Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.372 views

Mengapa Ekonomi Syariah Lebih Tangguh?

 

Oleh:

Basrowi*

 

DISADARI bersama bahwa wabah Corona tidak hanya mengancam jiwa manusia tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan bisnis tidak terkecuali ekonomi syariah. Implikasinya menjalar ke seluruh sendi ekonomi syariah lainnya yang semakin hari semakin memperparah kerusakan jaringan rantai pasok.

Ancaman itu ditandai, pertama, turunnya permintaan terhadap seluruh produk bisnis syariah. Tingkat okupasi hotel syariah dan paket perjalanan wisata syariah, termasuk biro perjalanan umroh, seluruhnya mengalai kerugian yang sangat besar.

Aktivitas konsumsi masyarakat muslim mengalami penurunan pada semua produk non-bahan pokok, termasuk makanan dan minuman halal, kosmetika halal, dan fesyen muslim.

Kedua, biaya produksi semua produk halal menjadi naik seiring dengan terganggunya rantai pasok bahan baku dan barang modal yang digunakan untuk memproduksi produk halal. Kenaikan biaya juga dipicu oleh kendala transportasi dan perubahan sistem kerja Sumber Daya Insani (SDI).

Ketiga, terhambatnya penanaman modal pada bisnis-bisnis syariah. Pertumbuhan asset bank syariah juga mengalami penurunan. Termasuk pengembangan kawasan industri halal di berbagai daerah menjadi terhambat.

Keempat, adanya peningkatan resiko pada lembaga ekonomi syariah, baik bank umum syariah, perusahaan pembiayaan syarian dan lembaga keuangan non bank mikro syariah. Selain itu ada juga masalah keuangan operasional, resiko pasar, dan resiko likuiditas.

Banyaknya bisnis syariah yang tidak beroperasi menyebabkan terjadinya gagal bayar pada bank syariah. Seluruh investor pasar modal terbang ke asset yang lebih aman (flight to safety).

Tingkat Keparahan Krisis

Pada krisis keuangan global (1998) negara-negara pusat ekonomi syariah seperti Malaysia dan negara-negara Timur Tengah tidak begitu banyak memiliki konektivitas produk keuangan dengan Amerika serikat, sehingga efek krisisnya lebih rendah.

Sayangnya, pada saat krisis karena pandemi (2020), sistem kesehatan publik negara-negara episentrum ekonomi syariah belum mempunyai sistem kesehatan publik yang kuat, sehingga dampak krisis kesehatan ini jauh lebih parah dibandingkan negara maju.

Negara Konferensi Islam (OIC) hanya Oman yang mempunyai sistem kesehatan publik yang bagus versi WHO (nomor 8 dari 25 besar). Indonesia berada pada urutan 92. Libanon (91) dan Iran (93).

Dengan asumsi tingkat keparahan wabah relatif sama, maka beban keuangan ekonomi syariah tentu lebih berat. Akibat selanjutnya, bentuk recovery ekonomi syariah menjadi lebih lama. Industri pariwisata halal pada negara OIC juga berdampak paling parah.

Kalau membaca buku “Economic in the Time of Covid-19, bentuk shock dan recovery Ekonomi syariah termasuk industri pariwisata syariah, akan sangat sulit (L shape) dan butuh waktu yang lama.

Perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia membuat ‘surplus” yang ditempatkan pada bank syariah menjadi menipis. Padahal Petrodollar adalah induk yang tidak bisa dipisahkan dengan kelahiran Bank Syariah.

 

Strategi Mitigasi

Berbagai strategi mitigasi yang perlu dilakukan terhadap sektor ekonomi syariah antara lain. Pertama, seluruh karyawan yang bergerak di bidang ekonomi syariah diberi kelonggaran untuk bekerja dari rumah.

Kedua, di bidang keuangan syariah, berbagai kredit syariah tidak perlu memberikan berbagai biaya tambahan meskipun dilakukan restrukturasi dan reschedule kredit. Bank syariah sebagai wajah utama ekonomi syariah diyakini mampu memosisikan sebagai lembaga keuangan syariah yang tahan krisis dibandingkan bank konvensional.

Ketiga, bank syariah harus mampu beranjak dari sekedar berlabel halal dalam pemenuhan sistem nilai Islam yang melandasinya. Empat pilar yang menyangga ekonomi syariah harus sama-sama berdiri kokoh, seperti pemenuhan hukum Islam (legal), kebutuhan diri (self interest), kesejahteraan umat (social interest), dan kesinambungan lingkungan (ecological interest). Jangan sampai hanya tiang nomor satu saja yang kokoh, sementara tiang yang lainnya miring.

Saat krisi pandemi inilah saat yang paling tepat untuk menegakkan ketiga tiang lainnya yang masih “doyong”. Ekonomi syariah mampu menghadirkan keadilan dalam berekonomi melalui keseimbangan anatara legal, self interes, social interest, dan ecological interest. Sebagaimana Denis Leary katakan, "crisis doesn't create character; it reveals it."

Keempat, penyaluran kredit (pembiayaan) tepat harus berjalan dengan tetap memperhatikan kehati-hatian untuk menghindari tingginya kredit bermasalah di kemudian hari, dengan cara menyeleksi dengan ketat calon kreditur.

Kelima, bank syariah harus tetap meningkat kualitas asset yang berkaitan dengan IT dan ATM setor tunai, serta pengetatan margin dan bagi hasil bersih.

Strategi Bank Syariah Berkinerja Tinggi

Michael E. Potter dalam bukunya Competitive Advantage berpendapat bahwa ada tida strategi untuk mencapai kinerja tinggi yaitu: keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus (baik fokus biaya maupun fokus diferensiasi).

Bank syariah dalam menjalankan bisnis saat krisis jangan sampai kehilangan fokus. Jangan sampai permasalahan dalam manajemen biaya menyebabkan pudarnya fokus. Bank syariah harus tetap melakukan efisiensi biaya sehingga mempunyai keunggulan bersaing dan keunggulan dalam melewati krisis pandemi.

Bank syariah menerapkan bagi hasil, jual beli, dan sewa. Kesepakatan nisbah atau porsi di awal tidak berubah hingga akhir perjanjian. Pendapat bank syariah bisa naik seiring dengan pendapatan bagi hasil. Dalam kondisi ekonomi yang sulit, bank tidak terbebani bagi hasil yang tinggi. Bagi hasil kepada shahibul mal sangat tergantung pada pendapat bank.   

Kondisi neraca bank syariah pada masa krisis akibat pandemi covid-19 akan elastis, karena besarnya biaya yang diperuntukkan untuk pembayaran bagi hasil juga akan turun seiring dengan menurunnya pendapatan. Dengan demikian jelas, bahwa bank syariah akan lebih bertahan dibandingkan bank konvensional.

Di saat seluruh bank akan mengalami depresi pendapatan, maka bank syariah harus melakukan penguatan market share. Hal itu harus dilakukan karena, keunggulan bank bukan ditentukan oleh asal perusahaan atau keunggulan masa lalu, tetapi lebih ditentukan oleh  kemampuan menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Perusahaan harus mampu memfasilitasi kebutuhan pelanggan dengan berbagai platform dan sarana dan prasarana sesuai dengan perkembangan IT. Marketing digital akan menjadi differensiasi. Hal itu harus diimbangi dengan produk digital yang sesuai dengan kebutuhan customer.

Proses pemasaran 4.0 harus dilakukan oleh bank syariah. Selain itu, pemasaran 4.0 harus didukung dengan produk digital perbankan syariah yang handal. Ketika hal itu dilakukan, maka akan mampu meningkatkan market share yang signifikan di saat pandemi ini.*

*Alumni Ponpes Baitul Hikmah, S3 Unair, dan S3 UPI YAI Jakarta, Penggiat Ekonomi Syariah PPs UIN Raden Intan Lampung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X