Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
38.098 views

Gerakan Kristenisasi Global Mengancam Dunia Muslim

JAKARTA (voa-islam.com) - Kristenisasi di Indonesia sudah berlangsung sejak zaman Belanda. Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun, bukan hanya mengeruk hasil bumi Indonesia, tetapi juga menyebarkan agama Kristen. Tiga kredo Kristen penjajah Eropa yang paling terkenal, “gold, gospel, and glorius”, benar-benar dilaksanakan.

Kristen memiliki sikap berdasar aqidah ajarannya, bahwa orang-orang yang bukan Kristen, dianggap sebagai “domba” tersesat yang harus digembalakan. Maksudnya agar “domba” tersesat itu, harus dimasukkan agama mereka, atau dikristenkan. Ini berlangsung di berbagai negara Islam, seperti Asia, Asia Tengah, Afrika, dan Timur Tengah. 

Kristenisasi di Indonesia berlangsung secara terang-terangan. Gerakan Kristenisasi berlangsung di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Bahkan, menurut sejarawan Ibnu Batutah, “Maluku”, sebenarnya berasal dari kata “Mamluk”, artinya Kesultanan Islam. Tetapi, sesudah Belanda dan Portugi menjajah wilayah itu, kemudian masuk agama Kristen yang dibawa penjajah, maka Maluku diklaim sebagai wilayah Kristen.

Gerakan kristenisasi mereka melalui kedok aksi sosial, seperti menolong orang-orang miskin, membantu anak-anak miskin dengan memberikan bea  siswa kepada mereka. Melakukan   advokasi (pembelaan) kepada orang-orang miksin yang lemah menghadapi kekejaman penguasa. Seperti Romo Sandyawan.

Di Aceh mereka memanfaatkan kondisi rakyat Aceh yang terkena tsunami. Di zaman Soekarno, saat meletus G30S PKI, banyak anak keturunann PKI banyak yang masuk kristen, karena bujuk rayu pada pendeta dan pastor, karena mereka phobi terhadap Islam dan umat Islam, yang membunuh orang-orang tua mereka.

Di Indonesia, banyak anak miskin yang disekolahkan sekolah theologi, dan kemudian mereka menjadi pendeta atau pastor. Selanjutnya, mereka menjadi tokoh-tokoh kristen atau katolik, dan sangat militan dalam menyebarkan  agama mereka ke tengah-tengah masyarakat.

Paus Fransiskus yang berasal dari Amerika, baru-baru ini mendapatkan gelar “Man of Thears” oleh Majalah Time, karena dinilai perhatiannya yang sangat besar terhadap orang-orang yang lemah. Paus mencium kaki orang miskin, dan melakukan pembelaaan terhadap rakyat Amerika Latin menghadapi penguasa junta militer  yang sangat bengis.

Rakyat Amerika Latin penganut  “Theologi Pembebasan”, esensi ajarannya campuran antara sosialis dan komunis, dan melahirkan gerakan bersenjata, bertujuan membebaskan negeri mereka dari cengkeraman junta militer “Kanan” yang sangat pro-kapitalis dan menjadi sekutu Amerika Serikat. Maka, dalam hal ini Gereja di Amerika Latin mengadopsi ideologi sosialis dan komunis digabungkan dengan  ajaran gereja.

Sebuah fenomena umum di Amerika Latin, di mana sebagian  besar rakyat di kawasan itu terperangkap dalam gerakan sosialis atau komunis sebagai antitesa kapitalisme. Tokoh-tokoh Amerika Latin lahir seperti Che Guavara, Fidel Castro, dan bahkan Hugo Chavez yang belum lama ini meninggal. Mereka semua menentang kepentingan Amerika, dan bertumpu pada ajaran sosialis dan komunis.

Atas dasar itu, Gereja tidak ingin kehilangan pengikutnya, di mana sebagian  besar rakyat di Amerika Latin penganut Katolik, karena mereka dijajah oleh Spanyol dan Portugal. Inilah langkah Gereja menyusaikan dengan kondisi rakyat di kawasan itu yang menganut ajaran sosialis dan komunis, dan Paus Fransiskus yang sekarang menjadi penguasa Gereja Katolik, sejatinya menjadi pengikut gerakan “Theologi Pembebasan”.

Kristenisasi Global Datang Mengancam

Majalah Time edisi 30 Juni 2003, menurunkan tema unik yang mengundang perhatian tersendiri. Dalam edisi yang bergambar Salib emas yang sedang digenggam tersebut, Time menurunkan judul “Should Christians Convert Muslim?”  Haruskah Kristen menarik Muslim? Kira-kira begitu terjemahan bebasnya. Dalam edisi tersebut dituliskan berbagai kiprah dan kemajuan gerakan Kristenisasi di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Bahkan, dalam peta yang dilampirkan, negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, India dan Nigeria termasuk negara-negara dengan jumlah misionaris dan penginjil tertinggi. Dicantumkan dalam peta tersebut, jumlah penginjil dan misionaris yang tersebar di Indonesia diperkirakan mencapai 10.000 orang aktivis.

Di Indonesia sekarang ada tokoh-tokoh Kristen  yang sangat  gigih menjalankan missi Kristenisasi, diantaranya James Riyadi, pemilik Group Lippo, dan sekarang mendirikan sekolah dan  rumah sakit di berbagai daerah, seperi rumah sakit Sileoan. Ada Hary Tanoe yang sekarang menjadi cawapres dari Partai Hanura, dan memiliki stasiun TV, dan mengelar acara-acara kristen di media yang dimilikinya. Target mereka tahun 2050, Indonesia harus menjadi negeri Kristen.

Kalangan Cina di Indonesia mereka mengalami apa yang disebut “double minoritas”,  sebagai komunitas cina adalah minoritas di Indonesia, masih ditambah sebagai penganut agama minoritas kristen.  Tetapi, minoritas cina dan kristen di Indonesia, mereka lah sejatinya yang menjadi pemilik negeri ini. Bukan muslim. Muslim hanyalah secara numerik (angka) mayorita, tetapi faktanya mereka adalah minoritas.

Mereka mendapatkan dukungan dari kekuatan kristen dunia, seperti di masa Presiden Philipina Gloria Arroyo, membangun gerakan kekuatan milisi Kristen NPA (bangsa baru) yang bertujuan memerangi Muslim yang berada di Selatan dengan dukungan Amerika. Kelompok Muslim Philipina Selatan di sebut sebagai pemberontak. Padahal, mereka pemilik sah Philipina, bukan antek-antek penjajah Portugis, seperti Arroyo. msh/hh

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
DPP FPI: Semoga PKS Bisa Tegakkan Keadilan Sosial yang Terampas

DPP FPI: Semoga PKS Bisa Tegakkan Keadilan Sosial yang Terampas

Ahad, 29 Nov 2020 11:10

MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

Ahad, 29 Nov 2020 08:00

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Sabtu, 28 Nov 2020 22:25

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Sabtu, 28 Nov 2020 22:06

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Sabtu, 28 Nov 2020 21:56

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

Sabtu, 28 Nov 2020 20:47

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Sabtu, 28 Nov 2020 19:55

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Sabtu, 28 Nov 2020 19:17

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Sabtu, 28 Nov 2020 19:13

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Sabtu, 28 Nov 2020 17:15

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Sabtu, 28 Nov 2020 13:13

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sabtu, 28 Nov 2020 13:10

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Sabtu, 28 Nov 2020 12:05

Bulu Kucing Najis?

Bulu Kucing Najis?

Sabtu, 28 Nov 2020 11:15

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Sabtu, 28 Nov 2020 09:27

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Sabtu, 28 Nov 2020 08:59

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

Sabtu, 28 Nov 2020 07:53

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 28/11/2020 12:05

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur