Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.204 views

Saya Ini Menko, Kekuasaan Saya Besar, Kalian Mau Apa?

Oleh:

Asyari Usman, Wartawan Senior

 

INI bukan bercanda. Saya mau bertanya kepada pakar hukum pidana. Khususnya pakar pidana UU ITE. Sekaligus bertanya kepada para pakar politik dan demokrasi. Juga para pakar kebebasan berbicara. Yang ingin saya tanyakan begini.

Saya duduk sebagai Menko yang memegang kekuasaan sangat besar. Dan saya juga punya bisnis yang menggurita. Saya mengurusi semua hal. Apa saja yang muncul, presiden selalu menghubungi saya dan meminta pendapat saya. Apa yang saya katakan, selalu diterima oleh persiden. Sering juga saya sendiri yang membisikkan berbagai solusi masalah kepada persiden. Dan persiden selalu setuju.

Publik sudah sangat muak dengan kelakuan saya. Bahkan banyak yang jijik melihat cara saya mengendalikan pemerintahan. Cukup banyak pula yang mengatakan bahwa persiden adalah boneka saya. Sayalah persiden yang sesungguhnya. Terserah saja.

Nah, sebelum pertanyaan itu saya tuliskan, ada baiknya saya akui terus terang peranan saya sebagai menteri yang memilik kekuasaan besar. Saya akui bahwa saya memang diberi wewenang eksekutif yang tidak pernah ada dalam sejarah kabinet di mana pun di dunia ini. Kekuasaan yang saya pegang itu boleh dikatakan tanpa batas sektoral. Plus, tanpa ada etika ministerial. Pokoknya, semua saya campuri.

Semua saya yang atur. Semua menteri bisa saya kendalikan. Menteri bidang apa saja. Saking besarnya kekuasaan yang diberikan persiden kepada saya, saya bisa membungkam menteri apa saja. Sebaliknya, saya tidak bisa dilawan oleh menteri mana pun juga. Mereka semua harus patuh kepada saya.

Resminya, saya dulu mengurusi masalah ombak laut saja. Tetapi, saya berhasil meyakinkan persiden bahwa masalah investasi pun harus saya yang urus. Siapa saja yang mau membawa modal ke sini, harus lewat saya.

Yang saya utamakan adalah modal dari Cheena. Sekarang ini, apa saja yang mau dibangun harus diserahkan kepada Cheena. Pemerintah juga banyak ‘ngutang ke sana. Pokoknya, saya arahkan persiden untuk memperkuat kehadiran Cheena di sini.

Tidak hanya duit Cheena yang dimasukkan ke sini. Orang-orang mereka pun dibawa untuk mengerjakan proyek-proyek yang dibiayai oleh mereka. Kebetulan pula, Cheena membuat syarat bahwa semua proyek yang mereka biayai harus ditangani sendiri oleh orang mereka.

Saya sebagai Menko mengikuti saja apa yang diinginkan Cheena itu. Bahkan saya bantu mereka dengan kekuasaan besar yang saya miliki. Kalau, misalnya, ada instansi yang mencoba-coba menjalankan aturan izin masuk dan izin tinggal terhadap orang-orang Cheena, saya langsung turun tangan. Semua beres. Mereka bisa masuk dan bekerja. Semua pejabat lain diam. Tak berani melawan saya.

Lantas, apakah saya dapat keuntungan pribadi dari semua ini? Nah, soal ini ‘kan tidak ada bukti. Orang di luar sana banyak yang bilang saya dapat komisilah, fee proyeklah, hadiahlah, dlsb. Tapi, bisakah mereka buktikan itu? Kalau saya lihat, tidak bisa.

Itulah sebabnya saya ancam orang-orang yang mengatakan bahwa saya ini hanya memikirkan duit, duit, duit saja. Saya tersinggung. Dari mana mereka tahu bahwa saya mendapat keuntungan pribadi? Silakan mereka buktikan. Kalau tempohari ada laporan utama sebuah majalah bergengsi yang menguraikan tentang dugaan bahwa perusahaan-perusahaan saya memainkan pajak ekspor-impor, memang tidak saya layani. Saya diam saja. Kalian bisa menerka-nerka bahwa ke-diam-an saya itu pertanda isi laporan majalah itu benar. Terserah kalianlah.

Ok. Kembali ke pertanyaan yang belum saya tuliskan di sini. Saya mau bertanya kepada para pakar hukum pidana, apakah labelisasi bahwa “saya ini hanya memikirkan duit, duit, duit saja” adalah ucapan kebencian dan penghinaan?

Bagi saya, itu penghinaan. Karena itu, saya mengultimatum orang yang mengatakan itu agar meminta maaf kepada saya. Kalau tidak, saya akan bawa ke ranah hukum. Saya pasti menang. Orang itu pasti masuk penjara. Karena semua orang bisa saya atur.

Belakangan saya dengar banyak publik yang membela orang itu. Saya tak peduli. Silakan saja. Biar mereka tahu siapa saya. Biar mereka tahu siapa yang punya negara ini. Biar mereka tahu siapa yang mengatur persiden.

Terus, apakah ucapan itu bisa disebut kritik? Bagi saya, tidak. Itu bukan kritik. Kalau para pakar demokrasi mengatakan itu kritik, saya tak perduli. Saya mau hajar itu orang. Supaya yang lain-lain tak berani lagi mengkritik saya.

Kebebasan berbicara? Kebebasan berpendapat? No way. Tidak ada itu. Mau kalian bawa ke mana, silakan saja.

Saya ini Menko. Kekuasaan saya besar. Saya berkuasa penuh. Kalian mau apa?*

04 April 2020.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X