Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.220 views

Mengapa Indonesia Impor Sampah?

PERNAHKAH kita berpikir mengenai sampah yang kita buang? Akan berakhir kemanakan dia? Pada umumnya kita akan mengira sampah-sampah tersebut akan dikumpulkan di tempat pembuangan umum (TPU). Namun tidak sesederhana itu kawan, bahkan pada kondisi di lapang sampah-sampah yang banyak dan menggunung itu bisa jadi telah menyebrangi berbagai negara melalui samudera menuju tempat mu sekarang.

Sampah memanglah permasalahan seluruh negera yang ada di dunia. Negara berkembang bahkan juga negera maju. Sekelas negara maju pun tak bisa mensolusikan permasalahan sampah ini. mereka lebih memilih praktis ketimbang ribet dalam menanganinya. Pada akhirnya jalan bisnis yakni ekspor dan impor sampah ke negara berkembang pun jadi solusi.

Baru-baru ini Indonesia digemparkan dengan adanya kasus impor sampah yang memenuhi kapasitas di Jawa Timur serta mengandung bahan kimia berbahaya B3 dari beberapa penemuan kontainer sampah tersebut. dilansir dari kumparan.com menyatakan bahwa di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, sebanyak 38 dari 65 kontainer limbah plastik impor terbukti terkontaminasi bahan berbahaya dan beracun (B3). Sementara 11 kontainer lainnya terkontaminasi berbagai macam sampah, plastik, popok, jarum suntik, sampah selang infus.Kontainer-kontainer yang mengandung limbah B3 dan limbah plastik itu sedang diproses untuk dikembalikan ke negara asalnya.

Sedangkan untuk di Jawa Timur, Sekitar 12 pabrik kertas menggunakan bahan baku kertas impor. Ada 10 negara terbesar pengekspor yaitu Amerika Serikat, Italia, Inggris, Korea Selatan, Australia, Singapura, Yunani, Spanyol, Belanda, dan Selandia Baru. Temuan Ecoton menyebutkan, terdapat 35 persen sampah plastik serta sampah rumah tangga lain yang menyusup ke sampah kertas yang dikirim ke Indonesia, tak terkecuali Jawa Timur (Mongabay.com).

Pada nyatanya manajemen pengolahan sampah di dalam negeri ini masih buruk. Berdasarkan studi yang dirilis oleh McKinsey and Co. dan Ocean Conservancy, Indonesia disebut sebagai negara penghasil sampah plastik nomor dua di dunia setelah Cina (tirto.id). Pada tahun 2017 Sustainable Waste menyatakan bahwa Indonesia menghasilkan 6,5 ton sampah per hari. sampah tersebut terdiri dari plastik dan kertas (detik.com).

 Alasan impor sampah ke dalam negeri demi memenuhi bahan baku industri tidaklah dibenarkan. Selain indonesia masih buruk dalam pengelolaan sampah, impor sampah ini tentu menambah resiko yang berbahaya bagi kesehatan. Sampah yang terdiri dari plastik-plastik ini mungkin saja telah terkontaminasi dengan bahan berbahaya dan beracun. Dampaknya selain merusak lingkungan, sampah tersebut nantinya juga dapat memicu kanker dan berbagai macam penyakit.

Memang benar paska Cina menghentikan impor sampah ke dalam negerinya, menjadikan negara-negara maju mempersempit pilihannya untuk mengekspor sampah di negeri mereka. Pilihan negara ke tiga khususnya asia tenggara menjadi solusi. Impor sampah akhirnya memenuhi negeri tercinta ini.

 

Kedaulatan Tercederai

Ironi di negeri kaya akan sumber daya alam, sampah sendiri yang harusnya sudah dapat dikelolah justru negeri pertiwi ini sedang kebanjiran impor sampah dari luar negeri yang mengandung racun berbahaya. Impor sampah sejatinya dilegalkan oleh pemerintahan kita. Sebut saja dalam undang-undang no. menurut Peraturan Menteri Perdagangan No 31 Tahun 2016 tentang Ketentuan Impor Limbah Non Bahan Beracun Berbahaya. Hal ini tentu saja mewajarkan adanya tindakan kecurangan seperti penyelundupan sampah beracun dalam sampah impor sebagai bahan baku kertas.

Padahal jika negara-negara maju ingin mengolah sampah tersebut mereka tentu memiliki kemampuan dengan kecanggihan teknologi mereka sama halnya dengan Indonesia. Namun tak bisa dipungkiri para penguasa negeri barat setengah hati untuk mengatasi problem sampah tersebut. Biaya yang mahal juga menjadi salah satu alasan mereka untuk memilih ekspor sampah ke luar negeri.

Adanya impor sampah yang ditujukan ke Indonesia ini mencerminkan rendahnya posisi Indonesia di mata negeri importir sampah. Kolonialisme sampah ini lah yang tepat untuk disebut pada negeri loh jinawi ini. kedaulatannya sebagai negara pun terkoyak.

Hal ini berbeda dengan Daulah Islam yang akan telah memiliki sistem pengelolaan sampah yang sistematik. Islam memberikan edukasi kepada masyarakatnya untuk hidup sehat, menjaga kesehatan, dan mengelola sampah dengan tepat.

Pengelolaan sampah diberikan langsung kepada individu masing-masing dengan tepat. Kehidupan seperti ini telah dicerminkan di masa Kekhilafah Bani Ummayah. Jalan-jalan di kota Cordoba bersih dari sampah sebab mereka memiliki sistem pembersihan sampah dari jalan-jalan. Ini sangat berbeda dengan kehidupan barat pada masa lalu, penduduk Eropa belum memiliki pengelolaan sampah yang tepat. Sehingga membuang sampah mereka di depan rumah. Maka yang terjadi adalah bau busuk sampah pun tercium tajam menusuk di segala arah.

Alhasil adanya impor sampah ini menjadikan rusaknya kesehatan, rusaknya lingkungan dan melemahkan kedaulatan negara di mata negara luar maka harus dihentikan dengan kembalinya kaum muslim dengan aturan islam sebagai peraturan kehidupan mereka. Waallahu’alam.*

Azrina Fauziah

Aktivis Dakwah & Member Komunitas Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Pejabat IRGC Sarankan Iran Sandera Orang Amerika Untuk Selesaikan Masalah Sanksi

Kamis, 23 Jan 2020 20:06

Harun Masiku Novel Baru

Harun Masiku Novel Baru

Kamis, 23 Jan 2020 18:15

KPK Makin Tak Berdaya

KPK Makin Tak Berdaya

Kamis, 23 Jan 2020 15:10

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Ancam Tembak Pesawat Sipil di Libya

Kamis, 23 Jan 2020 14:45

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Pentafood: Urun Modal Usaha Bebas Riba, Bagi Hasil 5x Sebulan

Kamis, 23 Jan 2020 14:38

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Mahkamah Agung India Tolak Tuntutan Untuk Menunda UU Kewarganegaraan Anti-Muslim

Kamis, 23 Jan 2020 13:57

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Anggota Wudhu' Bercahaya, Inilah Cara Rasulullah Kenali Umatnya

Kamis, 23 Jan 2020 13:44

Fix Hijab Perintah Allah

Fix Hijab Perintah Allah

Kamis, 23 Jan 2020 13:39

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Menakar Nalar Pernyataan Wanita Muslimah Tidak Wajib Pakai Jilbab

Kamis, 23 Jan 2020 12:57

Akhir Cerita Honorer

Akhir Cerita Honorer

Kamis, 23 Jan 2020 12:45

Empati di Tengah Bencana

Empati di Tengah Bencana

Kamis, 23 Jan 2020 12:19

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

DSKS Laporkan Pelacuran Online ke Polisi

Kamis, 23 Jan 2020 11:09

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Gagalnya Tendangan Tidak Langsung Harun Masiku

Kamis, 23 Jan 2020 10:23

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Frustasi Sosial Ekonomi Membuncah, Cermin Kegagalan Kapitalisme

Kamis, 23 Jan 2020 10:17

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Terbesar Kedua Setelah Blok Cepu, Pemerintah Diminta Super Serius Kawal Blok Rokan

Kamis, 23 Jan 2020 10:05

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Kamis, 23 Jan 2020 09:35

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Hijab Tak Wajib? Ini Pendapat Sesat, Lagi Menyesatkan!

Kamis, 23 Jan 2020 09:00

Kerajaan di Negeri Republik

Kerajaan di Negeri Republik

Kamis, 23 Jan 2020 08:21

Fenomena APBK ke BPAK

Fenomena APBK ke BPAK

Kamis, 23 Jan 2020 05:20

DakwahTerus Eksis, Ketua Umum  Persistri Apresiasi para Pimpinan dan Tasykilnya

DakwahTerus Eksis, Ketua Umum Persistri Apresiasi para Pimpinan dan Tasykilnya

Kamis, 23 Jan 2020 04:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X