Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.800 views

Reuni 212 dan Kondisi Umat Islam

UMAT Islam sebenarnya harus faham bahwa hidup ini diperintahkan bertaqwa, menjalankan perintah-perintah Allah Ta’ala dan menjauhi larangan-laranganNya. Dan jangan sampai mati kecuali dalam keadaan Muslim yaitu yang keimanannya benar. 

Perintah dan larangan itu sudah tercakup dalam Al-Qur’an dan Hadits (Sunnah). Sehingga segala urusan hidup ini tinggal merujuk kepada keduanya.

Dalam kenyataan, tidak semudah itu. Hal-hal yang diperintahkan ataupun dilarang, walau ayatnya jelas, haditsnya jelas, namun belum tentu Umat Islam memahaminya dengan baik, tepat. Bahkan kemungkinan banyak yang tidak tahu. Karena kebanyakan orang, biasanya hanya melihat pemimpin-pemimpin atau orang-orang terkemuka. Bila panutan mereka itu melakukannya, maka banyak orang akan menganggapnya boleh-boleh saja. Dalih mereka, kalau itu haram, atau tidak boleh dalam agama, atau makruh; kenapa para tokoh Islam di sini dan di sana melakukannya. 

Dengan kenyataan kebanyakan umat Islam seperti itu, maka sering-sering da’i ataupun ustadz bahkan ulama yang membawa dalil dan pendalilannya benar, tetap akan dibantah. Karena dianggap bertabrakan dengan yang dilakukan tokoh-tokoh panutan mereka.

Contoh kasus. Setiap umat Islam mustinya faham bahwa menistakan ayat Al-Qur’an (dengan mengatakan, jangan mau dibohongi pakai al-Maidah 51) itu haram. Itu menghina Islam. Itu melakukan penodaan agama.   

Setelah faham bahwa tingkah seseorang yang berkata “jangan mau dibohongi pakai al-Maidah 51” itu jelas menodai/ menista agama (Islam), Umat Islam juga melihat, dari pihak penoda Islam itu ternyata juga banyak pembela-pembelanya. Bahkan ada sejumlah kelompok yang terang-terangan membela penista Islam itu. 

Selang beberapa waktu, kemudian para pembela penista Islam itu menjagokan para calon-calon untuk legislative bahkan juga calon presiden. Secara alur pemahaman Islam, mustinya Umat Islam juga tahu, siapapun yang diusung oleh para pembela penista agama itu tadi (baik itu caleg maupun capres) tidak boleh dipilih oleh Umat Islam. Namun kembali lagi, keadaannya tidak semudah itu. Karena yang mereka lihat bukannya ayat atau hadits yang melarangnya, tetapi panutan mereka melakukan apa. 

Ketika ada dari panutan mereka itu justru bergabung dan mendukung kelompok-kelompok yang tadinya menjadi pembela penista agama, maka ya panutan mereka itu yang mereka lihat. Bukan melihat ayat dan hadits yang melarangnya. Sehingga, ayat yang melarangnya pun tidak dipatuhi, karena panutan mereka dianggapnya lebih tahu tentang itu, tetapi kenyataannya mendukung kelompok pembela penista Islam. Jadinya para pengikut itu menganggap panutannya itulah yang perlu diikuti, dan tidak ditengok lagi ayatnya. 

Ayatnya masih dapat dibaca. Ada larangan dari Allah Ta’ala:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” [Al ‘Imran:118] 

Pihak yang membela penghina Islam atau bahkan membenci atau memusuhi Islam, atau menolak perda-perda syariat Islam bahkan mencabutnya, atau diam saja tidak bereaksi ketika di depannya ada yang jelas-jelas menyebarkan perkataan penolakan terhadap perda syariat, padahal sebenarnya mampu bereaksi untuk menepisnya, maka itu jelas termasuk dalam بِطَانَةٗمِّندُونِكُمۡ tersebut, yang tidak boleh menjadikan mereka sebagai teman kepercayaan.

Nah, antara adanya ayat larangan menjadikan mereka (dalam kasus ini yang mendukung atau membela penista Islam) sebagai teman kepercayaan, di satu sisi, dan adanya penutan atau tokoh yang justru bergabung dengan pembela penista Islam itu, maka para umat yang jadi pengikut kurang mampu memahami bahwa itu haram. 

Di saat kedaan umat sedang mengalami akan tergelincir ke arah haram namun tidak begitu merasakannya, itu harus cepat-cepat diselamatkan pemahamannya. Bagaimana caranya, maka harus dicari cara yang kira-kira dapat nyambung dengan kasus awalnya.

Dikumpulkanlah Umat Islam di acara yang diduga mudah untuk menyampaikan pemahaman yang harus segera diselamatkan itu. 

Terkumpullah jutaan Umat Islam dari Jakarta dan berbagai daerah dalam satu acara di Jakarta. Isi pokoknya ada tausiah dari yang dinilai akan mampu menyampaikan pemahaman kepada umat Islam. Diserukanlah pemahaman dari kota suci Makkah oleh HRS, lewat alat komunikasi, disampaikan kepada jutaan Umat Islam yang sedang berkumpul itu.  

Kata HRS, tidak ada sedikit pun keraguan, bahwa “(Pada) Pilpres dan Pileg 2019, haram kita memilih capres dan caleg yang diusung partai-partai pendukung penista agama,” serunya tiga kali.

“Saya ulangi sekali lagi, di Pilpres dan Pileg 2019, haram, haram, haraam kita memilih capres dan caleg yang diusung partai-partai pendukung penista agama,” tegasnya. 

“Sekali lagi haram, haram, haram, memilih capres dan caleg dari kalangan mereka siapa pun orangnya yang jadi calonnya,” serunya. 

Diserukannya lafal haram dengan ditekankan berkali-kali itu, ditambah dengan suasana dan keterkaitan tempat serta perjuangan dua tahun lalu ketika Umat Islam sedang memprotes penista agama (Islam) agar ditangkap dan diadili, kemudian alhamdulillah memang diadili dengan divonis 2 tahun penjara karena terbukti menodai agama (Islam); maka nyambung. Umat mudah untuk memahaminya. Bahwa perjuangan yang berpayah-payah 2 tahun lalu itu jangan disia-siakan begitu saja. Dan masih ada kaitan yang sejalur untuk diperjuangkan pula.

Untuk menyampaikan ayat dan hadits ternyata dalam kasus ini perlu perjuangan dengan mengumpulkan Umat Islam sejumlah jutaan pula, bersama para pejabat, ulama, dan tokoh masyarakat. Selama cara-cara itu tidak melanggar prinsip syari’at Islam, tidak ada pengkultusan, tidak ada pembuatan muhdats dalam agama, dan terjaga dari hal-hal yang terlarang, maka insya Allah akan besar pengaruhnya terhadap pemahaman Umat Islam yang memang belum tentu mudah untuk mencerna ayat dan hadits secara begitu saja. 

Bila itu mampu dilaksanakan dengan terhindar dari hal-hal yang tidak sesuai dengan syari’ah, maka semoga saja termasuk muroghomah. Salah satu ibadah penting yang banyak ditinggalkan kaum muslimin adalah muroghomah, yaitu berupaya membuat musuh-musuh Islam marah. Ini berdasarkan QS. Al-Taubah: 120. 

 “Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah. dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Taubah: 120) 

Bila itu memang merupakan ajang silaturrahim dan untuk menyampaikan ayat dan hadits demi mencari ridho Allah, maka semoga saja menjadi ajang pula untuk memberi kefahaman bahwa demi mencari ridho Allah musti segalanya sesuai dengan peraturan Allah Ta’ala. Sehingga apa yang dicita-citakan untuk terwujudnya ukhuwah Islamiyah dan baldatun thoyyibatun wa robbun ghafuur dapat diijabahi. 

Di smping itu, ketika kita senantiasa berhati-hati, dalam mencari ridho Allah senantiasa mengikuti aturan Allah dengan menghindari segala pelanggaran, maka akan terhitung sebagai amal kebaikan. Sedang berbuat baik yang sesuai dengan syari’at Allah itu tak-kan disia-siakan pahalanya. 

إِنَّاللَّهَلَايُضِيعُأَجْرَالْمُحْسِنِين

Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Taubah: 120)

Wallaahu a’lam bisshawaab.

Hartono Ahmad Jaiz

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Ahad, 25 Aug 2019 01:48

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X