Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.038 views

Ilusi SDG’s Atasi kemiskinan

 

Oleh:

Siti Syamsiyah

 

SDG’s (Sustainnable development goals) merupakan bentuk agenda global berwujud pembangunan berkelanjutan yang didalmnya terdapat 17 tujuan dan 169 target yang ingin dicapai secara terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan. SDG’s merupakan program yang dijalankan untuk menggantikan MDG’s (Milennium development Goals) yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 (kompasiana.com). SDG’s adalah bentuk kesepakatan negara-negara anggota PBB bersifat antisipatif, transaran, dan inklusif, serta mewakili kesepakatan-kesepakatan yang terjadi sebelumnya.

Perubahan yang diinginkan dalam SDG’s ini meliputi pembangungan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia, kesetaraan untuk meningkatkan pembangunan, sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. SDG’s diharapkan mampu menjadi solosu bagi masalah-masalah yang terjadi di banyak negara di dunia. Namun, apakah SDG’s merupakan solusi yang tepat dan apakah dampaknya sudah terasa terutama untuk Indonesia?

Kasus kemiskinan misalnya masih menjadi masalah utama di dunia dan merupakan agenda point utama SDG’s dalam 16 agenda lainnya. Bank Dunia mengklaim bahwa kemiskinan ekstrim telah menurun menjadi 10% di tahun 2015 jika sebelumnya pada tahun 2013 menyentuh angka 11%. Angka ini memang sebuah progress, namun melambat. Target pencapaian pemberantasan kemiskinan tahun 2030 dikhawatirkan tidak berjalan sesuai rencana (kompas.com). Sedangkan di Indonesia, angka kemiskinan masih tergolong tinggi. Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto menyebutkan bahwa kemiskinan Indonesia memang menyentuh angka terendah sekitar 9,82% semester pertama tahun 2018, namun jumlah ini tidaklah sedikit jika dikonversi ke dalam jumlah orang yaitu sekitar 26 juta orang.

Kemiskinan menjadi hal yang kontras di negeri zamrud khatulistuwa ini sebab kekayaan yang sedemikian melimpahnya seharusnya mampu menekan angka kemiskinan di angka 0. Pemerintah pun tak tinggal diam. Aksi pemerintah untuk mengatasi kemiskinan ini terwujud dalam bentuk dana desa. Namun, masalah baru muncul. Sebanyak 181 dana desa dikorupsi berdasarkan data ICW (kompas.com) dan mengalami kenaikan tiap tahun.  Lagi-lagi solusi tak membawa perubahan. Lalu, bagaimana dengan 16 poin lainnya yang ingin dituntaskan dalam SDG’s ini?. Secara fakta, Indonesia belum mampu mengatasi permasalahan dengan adanya SDG’s ini. Meskipun tenggat waktunya tergolong lama sampai tahun 2030, namun setiap tahunnya korupsi meningkat.

Alih-alih mengentaskan kemiskinan, namun asset asset negara sebagai sumber penghidupan tetap rela dikelola asing, praktik ekonomi riba merajalela dan mata uang yang digunakan rawan inflasi. Selain itu definisi kemiskinan yang tergolong sempit, kriteria kemiskinan yang tidak baku/tidak tetap, serta penetapan garis kemiskinan yang ditetapkan oleh pemerintah dapat menjadi salah satu pemicu kemiskinan. Bisa jadi, kemiskinan diakibatkan oleh gagalnya pemerintah dalam merencanakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Maka bisa dikatakan SDG’s hanyala ilusi dan baying-bayang semata. SDG’s merupakan agenda orang orang yang membenci Islam agar umat Islam berpaling dari solusi yang sesungguhnya yakni Syari’at Islam yang telah ditetapkan oleh Allah Al-Mudabbir

Jika merujuk pada kata suistannable, maka Islam layak menjadi satu-satunya solusi sebab Islam lebih suistannable daripada SDG’s itu sendiri. Jika SDG’s memandang bahwa menyelesaikan masalah di seluruh dunia adalah dengan menerapkan 16 point utama, maka Islam memandang bahwa penyelesaian masalah yang rumit di dunia ini adalah dengan menerapkan syari’at Islam. Mengapa harus syari’at?. Sebab dalam syari’at, definisi kemiskinan tidak sesempit sudut pandang ekonomi kapitalis yang digunakan di dunia saat ini. Islam memandang bahwa kemiskinan terjadi akibat ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi tiga kebutuhan dasarnya yakni sandang, papan, dan pangan.

Tiga aspek dasar ini menjadi kriteria kemiskinan dan akan tetap demikian selama orang itu tidak bisa memenuhi tiga kebutuhan dasarnya meskipun kelihatannya negara mengalami peningkatan kekayaan. Oleh karena itu, negara memiliki peran penting sebagai pemegang kendali aset penting negara. Negara sebagai satu satunya pemegang kendali akan menjaga asset dalam negeri dikelola oleh negara, tanpa campur tangan asing atau swasta, dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat. Masalah kemiskinan Indonesia saat ini adalah pemerintah tidak memegang kendali aset negara, sehingga keuntungan dari asset negara ini mengalir ke kantong pemilik modal, bukan kepada rakyat. Rakyat dipaksa membayar pajak yang kian melambung tinggi, tarif biaya kesehatan dan pendidikan yang mahal dan ketiadaan lapangan kerja akibat banyaknya pekerja asing yang mengambil alih lapangan pekerjaan di Indonesia, menjadi salah satu dari sekian banyak pencetus kemiskinan.

Islam memberikan sebuah peraturan yang tegas bahwa sarana umum seperti tol, jalan umum, hutan, air, ladang dan aset tak bergerak lainnya namun keuntungannya tetap mengalir adalah milik umum, dikelola oleh negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat. Pendidikan dan kesehatan adalah hak rakyat dan negara tidak berhak memberlakukan tarif sepeserpun. Program kesejahteraan dalam Islam tidak berbatas waktu.

Selama bumi ini masih ada, maka disitulah hukum Allah berlaku. Pembangunan (development) dalam Islam tidak melulu berskala luas, atau nasional, namun membangun akhlak, akidah dan moral tiap individu akan menimbulkan self control yang akan mencegahnya berbuat jahat, seperti mencuri, berzina, dan lainnya yang merupakan biang masalah generasi saat ini. Tujuan (Goals) yang ingin dicapai dalam Islam tidak hanya bersifat kesejahteraan duniawi saja, namun kesejahteraan akhirat juga. Maka dari itu, dalam Islam, perbuatan manusia standarnya adalah Ridlo Allah, bukan asas manfaat. Ridlo Allah akan mengantarkannya menjadi manusia yang dicintai-Nya, yang kelak dijanjikan kehidupan bahagia di akhirat.

Pemberlakuan syari’at Islam secara keseluruhan secara langsung akan menghilangkan bentuk penyelewengan dan kejahatan yang berimbas pada kemiskinan, kelaparan, pembunuhan, dan perbuatan melanggar syari’at lainnya. Allah SWT berfirman dalam surat Thaha ayat 124

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. Di dunia sengsara karena miskin, di akhirat dikumpulkan dalam keadaan buta, begitulah jika manusia berpaling dari syari’at-Nya. Maka tidak ada jalan lain selain kembali kepada syari’at dalam mengatasi permasalahan kemiskinan di dunia dan khususnya di Indonesia.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X