Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.153 views

Balasan Demokrasi pada Mursi, Adilkah?

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Muhammad Mursi, telah menapaki jalan demokrasi. Memenuhi semua prosedurnya, juga menaati semua aturannya. Memperjuangkan suara umat Islam melalui pemilu. Hingga berbuah manis berupa kemenangan setelah meraih 51,73 persen suara melalui kendaraan Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Ikhwanul Muslimin. Mursi pun sah menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis pada 2013.

Namun, apa yang didapatkan Mursi? Demokrasi tak memberi tempat bagi pemimpin Islam seperti Mursi. Setahun setelah menjadi Presiden Mesir, Mursi dikudeta. Kekuasaan diambil alih oleh militer hingga menempatkan Abdul Fattah As-Sisi sebagai Presiden Mesir hingga kini. Tak hanya digulingkan, Mursi juga dipenjara dan terus menjalani proses persidangan hingga akhir hayatnya. Ribuan pendukung Mursi dibunuh dan dipenjara. Ikhwanul Muslimin ditetapkan sebagai kelompok terlarang. Akhirnya Mursi wafat setelah lima tahun dipenjara, 17 Juni lalu saat persidangan.

Sejarah Berulang

Apa yang dialami Mursi bukanlah yang pertama dalam sejarah. Berkali-kali pemimpin muslim meraih tampuk kepemimpinan secara demokratis, namun berakhir dengan dikudeta. Di Aljazair terdapat Front Islamique du Salut (FIS) yang memenangkan 54% suara dan mendapat 188 (81%) kursi di parlemen. Pada pemilu putaran kedua Desember 1991, FIS menang besar. Namun militer melalui Dewan Tinggi Negara mengambilalih pemerintahan. Pengadilan yang direkayasa memberangus FIS dan menjadikannya sebagai parpol terlarang, ribuan orang anggota dan pendukungnya ditangkap, dipenjara, dan sebagian lainnya ditindas, dianiaya, hingga dibunuh.

Kejadian serupa terjadi di Turki. Necmettin Erbakan melalui Partai Refah berhasil memenangkan pemilu hingga di tahun 1996 resmi menjadi Perdana Menteri. Namun baru setahun berkuasa, Erbakan dipaksa mundur oleh militer. Sejak itu Erbakan dan partainya dilarang berpolitik. Sementara itu di Palestina, Hamas berhasil memenangkan pemilu pada 2006. Namun baru satu tahun berkuasa, pada 2007 Ismail Haniyeh tak lagi diakui sebagai Perdana Menteri sah hasil pemilu.

Demokrasi Bermuka dua

Kejadian berulang tersebut menegaskan bahwa demokrasi memang akan membiarkan seorang muslim berkuasa, asalkan tidak memiliki agenda untuk menerapkan syariat Islam. Namun bila seorang pemimpin hendak menerapkan syariat Islam, tak akan diberi kesempatan, meski sudah melalui proses yang demokratis dan didukung mayoritas rakyat. Jargon demokrasi 'Vox populi vox dei' yang artinya 'suara rakyat, suara Tuhan' tak dihiraukan lagi. Bahkan demokrasi membiarkan militer mengkudeta pemerintahan yang sah melalui sebuah kudeta berdarah, dengan ribuan nyawa muslim sebagai tumbalnya. Ini menunjukkan demokrasi bersikap hipokrit, bermuka dua, berstandard ganda. Atau istilah jawanya 'Isuk dele, sore tempe'.  Jargonnya menjunjung tinggi suara rakyat, namun realitanya memberangus kekuasaan yang direstui rakyat.

Dalam demokrasi, kekuasaan tidak pernah benar-benar untuk umat Islam. Jika pun ada pemimpin muslim yang berkuasa, dia akan dipaksa untuk mengikuti aturan main demokrasi, yakni tak boleh melegislasi syariat Islam. Itulah sebabnya, meski di Indonesia umat Islam menempati posisi sebagai mayoritas, umat Islam tak pernah mampu menerapkan syariatnya secara kaffah. Bahkan ketika suara partai Islam masih kuat seperti pada pemilu 1955, syariat Islam tak pernah mendapat tempat di pemerintahan. Apalagi saat ini dimana partai Islam makin kehilangan suara, kalah dengan partai nasionalis, suara penegakan syariat Islam makin hilang gaungnya di gedung DPR.

Kecewa Demokrasi

Kegagalan pemimpin pilihan umat Islam untuk berkuasa menjadi sebuah faktor yang menguatkan gelombang kekecewaan terhadap demokrasi. Hal ini menambah faktor ketidakpuasan terhadap demokrasi yang telah dirilis Pew Research yakni kesejahteraan, birokrat korup dan ketidakadilan. Belum lagi faktor money politic dan kecurangan sebagaimana yang terjadi di Indonesia.

Semua faktor tersebut menunjukkan bahwa dunia makin muak terhadap demokrasi. Bahkan berdasar rilis Pew Research tersebut publik Amerika yang merupakan kampiun demokrasi pun kecewa terhadap demokrasi. Umat Islam lebih-lebih lagi. Sudah tak terhitung berapa kali umat Islam dikecewakan oleh demokrasi.

Muhasabah Umat Islam

Wafatnya Mursi hendaknya menjadi momen umat Islam untuk muhasabah diri. Bahwa demokrasi tidak akan pernah memberi jalan pada Islam untuk berkuasa. Sudah saatnya umat fokus pada perjuangan penegakan khilafah yang sudah terbuktikan oleh sejarah berhasil menerapkan Islam kaffah hingga mencapai puncak peradabannya.

Mari kita ingat pernyataan Aristoteles tentang demokrasi : Demokrasi sebagai bentuk negara yang buruk (bad state). Pemerintahan yang dilakukan oleh sekelompok minoritas di dewan perwakilan yang mewakili kelompok mayoritas penduduk itu akan mudah berubah menjadi pemerintahan anarkhis, menjadi ajang pertempuran konflik kepentingan berbagai kelompok sosial dan pertarungan elit kekuasaan."

Bila sudah begini, apakah demokrasi masih menjadi jalan untuk menuju penerapan Islam kaafaah? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Sabtu, 22 Feb 2020 20:08

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 22 Feb 2020 20:03

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sabtu, 22 Feb 2020 18:11

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Feb 2020 17:03

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 16:43

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Sabtu, 22 Feb 2020 15:30

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Sabtu, 22 Feb 2020 14:47

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

Sabtu, 22 Feb 2020 13:28

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Sabtu, 22 Feb 2020 12:28

Pancasila Tik Tok

Pancasila Tik Tok

Sabtu, 22 Feb 2020 11:49

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Sabtu, 22 Feb 2020 10:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X