Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.715 views

Pindah Ibu Kota, Solusi Masalah Tanpa Masalah?

 

Oleh:

Ida Nurchayati, STP

Pemerhati Sosial

 

PRESIDAN Jokowi akhirnya memutuskan lokasi ibu kota negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur. Lokasi paling ideal adalah di bagian Kabupaten Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara. Pemindahan lokasi IKN ini sudah menjadi wacana sejak Presiden Soekarno. Upaya ini baru terlaksana pada kepemimpinan Presiden Jokowi.

Alasan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kaltim, karena saat ini DKI Jakarta sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, bisnis, keuangan, perdagangan, jasa, bandara, dan pusat pelabuhan terbesar di Indonesia. Di Jakarta juga macet, dan polusi. Kesenjangan ekonomi di Jawa dan luar Jawa semakin meningkat. Beban Pulau Jawa semakin berat dengan penduduk mencapai  150 juta atau 54 persen dari total penduduk di Indonesia (JawaPos.com, 26/08/2019).

Lebih lanjut Jokowi menambahkan, alasan dipilih  Kaltim karena resiko bencana alam sangat kecil. Misalnya banjir, gempa, tsunami, kebakaran hutan, gunung meletus dan tanah longsor. "Juga dekat dengan wilayah kota yang berkembang, Balikpapan dan Samarinda, yang punya infrastruktur relatif lengkap (JawaPos.com, 26/08/2019).  Lokasi tersebut dinilai strategis. Jika ditarik koordinat, lokasinnya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia. Hanya di lokasi tersebut terdapat lahan pemerintah, yakni seluas 180.000 hektar (BBC News Indonesia, 26/08/2019).

Biaya pemindahan ibu kota, menurut Jokowi akan menghabiskan Rp 466 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak 19 persen akan didanai APBN. "Sisanya berasal dari kerjasama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU dan investasi langsung swasta dan BUMN," ujar Jokowi di Istana Negara. (BBC News Indonesia, 26/08/2019). 

Pemerintah akan menukar guling aset di Jakarta untuk tambahan membangun ibu kota baru. Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengungkapakn, pemerintah bisa mendapatkan sumber penerimaan baru dengan valuasi hingga Rp 150 triliun  dengan cara ini (Kompas.com, 6/8/2019). Bappenas akan segera menyusun payung hukum tentang pemindahan ibu kota untuk segera diajukan ke DPR, dan akan dibentuk badan yang akan mengurusnya.

 

Pro dan Kontra

Pemindahan ibu kota masih menuai pro kontra. Pertanyaan muncul, mengapa rezim Jokowi begitu antusias memindahkan ibu kota disaat kondisi keuangan buruk, hutang menumpuk dan situasi Papua tengah memanas yang seharusnya mendapat perhatian serius. Ketua MPR, Zulkifli Hasan meminta presiden untuk fokus kepada masalah Papua terlebih dahulu, sebab bila tidak ditangani serius, masalah Papua akan membesar dan semakin rumit.

Namun, permintaan Ketua MPR tidak mampu menghalangi nafsu besar rezim untuk memindahkan ibu kota dengan berbagai alasan. Masyarakat tahu, sebagian alasan yang diungkapkan Jokowi, seperti kemacetan, polusi udara dan banjir adalah persoalan yang disesumbarkan Jokowi saat  menjadi Gubernur DKI dan mau maju pilpres. Setelah 3 tahun menjadi Gubernur DKI dan 5 tahun menjadi  presiden, Jokowi tidak mampu menunaikan janjinya.

Para pakar dan peneliti  mengkritisi pemindahan ibu kota. Prof Emil Salim, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, menyebut, pemindahan ibu kota adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab."Kalau Jakarta rusak, ya diperbaiki, kok menjadi alasan pindah". Alasan pemerataan ekonomi juga bukan solusi. Ekonom, Dr Rizal Taufikurahman, menegaskan pemerataan tidak akan tercapai semudah itu, dengan pindah ibu kota.  Distribusi kue regional tidak semudah itu, ini kan bukan memindahkan pabrik, tapi lebih banyak aktifitas pemerintahan.

Sandiaga Uno, Eks Capres, meminta Presiden Jokowi lebih banyak melibatkan warga melalui referendum terkait wacana pemindahan ibu kota. Sandi merasa  masyarakat kurang dilibatkan. "Melalui referendum, dapat dilihat dampak kepada dunia usaha seperti apa, dampak kepada lingkungan hidup seperti apa,  harus bisa kita pahami semua". (CendekiaPos, 22/08/2019).

Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto menyampaikan bahwa DPR belum mendapat usulan resmi dari pemerintah untuk memindahkan ibu kota.  Memekarkan kabupaten saja harus pakai UU, apalagi memindahkanibu kota. Yandri menegaskan, kalau sampai DPR tidak diajak bicara, maka ibu kota yang baru tersebut ilegal. (suarasurabaya.net, 26/08/2019).  Irman Putra Sidin mengatakan, secara filosofi konstitusi, status Jakarta sebagai ibu kota tidak bisa  dicabut. Jakarta adalah ibu seluruh wilayah RI, ibu yang mengandung dan melahirkan NKRI. Tempat dimana bendera kebangsaan dijahit dan proklamasi dibacakan (RMOL.ID, 27/8).

Mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) menolak pemindahan ibu kota.Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring,Harly Prasetyo menyampaikan 94,7 persen ASN menolak jika ibu kota pindah ke Kalimantan. Alasan mereka, khawatir dengan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang kurang bermutu, juga gaji dan pendapatan mereka tidak akan cukup di ibu kota baru.

Pemindahan ibu kota hal yang wajar jika ditopang alasan logis, demi efektifitas pemerintahan, serta didukung ekonomi yang kuat. Namun  tidak wajar bila alasan utamanya  justru alasan psikologis. .Melihat fenomena selama Jokowi berkuasa, ketenangan politik menjadi salah satu alasan pemindahan ibu kota. Salah satu pejabat Mendagri mengatakan, ibu kota  adalah tempat yang betul-betul tenang,  tidak diwarnai hiruk pikuk politik lokal yang sering  mengganggu jalannya pemerintahan. Mungkinkah pilkada DKI dan aksi-aksi Ummat Islam selama ini dianggap mengganggu Pemerintahan Jokowi?

Menghindari banjir di Jakarta juga bukan alasan yang tepat. BNPB menjelaskan bahwa Kaltim, daerah rawan banjir, karena dekat hulu daerah aliran sungai (DAS). Plh Kapusdatin BNPB, Agus Wibowo menuturkan, daerah rawan banjir adalah Kutai Kartanegara dan Samarinda. Selain dekat DAS, Kaltim memiliki deforestasi cukup tinggi penyebab banjir. Kasus pembakaran lahan hutan tertinggi kedua, sehingga asap akan mengganggu. 

BNPB menuturkan ada potensi pencemaran minyak di laut.  Kaltim menjadi jalur  pelayaran antar pulau, Jawa dan Sulawesi. Kepala BMKG, Daryono mengatakan, meskipun minim, bukan berarti Kaltim bebas gempa. Secara geologi dan tektonik, Kaltim terdapat 3 struktur sumber gempa, yang dua masih aktif  (Kompas.com, 27/8/2019).

Pemindahan ibu kota memerlukan  perencanaan yang luar biasa. Pemindahan itu harus optimal dari sisi kota yang dibangun, kota yang ditinggalkan, selama transisi, semua urusan pelayanan rakyat tidak boleh terganggu. Setelah pemindahan, efisiensi pemerintahan harus meningkat. Hanya saja, pemindahan ibu kota ke Kaltim dianggap kurang bijaksana dan dipaksakan.. Pertanyaannya, apakah pemindahan ibu kota demi keamanan negaran dan mewujudkan kesejahteraan rakyat, sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi?

Wahyudi Al Maroky, Direktur Pamong Institute  mengatakan, pemindahan ibu kota syarat kepentingan politik. Ide ini tidak muncul ketika debat capres, lalu kenapa justru pasca pilpres seolah ada kegentingan yang memaksa pindah ibu kota. Sehari pasca ibu kota baru ditetapkan, Podomoro Land menawarkan  investasi di ibu kota baru (Republika.co.id, 27/8/2019). Terrlihat pemindahan ibu kota syarat kepentingan pemilik modal. Negara dalam sistem demokrasi dikuasai oleh korporasi,  jangan berharap nasib rakyat bisa meningkat. Negara justru membangun ibu kota megah ditengah masih banyak balita yang kurang gizi, anak putus sekolah, dan kenaikanm BPJS. Rakyat masih banyak yang menjerit karenan himpitan ekonomi yang makin sulit. Rakyat dipalak dengan aneka pajak yang semakin berat.

Biaya pemindahan ibu kota  yang cukup besar  justru menambah berat jeratan hutang Negara. Keterlibatan swasta semakin mengokohkan neoliberalisme  ekonomi di negeri ini. Negara berhutang kepada swasta, otomatis negara dibawah kendali swasta. Hutang yang akan ditanggung oleh seluruh rakyat, bukan hanya segelintir elit. Bahkan Lembaga Pengawas Aparatur Negara menegaskan  dengan gamblang, pemindahan ibu kota ada kaitannya dengan proyek obor China dan proyek New Jakarta 2025. *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Senin, 14 Oct 2019 14:45

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Senin, 14 Oct 2019 14:30

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Senin, 14 Oct 2019 13:42

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Senin, 14 Oct 2019 13:35

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

Senin, 14 Oct 2019 10:45

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Senin, 14 Oct 2019 10:32

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Senin, 14 Oct 2019 09:45

Tingkat Pengangguran Tinggi dan Ancaman Bonus Demografi

Tingkat Pengangguran Tinggi dan Ancaman Bonus Demografi

Senin, 14 Oct 2019 09:36

Buku 'Dilema PKS' Jadi Barang Bukti Penggeledahan Terduga Teroris, Ini Kata Penulis

Buku 'Dilema PKS' Jadi Barang Bukti Penggeledahan Terduga Teroris, Ini Kata Penulis

Senin, 14 Oct 2019 08:36

Miris! Tontonan Menjadi Tuntunan

Miris! Tontonan Menjadi Tuntunan

Senin, 14 Oct 2019 06:33

AS Akan Evakuasi Seluruh Pasukan Tersisa dari Suriah Utara Terkait Operasi Militer Turki

AS Akan Evakuasi Seluruh Pasukan Tersisa dari Suriah Utara Terkait Operasi Militer Turki

Ahad, 13 Oct 2019 22:30

PA 212 Tidak akan Rekonsiliasi dengan Pemerintah Jika...

PA 212 Tidak akan Rekonsiliasi dengan Pemerintah Jika...

Ahad, 13 Oct 2019 22:22

Pasukan Turki dan SNA Rebut Bagian Barat dan Distrik Pusat Kota Tal Abyad dari Teroris YPG

Pasukan Turki dan SNA Rebut Bagian Barat dan Distrik Pusat Kota Tal Abyad dari Teroris YPG

Ahad, 13 Oct 2019 21:50

Erdogan: 490 Teroris YPG Berhasil Dinetralkan Selama Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah Utara

Erdogan: 490 Teroris YPG Berhasil Dinetralkan Selama Operasi Perdamaian Musim Semi di Suriah Utara

Ahad, 13 Oct 2019 21:30

Ditolak UGM, Kuliah Umum UAS di UII Dihadiri 7000 Jamaah

Ditolak UGM, Kuliah Umum UAS di UII Dihadiri 7000 Jamaah

Ahad, 13 Oct 2019 20:06

Upaya Membangun Peradaban Mulia dengan Tahfizh Properti

Upaya Membangun Peradaban Mulia dengan Tahfizh Properti

Ahad, 13 Oct 2019 18:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X