Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.047 views

Kisruh PB Djarum vs KPAI, Tolak Belakang Industri Rokok dan Olahraga

 

Oleh:

Ena Nurjanah

Ketua Lembaga Perlindungan Anak GENERASI

 

BEBERAPA pekan terakhir ini gencar perseteruan antara KPAI dan PB Djarum. Titik perseteruannya adalah antara olahraga bulutangkis dan rokok. Menyandingkan dua hal yang saling bertolak belakang memang sesuatu yang berpotensi menimbulkan sengketa. Bulutangkis identik dengan olahraga yang menyehatkan, sementara rokok identik dengan produk yang membahayakan kesehatan.

Namun, pada kenyataannya industri rokok melalui PB Djarum bersinergi dengan perbulutangkisan Indonesia terus menerus mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional melalui para pahlawan olahraganya yang menjadi sangat legendaris sepanjang sejarah perbulutangkisan Indonesia. Sehingga, bisa dipastikan nama PB Djarum begitu melekat dan mendapat tempat di hati masyarakat.

PB Djarum telah melakukan pembibitan melalui Audisi Umum Beasiswa Djarum sejak tahun 2006. Meski keberadaan rokok selalu mengundang perdebatan, namun kekosongan hukum atau ketidakpedulian pemerintah untuk menegakkan aturan hukum tentang rokok bagi anak-anak pada saat itu membuat PB Djarum leluasa bergerak melakukan pembibitan dengan menggunakan logo Djarum dalam setiap kegiatan yang mereka sponsori.

Peraturan Pemerintah (PP) tentang tembakau baru muncul pada tahun 2012 yaitu PP No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Hal ini juga memuat aturan tentang perlindungan khusus bagi anak dan perempuan hamil. Kemudian juga ada Undang Undang No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang merupakan pengganti UU No.23 tahun 2002 yang diantaranya memuat pasal tentang kewajiban negara untuk memberi perlindungan khusus terhadap anak dari ancaman nikotin dan zat adiktif lainnya.

Adanya ketentuan perlindungan khusus bagi anak dan perempuan dalam PP No.109 tahun 2012 tidak ditindaklanjuti dengan sosialisasi yang masif ke semua sektor swasta, terutama perusahaan rokok yang turut berkontribusi dalam dunia olahraga. Langkah sosialisasi sangat penting agar pihak swasta seperti PB Djarum segera menyesuaikan diri dengan ketentuan yang ada. Agar PB Djarum tidak dianggap melakukan pelanggaran terus menerus sementara di satu sisi PB Djarum sangat istimewa di hati masyarakat karena telah mendorong gairah berprestasi anak bangsa.

Ketidakseriusan pemerintah untuk menegakkkan aturan tersebut telah menjadi boomerang ketika pada saat ini muncul sekelompok masyarakat yang menggugat atas apa yang sudah dilakukan PB Djarum terhadap anak-anak melalui program pembibitan atlit bulutangkis. Masyarakat terbelah ketika PB Djarum memutuskan untuk menghentikan program pembibitan di tahun 2020. Mereka melampiaskan marahnya kepada KPAI yang dianggap sebagai penyebab penghentian tersebut. Kalangan pemerintahan pun juga terbelah Kemenpora mendukung PB Djarum untuk melanjutkan program pembibitan dan menganggap tidak ada eksploitasi anak.

Sementara Kemenkes konsisten menyatakan bahaya rokok, namun dengan tidak mau berpendapat tentang permasalahan pembibitan PB Djarum. Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius dari pemerintah. Pemerintah punya tanggung jawab untuk selalu melindungi rakyatnya dari berbagai bahaya yang mengancam kesehatan warganya, terlebih terhadap anak-anak yang harus dijauhkan dari paparan nikotin dan zat adiktif lainnya dengan cara apapun. Di sisi lain, pemerintah juga harus bisa meredam kemarahan masyarakat atas hilangnya kesempatan memperoleh program pembibitan secara gratis dan besarnya jasa PB Djarum dalam mengharumkan nama Indonesia.

Program pembibitan PB Djarum sudah terbukti handal sehingga sudah sepatutnya mendapat apresisasi pemerintah dengan cara yang tepat tanpa melanggar perundang-undangan tentang tembakau, karena pada kenyataannya sekalipun ada pelarangan tembakau dalam skala tertentu, namun industri rokok masih resmi diperkenankan keberadaannya di tanah air. Keberhasilan pemerintah mengatasi kasus yang sedang menghangat ini akan sangat berpengaruh terhadap dunia usaha lainnya yang turut memajukan dunia olahraga di tanah air dengan lebih peduli terhadap berbagai aturan perundang-undangan yang melindungi seluruh warganya terlebih perlindungan bagi anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Mardani: Rakornas PKS Kokohkan Diri Jadi Oposisi Kritis Konstruktif

Mardani: Rakornas PKS Kokohkan Diri Jadi Oposisi Kritis Konstruktif

Ahad, 17 Nov 2019 10:23

Sodik Mudjahid: Mau Buat UU Syar'i, Kuasailah DPR dan Eksekutif!

Sodik Mudjahid: Mau Buat UU Syar'i, Kuasailah DPR dan Eksekutif!

Ahad, 17 Nov 2019 09:19

Ini Pesan Jusuf Kalla kepada Peserta Muktamar ke-6 KBPII

Ini Pesan Jusuf Kalla kepada Peserta Muktamar ke-6 KBPII

Ahad, 17 Nov 2019 06:53

Sejumlah Pria Bersenjata Tembaki Bus yang Membawa Pemilih Muslim Sri Lanka

Sejumlah Pria Bersenjata Tembaki Bus yang Membawa Pemilih Muslim Sri Lanka

Sabtu, 16 Nov 2019 22:00

18 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Teroris PKK / YPG di Kota Al-Bab Suriah

18 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Teroris PKK / YPG di Kota Al-Bab Suriah

Sabtu, 16 Nov 2019 21:30

Kembali Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Israel Klaim Kini Giliran Posisi Hamas yang Dibom

Kembali Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Israel Klaim Kini Giliran Posisi Hamas yang Dibom

Sabtu, 16 Nov 2019 20:45

Turki Usir 40.000 Pengungsi dari Istabul

Turki Usir 40.000 Pengungsi dari Istabul

Sabtu, 16 Nov 2019 20:00

Dibantu Georgia dan CIA, Ukraina Tangkap Pemimpin Senior Islamic State Al Bara Shishani

Dibantu Georgia dan CIA, Ukraina Tangkap Pemimpin Senior Islamic State Al Bara Shishani

Sabtu, 16 Nov 2019 18:30

Deradikalisasi Buku Ajar Agama, Bagai Menggantang Asap

Deradikalisasi Buku Ajar Agama, Bagai Menggantang Asap

Sabtu, 16 Nov 2019 10:16

Wakil Ketua MDMC Terima Penghargaan dari Texas A&M University

Wakil Ketua MDMC Terima Penghargaan dari Texas A&M University

Sabtu, 16 Nov 2019 09:49

Tiga Periode, Gak Salah?

Tiga Periode, Gak Salah?

Sabtu, 16 Nov 2019 09:48

Cacat Pertama Nadiem

Cacat Pertama Nadiem

Sabtu, 16 Nov 2019 09:40

Pahlawan Kesesatan

Pahlawan Kesesatan

Sabtu, 16 Nov 2019 09:27

Suicide Bom Mapolrabes Medan; Kenapa Polisi Rentan Menjadi Target Serangan Teror?

Suicide Bom Mapolrabes Medan; Kenapa Polisi Rentan Menjadi Target Serangan Teror?

Sabtu, 16 Nov 2019 09:15

Pertolongan Allah

Pertolongan Allah

Sabtu, 16 Nov 2019 09:11

Sejumlah Produsen Raih Halal Award dari LPPOM MUI

Sejumlah Produsen Raih Halal Award dari LPPOM MUI

Sabtu, 16 Nov 2019 08:11

Israel Serang Gaza, Mardani Ali Sera: Indonesia Harus Protes Keras PBB

Israel Serang Gaza, Mardani Ali Sera: Indonesia Harus Protes Keras PBB

Sabtu, 16 Nov 2019 07:41

Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Sabtu, 16 Nov 2019 06:42

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

Sabtu, 16 Nov 2019 05:39

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Jum'at, 15 Nov 2019 21:08


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X