Ahad, 26 Zulqaidah 1447 H / 9 September 2012 21:09 wib
3.595 views
44 orang Tewas dalam Gelombang Serangan Pejuang Islam di 11 Kota di Irak
BAGHDAD, IRAK (voa-islam.com) - Pejuang Islam menewaskan sedikitnya 44 orang dan melukai hampir 240 orang dalam gelombang serangan terhadap pasukan keamanan Irak pada Ahad, menembak mati tentara di sebuah pos tentara dan membom calon polisi yang menunggu dalam antrean untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan minyak, kata para pejabat.
Kekerasan tersebut, yang melanda setidaknya 11 kota tersebut menyoroti upaya pejuang Islam untuk menabur kekacauan di dalam negeri dan melemahkan pemerintah Irak yang dikuasai Syi'ah.
Dalam serangan mematikan hari Ahad itu, orang-orang bersenjata menyerbu sebuah pos kecil Angkatan Darat Irak di kota Dujail sebelum fajar, menewaskan sedikitnya 10 tentara dan melukai delapan lainnya, kata polisi dan pejabat rumah sakit di kota terdekat Balad, sekitar 80 kilometer utara Baghdad. Para pejabat berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk memberikan informasi kepada wartawan.
Beberapa jam kemudian, sebuah bom mobil menghantam sekelompok calon polisi yang menunggu dalam antrean untuk melamar pekerjaan di perusahaan minyak yang dikelola negara Northern Oil Co. di luar kota utara Kirkuk. Komandan polisi kota Kirkuk Brigadir Jenderal Sarhad Qadircmengatakan tujuh rekrutmen polisi tewas dan 17 terluka dan menyalahkan serangan pagi itu kepada Al-Qaidah.
Pemboman berlanjut ke selatan negara itu, di mana bom yang menempel di dua mobil yang diparkir meledak di kota Nasiriyah terletak 320 kilometer tenggara Baghdad yang didominasi kaum Syi'ah. Ledakan berada di dekat konsulat Perancis dan sebuah hotel lokal di kota itu, meskipun konsulat tampaknya tidak menjadi sasaran serangan.
Wakil direktur kesehatan lokal Dr Adnan al-Musharifawi mengatakan dua orang tewas dan tiga terluka di hotel, dan satu polisi Irak terluka di konsulat. Al-Musharifawi mengatakan tidak ada diplomat Prancis yang termasuk di antara korban
Serangkaian serangan yang lebih kecil hari Ahad juga melanda sembilan kota lainnya, termasuk Baghdad.
Di lingkungan timur ibukota Syiah dari Husseiniyah, bom pinggir jalan menewaskan seorang polisi dan seorang pejalan kaki, keamanan dan pejabat kesehatan mengatakan. Delapan orang, termasuk empat tentara, terluka, kata para pejabat.
Sisa dari serangan bom mobil menghantam kota-kota membentang dari kota pelabuhan selatan terbesar kedua di Irak, Basra, ke kota Tal Afar di barat laut Baghdad, dekat perbatasan Suriah.
Ledakan di Basra menewaskan tiga orang dan melukai 24, sedangkan bom di Tal Afar membunuh dua orang yang lewat dan melukai tujuh lainnya, kata para pejabat.
Sepasang bom mobil di selatan provinsi Maysan menewaskan lima orang dan melukai 40 di luar sebuah tempat suci Syiah Imam al-Sharqi Ail, kata direktur situs suci Syi'ah tersebut, Ammar Abdullah.
Sebuah bom pinggir jalan di Taji, utara Baghdad, menewaskan dua orang yang lewat dan 11 luka-luka, dan ledakan di kota-kota Sunni Hawija dan Ar Riyad, luar kota titik nyala Kirkuk di utara Baghdad, melukai tujuh orang.
Di Tuz Khormato dekat kota Kirkuk, 290 kilometer utara Baghdad, sebuah bom mobil di luar sebuah pasar menewaskan empat orang dan melukai 41 orang, kata direktur kesehatan provinsi Salahuddin Raeed Ibrahim. Dan di Kirkuk sendiri, Qadir mengatakan tigal ledakan dua bom mobil dan bom pinggir jalan, menewaskan tujuh orang dan melukai sekitar 70 lainnya.
Tidak ada pihak yang segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan, namun pasukan keamanan sering menjadi sasaran cabang Al-Qaidah Irak cabang, yang telah bersumpah untuk menegaskan kembali keberadaan mereka merebut kembali daerah yang pernah mereka kuasai sebelum sebelum pasukan AS mundur dari negara itu tahun lalu. (by/AP)
Foto: AP
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!