Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.286 views

Serangan Bom Hantam Kedubes AS di Libya Setelah Klaim Tewasnya Al-Libi

BENGHAZI, LIBYA (voa-islam.com) - Sebuah bom meledak di luar kantor misi diplomatik AS di kota Libya Benghazi Rabu malam, beberapa jam setelah AS mengklaim berhasil membunuh orang nomer dua Al-Qaidah asal Libya, Abu Yahya Al-Libi dalam serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan.

Sebuah alat peledak improvisasi dijatuhkan dari kendaraan yang melintas ke jalan di luar kantor kedubes tersebut, di daerah kelas atas dari pusat Benghazi. Alat itu meledak setelah beberapa saat dan merusak sedikit gerbang gedung, para pejabat AS dan Libya mengatakan.

Washington telah mengkonfirmasi beberapa jam sebelum serangan itu bahwa sebuah serangan pesawat tak berawak yang dioperasikan AS telah membunuh Abu Yahya al-Libi, seorang ulama dan pemimpin senior Al-Qaidah kelahiran Libya, di Pakistan.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah meminta pihak berwenang Libya untuk meningkatkan keamanan di sekitar fasilitas AS tersebut.

"Kami menyesalkan serangan terhadap misi diplomatik kami di Benghazi," kata juru bicara Departemen Mark Toner pada konferensi pers.

Toner mengatakan seorang penjaga lokal melaporkan bahwa serangan sedang berlangsung terhadap salah satu dinding perimeter komplek Benghazi dan memperingatkan staf diplomatik untuk berlindung.

Pemboman itu akan menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kurangnya keamanan di Libya, di mana tahun lalu Muammar Kadhafi digulingkan dalam pemberontakan yang didukung oleh kekuatan udara NATO.

Pemerintah rapuh itu masih berjuang untuk memulihkan stabilitas setelah pemberontakan dan senjata serta bahan peledak yang dijarah dari gudang senjata kadhafi dengan mudah tersedia.

Toner mengatakan Washington sedang menunggu hasil dari investigasi oleh pemerintah Libya, tapi tidak punya alasan untuk mencurigai serangan itu adalah pembalasan atas pembunuhan Abu Yahya Al-Libi.

Namun beberapa analis keamanan menyatakan ketidak setujuannya: "Kemungkinan bahwa tindakan ini terjadi karena apa yang terjadi pada Abu Yahya adalah, menurut pendapat pribadi saya, sangat kuat," kata Noman Benotman, seorang mantan mujahid asal Libya yang kini menjadi ahli deradikalisasi.

"Loyalis Al-Qaidah mungkin ingin menyampaikan pesan ke AS ... untuk mengatakan sudah cukup," katanya.

..Kemungkinan bahwa tindakan ini terjadi karena apa yang terjadi pada Abu Yahya adalah, menurut pendapat pribadi saya, sangat kuat..

Kerusakan ringan

Seorang juru bicara pemerintah sementara Libya - yang telah bersekutu erat dengan Washington - mengatakan bahwa salah satu personel keamanan di daerah misi AS mengalami luka ringan dalam ledakan tersebut.

Jalan di Benghazi dimana misi diplomatik terletak itu ditutup pada hari Rabu. Di gedung kedutaan di Tripoli, tiga penjaga keamanan bertugas namun tidak ada bukti dari keberadaan peningkatkan keamanan Libya.

Sebuah misi dagang dari Amerika Serikat dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan dimulai pada hari Kamis di Tripoli dan Benghazi. Tidak jelas sekarang apakah itu akan dilanjutkan.

Seorang juru bicara Dewan Transisi Nasional yang berkuasa Libya, Mohammed al-Harizy, mengatakan penyelidik mengejar siapa yang melakukan serangan itu, tapi tidak memberikan rincian.

Ahli kelompok militan telah meramalkan bahwa pembunuhan Al-Libi, yang digambarkan oleh para pejabat AS sebagai pukulan besar bagi Al-Qaidah, akan memprovokasi beberapa jenis reaksi di negara asalnya.

Meskipun ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di luar Libya, ia adalah anggota dari Kelompok Pejuang Islam Libya yang sekarang sudah tidak berfungsi, yang berjuang memberontak melawan Kadhafi pada 1990-an, dan keluarganya terkenal di Libya.

Saudaranya, Abu Bakar al-Qayed, kepada Reuters melalui telepon mengatakan ia tidak mengetahui apa-apa tentang serangan Benghazi. Ketika ditanya apakah ia berpikir akan ada reaksi di Libya untuk pembunuhan Abu Yahya Al-Libi, ia hanya mengatakan: "Saya tidak tahu, tapi Muslim adalah saudara dari Muslim."

Benghazi, kota kedua Libya, telah menjadi fokus bagi serangan-serangan bergaya gerilyawan dalam beberapa bulan terakhir, namun serangan semalam adalah pertama kalinya fasilitas AS di Libya telah menjadi target sejak Khadafi digulingkan.

Pada tanggal 22 Mei, sebuah granat roket menghantam kantor Komite Internasional Palang Merah di kota, meledakan lubang kecil di dalam gedung tetapi tidak menyebabkan korban.

Sebulan sebelumnya, sebuah bom dilemparkan ke satu konvoi yang membawa kepala misi PBB ke Libya. (by/reuters)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Lewat Fatwa dan Tausyiah, MUI Berperan Besar Tangani Covid-19

Senin, 26 Jul 2021 14:20

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Semoga Rektor UI Menjadi “Kyai Haji Ari Kuncoro”

Senin, 26 Jul 2021 12:48

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Ahmad Syaikhu: Pada Masa Pandemi, Keluarga Perlu Tiga Penguatan

Senin, 26 Jul 2021 11:39

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Anak Belum Baligh Menjadi Imam Shalat

Senin, 26 Jul 2021 11:00

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Jika Pandemi Berlanjut, Mungkin Saja Nanti Ada Fatwa Nikah Daring

Senin, 26 Jul 2021 10:51

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

MUI 46 Tahun, KH Cholil Nafis: Sarana Dakwah danl Perekat Umat

Senin, 26 Jul 2021 10:29

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung

Senin, 26 Jul 2021 08:19

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Israel Larang Masuk Truk Bahan Bakar Untuk Pembangkit Listrik Di Jalur Gaza

Ahad, 25 Jul 2021 22:20


MUI

Must Read!
X