Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.115 views

Titik Merah Jadi Simbol Perlawanan Warga Kashmir Terhadap India

NEW YORK (voa-islam.com) - Titik merah terkenal yang menandai kisah Kashmir yang dikelola India di media sosial muncul jauh sebelum India menghapuskan status khusus mayoritas wilayah Muslim tersebut.

Keputusan untuk mencabut Pasal 370 konstitusi India pada 5 Agustus didahului oleh peningkatan militer di lembah Himalaya, diikuti oleh kuncian yang melumpuhkan sekarang di hari ke-12, dan penangkapan ratusan pemimpin politik dan aktivis.

Di tengah krisis, sejumlah akun media sosial yang terkait dengan Kashmir, termasuk Stand With Kashmir, kelompok advokasi akar rumput di Amerika Serikat, membukukan titik merah di halaman media sosial mereka.

"Di situlah ide dengan warna merah dimulai melalui percakapan yang sangat informal," kata Hafsa Kanjwal, salah satu sukarelawan kelompok itu.

"Kami memutuskan untuk menggunakannya [titik merah] sebagai kampanye untuk mencoba setidaknya melakukan semacam pengorganisasian media sosial awal untuk membuat orang sadar."

Halaman Instagram dimulai awal tahun ini sebagai ruang online untuk warga Kashmir. Tetapi ketegangan terakhir di kawasan itu mengubah titik merah menjadi simbol perlawanan di media sosial terhadap kendali militer India.

Kanjwal mengatakan, pengikut akun Facebook meningkat dari 300 menjadi 10.000 dalam dua-tiga hari pertama kepindahan India.

Ratusan warga Kashmir dan pendukung mereka di Twitter dan Facebook juga mengubah gambar profil mereka menjadi titik merah.

Dalam serangkaian peristiwa yang ironis, para aktivis mengatakan tanggapan itu mengejutkan mereka dan membantu menjadikan Kashmir sebagai berita utama global, meskipun ada upaya India untuk menjauhkan warga Kashmir.

"Sebagian dari saya bertanya-tanya apakah mereka [India] benar-benar menembak dirinya sendiri sejak mereka menginternasionalkan masalah yang benar-benar belum diinternasionalisasi," katanya.

Kashmiri Mehroosh Tak yang bermarkas di Inggris, yang menghadiri protes menentang langkah India di London pekan lalu, setuju.

"Beberapa orang yang biasanya tidak keluar saat ini merasa bahwa India telah melewati batas," katanya dalam sebuah wawancara telepon dengan Al Jazeera. "Dalam arti tertentu, India telah menyatukan kita."

Antropolog Ather Zia dari Colorado mengatakan Kashmir selalu menjadi masalah internasional. "Apa yang baru adalah kecaman," katanya, merujuk pada berbagai editorial surat kabar yang mengutuk kebijakan India tentang Kashmir.

Kanjwal mengatakan kemarahan itu sangat kuat karena warga Kashmir di luar wilayah tersebut belum dapat menghubungi orang yang mereka cintai bahkan selama liburan Idul Adha.

Berbagai postingan di media sosial oleh warga Kashmir telah menjadi viral dalam sepekan terakhir, menceritakan cobaan mereka karena tidak dapat menghubungi anggota keluarga mereka, tentang ketidakmampuan mereka untuk melakukan perjalanan ke wilayah itu untuk sebuah perayaan keagamaan, atau wartawan yang tidak dapat melaporkan.

"Dengan pengekangan komunikasi seperti itu, sangat penting bagi warga Kashmir yang memiliki semacam konektivitas untuk mengeluarkan informasi dan meningkatkan kesadaran," kata seorang warga Kashmir, yang membantu mengorganisir protes di Berlin dengan syarat anonim karena takut akan pembalasan.

"Kami telah menggunakan platform media sosial untuk terhubung ke warga Kashmir lain dan mengatur aksi protes atau pertemuan."

Selama seminggu terakhir, berbagai protes telah diadakan di kota-kota AS di New York, Washington, Houston, Denver dan Boston, serta di seluruh dunia, termasuk ibu kota India, New Delhi.[aljz/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Sabtu, 22 Feb 2020 20:08

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 22 Feb 2020 20:03

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sabtu, 22 Feb 2020 18:11

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Feb 2020 17:03

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 16:43

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Sabtu, 22 Feb 2020 15:30

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Sabtu, 22 Feb 2020 14:47

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

Sabtu, 22 Feb 2020 13:28

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Sabtu, 22 Feb 2020 12:28

Pancasila Tik Tok

Pancasila Tik Tok

Sabtu, 22 Feb 2020 11:49

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Sabtu, 22 Feb 2020 10:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X