Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.442 views

Fasilitas Mewah Sang Napi

Oleh: Hamsina Halik, A. Md.

 

Setiap perbuatan tentu ada konsekuensinya. Pelanggaran terhadap hukum akan diberi sanksi hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.  Seorang koruptor yang terbukti tentu akan mendekam di penjara demi menebus kesalahan yang telah diperbuat. Namun, apa yang terjadi jika dekaman penjara itu tak seburuk yang dibayangkan oleh masyarakat umum? Tentu, sangat mengherankan dan mengejutkan. Tak sesuai harapan.

Sebagaimana yang tengah ramai diberitakan oleh media, didapati bahwa Lapas Sukamiskin memiliki fasilitas yang sangat mewah buat napi tertentu. Salah satunya temuan KPK berupa fasilitas mewah di kamar tahanan Fahmi Dharmayansyah. Kamar tahanan dilengkapi dengan pendingin udara, kulkas, televisi, hingga fasilitas air panas di kamar mandi. Harga kamar mewah ini ditaksir mencapai Rp 200 - Rp 500 juta. Bahkan, petugas KPK tidak menemukan dua tahanan yakni Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardhana di Lapas. (Liputan 6.com, 22/07/2018).

Bukan hanya di lapas Sukamiskin saja ditemukan fasilitas mewah seperti ini. Bahkan sebelumnya, sebagaimana dilansir di Tribunnews.com, 22/07/2018, Haryanto Chandra alias Gombak,  Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 31 Mei 2017, menemukan ruangan sel mewah yang ditempati narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur.

Juga, kasus Artalyta Suryani alias Ayin Pada Minggu, 10 Januari 2010 malam, anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang dipimpin Denny Indrayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur. Didapati ruangan Ayin berada di Blok Anggrek Nomor 19. Dia tinggal bersama asisten pribadinya, Asmiyati yang merupakan terpidana dua tahun enam bulan penjara. Di dalam ruangannya terdapat perlengkapan bayi untuk anak angkatnya. Sedangkan di ruangan penjara Limarita alias Aling terdapat kamar khusus berukuran 3 x 3 meter dengan memiliki televisi layar datar ukuran 20 inchi serta dinding ruangannya telah disulap dengan motif daun serta bunga. Tidak luput juga ada meja kerja mewah.

Sungguh temuan yang sangat mengejutkan. Seorang napi yang harusnya mendapatkan ganjaran setimpal atas perbuatannya, justru mendapatkan layanan yang mewah. Bagaikan hidup di sebuah hotel berbintang lima lengkap dengan layanannya.

Suap yang Halal?

Penjara yang sejatinya bisa memberikan efek jera atas pelaku kriminal, tapi dalam sistem yang berlaku saat ini efek itu tak ada. Justru memberikan ruang pada setiap napi untuk menikmati kemewahan selama bisa memberikan kompensasi. Alih-alih kapok masuk penjara dan taubat, yang ada malah hidup nyaman hingga tak merasa bahwa para napi itu telah melakukan kejahatan serius.

Inilah sistem demokrasi kapitalis, dengan sekularisme sebagai akidahnya. Menjauhkan agama dari kehidupan. Agama hanya dijadikan simbol dan konsep ritual dalam kehidupan manusia dan dijauhkan dari aspek duniawi. Sehingga, agama tak dijadikan sebagai pandangan hidup. Halal dan haram, sesuai dengan pemikiran masing-masing. Aturan yang dibuat dari akal manusia yang lemah. Kepentingan dan keuntungan menjadi hal yang utama. Maka, suap pun dianggap sesuatu yang halal selama bisa menguntungkan dirinya. Maka, berharap adanya efek jera dalam lapas, bagaikan punuk merindukan bulan.

"Kita sulit berbicara efek jera dalam menangani korupsi jika para narapidana mendapat fasilitas dalam sel. Mereka dapat keluar masuk tahanan dengan membayar sejumlah uang," terang Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. (Liputan6.com, 22/07/2018)

Efek Jera dalam Sistem Islam

Islam datang sebagai agama yang paripurna, dengan segala solusi atas berbagai problem dalam kehidupan. Untuk mencegah terjadinya korupsi ditempuh dengan melakukan sistem  pengawasan yang bagus dalam tiga pilar. Diantaranya:

Pertama, pengawasan yang dilakukan oleh individu dengan meningkatkan ketaatan dan ketakwaan individu. Dengan adanya nilai-nilai ketakwaan terhadap individu maka dengan sendirinya ketika melakukan korupsi akan dengan sukarela mengembalikan harta hasil korupsi dan mendapatkan sanksi yang sesuai. Sebab, dengan adanya ketakwaan ini, rasa takut akan melanggar aturan Allah senantiasa ada dalam dirinya.

Kedua, pengawasan dari masyarakat. Masyarakat terdiri dari individu-individu. Jika, ketakwaan telah menyelimuti para individunya maka masyarakat akan senantiasa mengontrol terjadinya pelanggaran hukum.  Adanya kontrol masyarakat akan memungkinkan tindak pidana korupsi akan mengerucut. Masyarakat menjadi pengawas sekaligus pengingat kepada penguasa atas setiap tindak kriminal yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Ketiga, pengawasan oleh negara. Negara sebagai pemelihara dan pengatur urusan rakyatnya. Negara membuat aturan beserta sanksi atas setiap pelanggaran yang terjadi. Sanksi dengan efek jera yang membuat para kriminal, termasuk para koruptor tak lagi mengulangi perbuatannya.  Sebab, sanksi dalam Islam tak hanya sebagai pemberi efek jera tapi juga bersifat jawabir (penebus dosa) dan zawajir (pencegah).

Namun, ketiga pilar diatas hanya akan mampu terlaksana jika berada dalam sistem dimana hukum-hukum Allah yang menjadi acuan dalam pengambilan hukumnya. Bukan dari sumber yang lain. Yang merupakan produk buatan akal manusia. Maka, untuk mencegah melubernya tindak korupsi dalam masyarakat, selayaknyalah menjadikan hukum-hukum Allah sebagai pengatur kehidupan. Menerapkan Islam secara kaffah. Sebab, segala sesuatu yang berasal dari Allah, itu adalah baik.

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki. Siapakah yang lebih baik hukumnya bagi orang-orang yang yakin? (QS. Al-Maidah: 50). Wallahu a’lam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X