Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.167 views

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

 
Oleh: Evyta Ar
 
Setiap kali informasi palsu masuk ke beranda media sosial dan menyebar dengan cepat, kita barangkali sering bertanya-tanya mengapa orang-orang begitu antusias membagikan informasi yang kebenarannya masih dipertanyakan. Di lain pihak, konten-konten media yang cenderung memberikan dampak negatif bagi masyarakat justru lebih digandrungi ketimbang konten yang manfaatnya lebih nyata dirasakan. Maraknya berita seputar keributan antar pengguna media sosial, pelecehan, atau ujaran kebencian membuat daftar permasalahan di seputar literasi media semakin panjang.
 
Hoaks memang sudah menyebar terlalu luas dan hampir tidak terkendali. Berbagai informasi keliru dan menyesatkan semakin mudah dicerna masyarakat tanpa penyaring. Akibat penyebaran informasi keliru ini, cara masyarakat bersosialisasi, berkomunikasi bahkan berpikir pun lambat laun berubah. Rasa-rasanya sebagian besar kita berjalan semakin jauh ke dalam kegelapan belantara informasi. Ada banyak ranah kehidupan yang kemudian menjadi terpengaruh akibat perubahan ini; sosial, politik, ekonomi, agama, bahkan pendidikan. Apa yang menyebabkan perubahan besar ini?
 
Hoax, Efek Negatif Teknologi?
 
Menurut McLuhan, seorang ahli media dari Kanada, the medium is the message. Sederhananya, teknologi media menyebabkan perubahan cara hidup masyarakat, seperti yang dikutip oleh Dyna Herlina di dalam bukunya yang berjudul Literasi Media: Teori dan Fasilitasi, “McLuhan memandang bahwa setiap medium, terlepas dari kontennya, memiliki efek intrinsik sendiri sebagai pesan yang unik. Kekuatan pesan media dipengaruhi perubahan skala, kecepatan, dan pola. Jika medium membentuk dan mengendalikan skala, asosiasi dan tindakan khalayak juga akan berubah.”
 
Kita cenderung menyalahkan internet setiap kali muncul kasus-kasus yang berkaitan dengan informasi palsu. Jika bukan internet, kita kerap menyalahkan teknologi yang berpacu kencang setiap waktunya, yang berisi konten-konten berdampak negatif. Padahal, konten itu sendiri diproduksi dan disebarkan oleh manusia, sedangkan teknologi adalah alat yang seharusnya bisa dikendalikan oleh penggunanya. Di sisi lain, rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat juga menjadi kambing hitam atas penyebab kemampuan literasi media kita yang juga rendah. Jadi, bagaimana kita mengurai permasalahan dalam literasi media yang seperti benang kusut ini?
 
Rendahnya kemampuan literasi media masyarakat merupakan dampak dari persoalan yang jauh lebih dulu ada sebelum persoalan kesejahteraan. Adian Husaini menyebutnya dengan persoalan pola pikir dan mentalitas, yang termaktub di dalam pengantar buku Islamic Worldview karya Dr. Abas Mansur Tamam. Malek Ben Nabi menyebutnya dengan istilah problem peradaban.
 
Pola pikir dan mentalitas berkaitan erat dengan kultur sebuah bangsa, yang pada akhirnya akan membentuk perilaku seseorang dalam kehidupan. Di dalam worldview Islam, konsep tentang pola pikir dan mentalitas ini berkaitan erat dengan pemahaman yang benar tentang hakikat manusia itu sendiri sebagai ciptaan Allah, makhluk sosial dan kaitannya dengan alam. Apabila seseorang memahami hakikat dirinya di dunia ini sesuai worldview Islam, maka ia akan memahami hak dan kewajibannya, mampu menilai benar dan salah, sehingga pada akhirnya ia akan bersikap adil terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan dunia dan akhiratnya.
 
“Karena itu Islam menuntut dua hal. Pertama terkait aspek ilmu, dimana Islam harus dipahami dengan benar. Kedua terkait dengan kultur, dimana Islam harus menjelma menjadi mentalitas, baik cara berpikir maupun perilakunya,” ungkap Adian Husaini.
 
Untuk membentuk pola pikir dan mentalitas sesuai worldview Islam, maka seseorang membutuhkan sumber pengetahuan, yang oleh Dr. Abas Mansur Tamam dibagi menjadi dua, yakni berasal dari agama dan masyarakat. Menurutnya, “Informasi dari salah satu atau kedua sumber itu (masyarakat dan agama) bertambah secara gradual dalam diri manusia. Pemahamannya berangsur meningkat dari sederhana menjadi kompleks. Pada akhirnya, pengetahuan menjadi luas, berbagai persoalan yang dihadapinya dipahami dengan jelas, sehingga disikapi dengan benar. Pada tahap itulah, pengetahuan yang dimilikinya berfungsi sebagai worldview.”
 
Muslim Melek Literasi Media
 
Informasi dan pengalaman adalah dua hal yang akan terus kita terima sejak lahir. Sementara media, ia merupakan salah satu corong dalam perputaran informasi di tengah masyarakat dengan pengaruhnya yang sangat besar. Bagi seorang muslim, ketika kita ingin melek literasi media, maka yang perlu diperbaiki adalah pola pikir dan mentalitas, atau frasa yang lebih sederhananya adalah akal dan akhlak, yang seharusnya sesuai dengan worldview Islam dalam berbagai aspek kehidupan.
 
Masih mengutip penjelasan Dr. Abas Mansur Tamam terkait konsep akal dan akhlak ini, beliau menyebutkan, “Membiasakan kehidupan Islam yang benar membutuhkan proses pendidikan. Karena realitasnya sering kali ada kesenjangan antara kepakaran seseorang dengan akhlak dan perilakunya. Mungkin seseorang memiliki khazanah pengetahuan Islam yang luas, tetapi pada waktu yang sama dia memusuhi Islam dan umatnya. Atau sebaliknya, ada yang pengetahuan keislamannya sederhana, tetapi konsisten dengan apa yang diketahuinya.”
 
Dengan penjelasan tersebut, nampaknya pertanyaan tentang mengapa orang-orang yang tingkat keilmuannya baik, mungkin setaraf profesor, ulama, atau ahli di bidang tertentu, justru masih sering terjebak dalam penyebaran informasi keliru akhirnya terjawab sudah. Dengan memahami realitas kehidupan yang benar dan salah, kita akan menahan diri untuk membagikan informasi yang menyesatkan sebelum memastikan kebenarannya. Memahami konsep worldview Islam, kita akan menjaga lisan untuk menyampaikan informasi palsu yang tidak berdasar pada sumber yang valid. Dengan memahami hakikat manusia sesuai worldview Islam, kita akan menahan diri untuk memproduksi konten-konten tidak baik.
 
Selain menambah pengetahuan dengan ilmu yang benar, pembiasaan terhadap akhlak atau adab yang salih sesuai worldview Islam akan memberikan dampak pencerahan yang lebih baik bagi kita di dunia literasi. Lagi-lagi pada akhirnya, menjadi muslim yang utuh adalah jawaban atas banyak persoalan. (rf/voa-islam.com)
 
*Penulis adalah anggota Forum Lingkar Pena Sumut
 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07


MUI

Must Read!
X