Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.828 views

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Kebangsaan

 

ANIES memang tangguh! Gubernur DKI yang satu ini semakin melejit namanya. Dihajar dari semua sudut, tidak hanya popularitasnya, tapi elektabilitasnya justru naik.

Pertama, Anies selalu dibully. Terus dicari kesalahannya. Tuduhan tak pernah ada henti-hentinya. Mulai korupsi jembatan ambruk, hingga rumah gratifikasi sebagai kompensasi reklamasi. Karena tak terbukti, ini mendatangkan semakin simpati publik ke Anies.

Tuduhan yang tak terbukti, apalagi itu bertubi-tubi, justru menjadi poin positif yang secara politik, itu sangat menguntungkan bagi Anies. Popularitas makin tinggi, begitu juga dengan simpati publik.

Saat Ketua KPK “berencana” akan meminta keterangan dari Anies terkait korupsi Dirut PD. Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, ada pihak-pihak yang mulai memanfaatkan isu ini. Seolah, isu ini bisa membunuh karakter Anies.

Kasus ini mendorong publik untuk membuat perbandingan. Jika Dirut BUMN tersangka korupsi, apakah sang menteri terlibat? Dalam kasus Dirut BUMN, menteri seringkali tidak dimintai keterangan. Baik menteri BUMN maupun menteri keuangan. Publik akan bertanya-tanya: kenapa Anies dimintai keterangan?

Ini hanya analogi awam. Publik secara umum memang awam. Soal hukum, KPK berhak memanggil Anies. Ini sah dan legal. Dengan catatan, keterangan Anies memang diperlukan.

Rencana pemanggilan terhadap Anies, jika ini terjadi dan tidak ada bukti keterlibatan Anies, secara politik akan semakin menaikkan rating Gubernur DKI ini. Dari kasus ini, popularitas Anies akan tambah melejit.

Kedua, Anies tipe pemimpin yang tidak reaktif ketika dikritik. Terhadap berbagai tuduhan dan caci maki, Anies diam. Prinsipnya: “Dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang”. Ini seolah sudah menjadi mantra Anies menghadapi setiap serangan. Dan ternyata, ini mampu menghipnotis simpati publik. Sebab, Anies melakukannya secara wajar dan normal. Semua berjalan secara alami.

Kenapa tidak dilaporkan ke polisi? “Lapor melapor” nampaknya tidak menjadi opsi pilihan bagi Anies. Sikap pemimpin mesti seperti itu. Telinganya harus lebar, hatinya mesti lapang. Mampu menampung tidak saja pujian, tapi juga perbedaan dan bullyan.

Konsekuensi menjadi seorang pemimpin memang harus siap dikritisi, bahkan dicaci maki. Gak siap, jangan jadi pemimpin. Kalau dikit-dikit lapor, rakyat akan takut bersikap kritis. Kalau sudah gak ada yang bersikap kritis, ini akan menciptakan krisis demokrasi. Risiko yang lain, pemimpin akan kehilangan sparing partner. Dan ini gak sehat untuk bangsa kedepan.

“Jangan dilaporkan, mereka sedang mencari makan”, sindir Anies. Halus, tapi jleb, mengena.

Seorang pemimpin bukan hanya dituntut kemampuannya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga diharapkan mampu mewariskan mentalitas bernegara yang sehat. Dan mentalitas bernegara yang sehat ditandai diantaranya dengan adanya ceks and balances. Keterlibatan dan partisipasi rakyat harus diberi ruang. Tanpa partisipasi rakyat, demokrasi akan mati, sistem otoriter akan tegak berdiri, dan korupsi akhirnya merajai.

Orde Baru sukses memenuhi tuntutan yang pertama, tapi gagal membangun mental dan mewariskan sistem kerja yang sehat. Begitu juga para pemimpin di era reformasi. Saat ini, jika indeks demokrasi kita terendah selama 14 tahun terakhir (6,3) dan rangking korupsi kita nomor 102 dari 180 negara, ini karena banyak pemimpin kita yang lebih fokus pada infrastruktur, tapi abai terhadap pembangunan mental dan tidak mewariskan sistem kerja yang sehat.

Ketiga, Anies konsisten bekerja. Gubernur digaji untuk bekerja. Setiap pekerjaan akan diukur hasilnya. Terkait Anies, ada 23 janji. Perlu dilihat sama-sama apa sudah dituntaskan? Di masa Anies, apa yang sudah berubah dengan Jakarta? Pengelolaan anggaran, angka korupsi, tingkat kemacetan, penanganan banjir, polusi udara, kesejahteraan warga Jakarta, keamanan dan kenyamanan hidup di Jakarta. Semua faktor harus dilihat, diukur dan dinilai. Mesti obyektif!

Terutama soal mengatasi wabah pandemi covid yang melanda Jakarta saat ini. Anies dianggap paling siap dan sigap. Tracing paling cepat, vaksinasi terbanyak, tingkat kematian paling rendah, dan covid di Jakarta duluan melandai. Meski demikian, tetap saja ada celah bagi sejumlah pihak untuk menyalahkan Anies. Bagi mereka, Anies harus tetap salah. Ini yang seru. Demokrasi jadi hidup.

Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Pepatah populer ini mengajarkan pada para pemimpin untuk tetap fokus pada visi dan orientasi kerjanya. Kalau ini yang jadi prinsip dalam melangkah, semua energi pemimpin akan lebih optimal hasilnya untuk bisa dinikmati oleh rakyat. Rakyat lebih tenang dan hidup semakin nyaman.

Asal bisa fokus pada pekerjaan, maka segala bentuk cacian dan bullyan hanya akan menjadi hiburan dan pengantar istirahat malam. Terus istiqamah Anies, Tuhan melihat kesabaran pemimpin, bukan keangkuhannya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X