Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.912 views

HRW Kecam ‘Outsourcing' Prancis Atas Persidangan Tersangka Anggota IS yang Ditahan di Irak

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Human Rights Watch (HRW) pada hari Jumat (31/5/2019) mengecam "outsourcing" Prancis atas persidangan tersangka anggota kelompok Islamic State (IS) yang ditahan di Irak di mana tujuh warga negaranya telah dihukum mati pekan ini.

Dua dari mereka "menatakan mereka disiksa atau dipaksa untuk mengaku," kata kelompok pengawas yang bermarkas di New York itu dalam sebuah pernyataan.

"Prancis dan negara-negara lain tidak seharusnya melakukan outsourcing manajemen tersangka terorisme mereka ke sistem peradilan yang kejam," kata penjabat direktur HRT Timur Tengah, Lama Fakih.

"Negara-negara ini seharusnya tidak duduk bermalas-malasan sementara warga negara mereka dipindahkan ke negara di mana hak mereka untuk peradilan yang adil dan perlindungan dari penyiksaan dirusak."

Pengadilan Baghdad menjatuhkan hukuman mati pada seorang warga Prancis pada hari Rabu karena bergabung dengan IS, sehingga menambah jumlah jihadis Prancis yang dihukum mati di Irak.

Yassin Sakkam termasuk di antara 12 warga negara Prancis yang diserahkan kepada pemerintah Irak pada Januari oleh pasukan yang didukung AS yang mengusir kelompok itu dari benteng terakhirnya di Suriah.

Hukuman Sakkam datang meskipun Prancis menegaskan kembali penentangannya terhadap hukuman mati pekan ini. Irak telah menahan ribuan jihadis dalam beberapa bulan terakhir setelah mereka ditangkap di negara tetangga Suriah.

Mereka termasuk ratusan orang asing yang dicurigai sebagai anggota IS, yang menimbulkan pertanyaan apakah mereka harus diadili di wilayah tersebut atau dipulangkan.

Prancis telah lama menegaskan bahwa warga negara dewasa yang ditangkap di Irak atau Suriah harus diadili di hadapan pengadilan setempat, sambil menekankan penentangannya terhadap hukuman mati. Hukum Irak menetapkan hukuman mati bagi siapa pun yang bergabung dengan "kelompok jihad" - bahkan mereka yang tidak mengangkat senjata.

HRW mengatakan pihaknya telah mendokumentasikan kasus-kasus interogator Syia Irak “menggunakan berbagai teknik penyiksaan, termasuk memukuli para tersangka di telapak kaki mereka, yang secara internasional dikenal sebagai 'falaka,' dan water boarding, yang tidak akan meninggalkan bekas luka pada tubuh orang tersebut.”

Ini juga mengutuk "kegagalan rutin sistem peradilan Irak untuk menyelidiki tuduhan penyiksaan dengan kredibel."

Dalam semua kecuali satu kasus yang diamati oleh HRW sejak 2016, persidangan terdiri dari "hakim yang mewawancarai terdakwa secara singkat, biasanya hanya mengandalkan pengakuan, yang sering dipaksa, tanpa perwakilan hukum yang efektif."

Sebuah kelompok yang mewakili keluarga jiadis Prancis telah meminta pemerintah di Paris untuk "melakukan segala yang mungkin untuk menghentikan rangkaian hukuman mati yang fatal ini" dan untuk mengadili mereka "di tanah kami."

Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian mengatakan Prancis meningkatkan upaya untuk menghentikan Irak mengeksekusi mereka yang dihukum.

Baghdad mengklaim kemenangan atas IS di Irak pada tahun 2017 tetapi "kekhalifahan" lintas-batas kelompok itu hanya dihilangkan ketika para milisi yang didukung AS menaklukkan wilayah terakhirnya di Suriah pada bulan Maret. (st/Aby)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Kekeliruan Paradigma Emosi

Kekeliruan Paradigma Emosi

Rabu, 24 Feb 2021 23:00

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Rabu, 24 Feb 2021 22:44

Bekerja untuk Akhirat

Bekerja untuk Akhirat

Rabu, 24 Feb 2021 22:12

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Rabu, 24 Feb 2021 21:39

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Rabu, 24 Feb 2021 21:38

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Rabu, 24 Feb 2021 21:17

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Rabu, 24 Feb 2021 20:51

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Rabu, 24 Feb 2021 20:50

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Rabu, 24 Feb 2021 20:43

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Rabu, 24 Feb 2021 20:24

Manajemen Marah

Manajemen Marah

Rabu, 24 Feb 2021 20:05

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Rabu, 24 Feb 2021 19:59

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Rabu, 24 Feb 2021 19:47

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Rabu, 24 Feb 2021 19:30

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Rabu, 24 Feb 2021 19:29

Militer Libya: Tentara Bayaran Wagner Rusia Terlihat Di Kota Pantai Sirte

Militer Libya: Tentara Bayaran Wagner Rusia Terlihat Di Kota Pantai Sirte

Rabu, 24 Feb 2021 18:45

NYCFA: UEA Tetap Terlibat Dalam Perang Di Yaman Meskipun Mengklaim Telah Menarik Diri

NYCFA: UEA Tetap Terlibat Dalam Perang Di Yaman Meskipun Mengklaim Telah Menarik Diri

Rabu, 24 Feb 2021 17:35

Tingkatkan Kompetensi Pengasuh, Pesantren Wahdah Islamiyah Cibonong Gelar Training Konseling

Tingkatkan Kompetensi Pengasuh, Pesantren Wahdah Islamiyah Cibonong Gelar Training Konseling

Rabu, 24 Feb 2021 17:04

Erdogan Kecam Standar Ganda Uni Eropa Atas Kebijakan Pengungsi

Erdogan Kecam Standar Ganda Uni Eropa Atas Kebijakan Pengungsi

Rabu, 24 Feb 2021 16:50

Dukung GNWU, Dirut PPPA Daarul Quran: Semua Nazhir Wakaf Uang Harus Dilibatkan

Dukung GNWU, Dirut PPPA Daarul Quran: Semua Nazhir Wakaf Uang Harus Dilibatkan

Rabu, 24 Feb 2021 16:17


MUI

Must Read!
X