Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.741 views

Proyek Gagal Film “My Flag”

 

Oleh:

Yons Achmad || Praktisi Komunikasi

 

FILM “My Flag: Merah Putih VS Radikalisme” yang diunggah di Youtube NU Channel adalah proyek gagal. Alih-alih mendapatkan apresiasi publik, yang terjadi justru sebaliknya. Banyak kalangan menilai film itu bernuansa adu domba sesama umat Islam. Saya kira, memang ada benarnya. Tak usah jauh-jauh menilainya. Lihat dan baca saja beragam komentar film yang ditayangkan di Youtube itu.

Saya kutip dua komentar yang muncul. Akun Abu Nizar berkomentar “Yang bikin narasi videonya BAHLUL. Mengadu domba sesama muslim!”. Dibalas akun Siti Nisa Nurjanah “Mana ada adu dombanya bangsat”. Komentar-komentar semacam itu muncul tanpa ada filter dari admin atau semacamnya. Komentar-komentar liar. Belum lagi yang memakai akun-akun anonim atau akun-akun yang tidak jelas identitasnya. Maka, kalau ada yang punya anggapan semacam itu (adu domba), ya ada benarnya juga. Singkat cerita, film itu lebih banyak yang “Dislike” daripada yang “Like”.

Menyoroti kontroversi yang berkembang, ijinkan saya sedikit mengulas filmnya. Di ranah kajian komunikasi, dikenal istilah semiotika, ilmu tentang tanda. Umberto Eco dalam “A Theory of Semiotics” pernah menyebut setidaknya 19 bidang yang bisa dijadikan kajian semiotik, salah satunya adalah visual communication (komunikasi visual), di mana film masuk ke dalamnya.

Pemikir semiotika lain, Roland Barthes punya pandangan bahwa semiotik dapat meneliti teks di mana tanda-tanda terkodifikasi dalam sebuah sistem. Dengan demikian, semiotik dapat meneliti beragam teks seperti berita, iklan, fashion, fiksi, drama dan tentu saja film. Di sini, analisis wacana yang dalam ranah kajian komunikasi dikenal sebagai semiotika sosial bisa sedikit membantu mencermati duduk perkara pesan yang dipropagandakan dalam film berdurasi 7,5 menit itu.

Kita lihat dari segi medan wacana (field of discourse) yaitu terkait dengan apa yang dijadikan “wacana” dalam film itu. Seperti yang kita tahu, film itu diluncurkan dalam rangka menyambut hari santri. Lewat simbol merah putih, bendera NKRI, film itu mencoba ceritakan pentingnya rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Judul My Flag: Merah Putih VS Radikalisme tak terlalu jadi masalah. Ketika radikalisme dimaknai sebagai cara kekerasan untuk mencapai tujuan (politik) tertentu, hal itu bolehlah. Memang bertentangan dengan NKRI. Sampai di sini film itu tak jadi soal.

Selanjutnya pelibat wacana (tenor of discourse). Merujuk pada orang atau tokoh-tokoh di dalam film tersebut. Tak ada tokoh menarik dalam film itu. Hanya, ada salah satu tokoh “Narasumber” diperankan oleh Gus Muwafiq yang mengingatkan kita pada peristiwa beberapa waktu lalu. Tokoh ini pernah tersangkut kasus penghinaan nabi dengan menyebut nabi Muhammad sewatu kecil “Rembes”, walaupun kemudian minta maaf.

Tokoh ini memang nyentrik, salah satu penceramah yang pernah diundang istana. Hanya saja, kehadirannya dalam film itu tak terlalu mendapatkan sorotan. Tapi, satu pesan yang disampaikan Muwafiq perlu didiskusikan, yang paling menonjol ucapannya “Sejauh mana iman kita adalah sejauh mana kita menjaga bangsa dan Negara”. Kemudian, sorotan lain adalah keberadaan gadis bercadar yang diperlakukan secara kurang elok dalam film itu. Bagaimana penggambarannya? Kita lanjut ke pusat perhatian berikutnya.

Apa itu? Sarana wacana (mode of discourse). Merujuk pada bagaimana sosok tertentu digambarkan dan bagaimana sosok lain juga dipertontonkan. Dalam tayangan film tersebut, ada adegan yang memperlihatkan bagaimana gadis bercadar itu digambarkan. Hal ini yang kemudian mengundang kontroversi yang dinilai hanya mengadu domba semata. Kontroversi itu muncul sekira menit ketiga film pendek itu. Tokoh perempuan yang digambarkan sebagai santri berujar “Sejauh mana imanmu, sejauh itu pula cintamu pada negerimu”. Beberapa detik sebelumnya Muwafiq berujar “Silakan pasang bendera tapi jangan tandingi merah putih, kalau bendera merah putih kamu tandingi maka yang berjiwa merah putih pasti akan menghancurkanmu”.

Lalu adegan baku hantam muncul. Tokoh santri putri mencopot cadar tokoh lain yang juga berjilbab. Di sini kontroversi itu muncul. Sosok gadis bercadar digambarkan sebagai sosok radikal. Sampai sini, jelas sudah bahwa dilihat dari pesan yang disampaikan, film ini boleh dibilang proyek gagal, bahkan awalnya mungkin dengan niat baik sekalipun dalam pembuatannya. Cinta NKRI, cinta tanah air, cinta bangsa memang sudah seharusnya. Tapi, kenapa semangatnya justru menghancurkan pihak lain yang dinilai beda pandangan bahkan hanya berbeda penampilan? Sampai di sini, logika publik berontak karena jelas film itu menyampaikan pesan yang salah dalam urusan keberagamaan maupun dalam menyikapi keragaman.

Ke depan, saya kira, yang dibutuhkan adalah narasi-narasi yang penuh harmoni. Film ini jelas hanya menambah masalah kehidupan berkebangsaan. Serampangan menampilkan, salah satunya sosok bercadar sebagai identitas dari kaum radikal yang tak cinta NKRI. Sungguh, sebuah pelabelan, stigma (cap) yang gegabah menyematkan citra jelek pada individu atau komunitas tertentu hanya lewat tampilan luar yang dikenakan. Sebuah sikap yang malah akan mengancam keberagaman itu sendiri. Itu sebabnya, saya menilai film ini adalah proyek gagal membangun keharmonisan berkebangsaan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

Selasa, 15 Jun 2021 11:01

Pembunuh 4 Keluarga Muslim Di Ontario Kanada Didakwa Dengan Tindak Pidana Terorisme

Pembunuh 4 Keluarga Muslim Di Ontario Kanada Didakwa Dengan Tindak Pidana Terorisme

Selasa, 15 Jun 2021 10:23

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Selasa, 15 Jun 2021 10:06

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Selasa, 15 Jun 2021 07:43

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Senin, 14 Jun 2021 20:23

Islam adalah Agama Sosial

Islam adalah Agama Sosial

Senin, 14 Jun 2021 20:15

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Senin, 14 Jun 2021 17:05

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

Senin, 14 Jun 2021 13:35

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Senin, 14 Jun 2021 11:30

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00


MUI

Must Read!
X