Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.591 views

Utusan PBB: Myanmar Tidak Mau Menyelidiki Genosida Terhadap Muslim Rohingya

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Myanmar mengatakan pemerintah Myanmar "tidak mau" untuk menyelidiki kekerasan yang disponsori negara terhadap komunitas Muslim Rohingya di negara itu, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil tindakan sebelum terlambat.

Pelapor Khusus PBB Yanghee Lee mengatakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan di akun Twitter-nya pada hari Senin (8/10/2018) bahwa pemerintah Myanmar telah mengambil "langkah terbatas dan tidak memadai" untuk menyelidiki kekejaman terhadap Muslim Rohingya.

Tahun lalu, pasukan bersenjata Myanmar, yang didukung oleh kelompok ekstrimis Budha, melancarkan tindakan keras yang disponsori negara terhadap komunitas Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine. Ribuan orang telah tewas dan lebih dari 700.000 orang Rohingya hanya selamat dengan melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh, di mana mereka berkemah di pusat-pusat pengungsi yang penuh sesak dalam kondisi hidup yang mengerikan.

“[Myanmar] tidak mampu dan tidak mau melepaskan kewajibannya untuk melakukan investigasi dan penuntutan yang kredibel, cepat, menyeluruh, independen dan tidak memihak,” kata Lee.

PBB telah menyimpulkan bahwa kekejaman tersebut merupakan genosida.

Myanmar, bagaimanapun, telah secara terang-terangan tidak mau mengakui kekerasan itu. Bagaimanapun, bukti besar telah dikumpulkan oleh pengamat internasional, petugas medis, dan wartawan, meskipun pemerintah telah memblokir akses ke titik nol kekerasan, yaitu Rakhine.

‘Kasus harus diteruskan ke ICC segera’

Mengingat penolakan pemerintah untuk menahan diri bertanggung jawab atas kekejaman, Lee mendesak "masyarakat internasional untuk mengambil tindakan."

"Setiap penundaan dalam menegakkan keadilan hanya akan menghasilkan lebih banyak pelanggaran," ia memperingatkan, mengatakan bahwa PBB harus "merujuk situasi di Myanmar ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) segera."

Pengadilan yang bermarkas di Den Haag telah mengatakan bulan lalu bahwa mereka telah membuka penyelidikan awal atas kejahatan militer. Myanmar bukan anggota pengadilan, tetapi keanggotaan Bangladesh, yang menampung puluhan ribu pengungsi Rohingya, merupakan dasar yang cukup untuk yurisdiksinya atas kasus ini.

Lee sendiri telah dilarang memasuki Myanmar sejak Desember tahun lalu, setelah kritik tajamnya atas perlakuan pemerintah terhadap Rohingya.

Dia telah meminta India untuk mengizinkan untuk bertemu pengungsi Muslim Rohingya di sana tetapi tidak mendapat tanggapan dari New Delhi. Diperkirakan 40.000 pengungsi Rohingya telah melarikan diri ke India. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 21/01/2020 01:01

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa