepada Negara donor akan semakin kuat. Ketika hutang semakin banyak , maka pajak akan semakin naik serta subsidi semakin habis. Negara tak akan lagi peduli dengan nasib rakyatnya. Dengan demikian bersiap-siaplah rakyat untuk menanggung semua beban berat ini. Rakyat akan kembali menjadi korban dari kebijakan yang digagas oleh penguasa. 
 
Selain itu juga dunia akan berada dalam keadaan bahaya jika ibu kota Indonesia jadi dipindah ke Palangkaraya. Alasannya adalah Kalimantan merupakan paru-paru dunia. Dengan luas hutan tropis terbesar ketiga di dunia, Kalimantan diharapkan mampu menjaga keseimbangan alam sebagai ‘pemasok’ udara segar. Bayangkan jika ibu kota jadi pindah, tentu akan diikuti pula dengan eksodus penduduk Pulau Jawa ke Kalimantan.
 
Mereka akan membangun pemukiman dengan menebangi hutan-hutan yang ada. Sudah menjadi hukum alam, jika pusat pemerintahan akan menjadi ‘pusat rejeki’ pula bagi manusianya. Dimana ada gula, disitulah semut akan berkumpul. Apalagi jika nantinya akan dibangun gedung-gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di pulau tersebut. Plus pertambangan yang terus merangsek ke area hutan, bisa diperkirakan dalam waktu dekat kita akan kekurangan udara segar. Hal yang selama ini menjadi barang gratis sebagai bentuk karunia Tuhan, haruskah kita korbankan?
 
Di sisi lain perpindahan ini adalah lahan basah bagi para koruptor. Setiap ada proyek di situ uang menguap. Ini adalah kesempatan bagi para kontraktor untuk menguasai proyek-proyek pembangunan. Artinya ada kapitalisme bermain dibelakang program perpindahan Ibu Kota. Hal ini juga akan menyuburkan penjajahan ekonomi oleh para kapital asing dan aseng untuk menguasai Indonesia. Artinya setelah pulau jawa dikuasai dengan mega proyek para kapital asing dan aseng, maka harus ada sasaran baru untuk selanjutnya menguasai Indonesia seluruhnya. 
 
 Sungguh penjajah akan terus mencengkeramkan kuku-kukunya untuk memuluskan kepentingannya. Lalu dimanakah kepedulian kita terhadap negeri zamrud khatulistiwa ini? Sudahlah cukup dan menyadari untuk kembali kepada politik berbasis pelayanan, bukan politik pencitraan. * Direktur Indopolitik Watch

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sebanyak 78.339 Jemaah Haji Indonesia sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 02 Jul 2022 22:05

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Pasukan Pendudukan Israel Serang Pemakaman Seorang Wanita Palestina Di Tepi Barat

Sabtu, 02 Jul 2022 20:38

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Jelang Puncak Haji, Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jemaah

Sabtu, 02 Jul 2022 20:03

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Holywings Nistai Kesucian Agama, Sangat Patut Diadili Hukum dan Dicabut Izin Usahanya

Sabtu, 02 Jul 2022 18:54


MUI

Must Read!
X