Kamis, 10 Jumadil Awwal 1448 H / 22 Oktober 2026 15:04 wib
246 views
''Allahummah Ajirni Minan Naar'' Setelah Shalat Shubuh dan Maghrib, Disunnahkan?
Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah, keluarga dan para sahabatnya.
Imam Ahmad dalam Al-Musnad dan Abu Dawud meriwayatkan sebuah hadits dengan lafadz: Dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:
إِذَا صَلَّيْتَ الصُّبْحَ فَقُلْ قَبْلَ أَنْ تُكَلِّمَ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ: اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِسَبْعَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّكَ إِنْ مِتَّ مِنْ يَوْمِكَ ذَلِكَ كَتَبَ اللَّهُ لَكَ جِوَارًا مِنَ النَّارِ
وَإِذَا صَلَّيْتَ الْمَغْرِبَ فَقُلْ قَبْلَ أَنْ تُكَلِّمَ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ:اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ سَبْعَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّكَ إِنْ مِتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَكَ جِوَارًا مِنَ النَّارِ
“Apabila engkau selesai melaksanakan shalat Subuh, ucapkanlah sebelum berbicara dengan seorang pun dari kalangan manusia: Allaahumma Ajirnii Minan Naar(Ya Allah, lindungilah aku dari api Neraka) sebanyak tujuh kali.Sebab, jika engkau meninggal dunia pada hari itu, Allah akan menetapkan bagimu perlindungan dari api Neraka.
Apabila engkau selesai melaksanakan shalat Magrib, ucapkanlah sebelum berbicara dengan seorang pun dari kalangan manusia:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon surga kepada-Mu. Ya Allah, lindungilah aku dari api Neraka) sebanyak tujuh kali. Sebab, jika engkau meninggal dunia pada malam itu, Allah ‘Azza wa Jallaakan menetapkan bagimu perlindungan dari api Neraka.”
Hadits ini dihukumi tidak sahih oleh Syaikh al-Albani. (Lihat kitab As-Silsilah Adh-Dha‘ifah karya Syaikh Al-Albani rahimahullah, no. 1624).
Berdasarkan hal tersebut, tidak wajib dan tidak pula dianjurkan secara khusus untuk membaca doa ini setelah shalat Shubuh dan shalat Maghrib.
Sementara itu, diriwayatkan dari Anas radhiyallahu ‘anhubahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ الْجَنَّةُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَمَنِ اسْتَجَارَ مِنَ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ النَّارُ: اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنَ النَّارِ
“Barang siapa memohon surga kepada Allah sebanyak tiga kali, surga akan berkata, ‘Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam surga.’ Dan barang siapa memohon perlindungan dari api Neraka sebanyak tiga kali, Neraka akan berkata, ‘Ya Allah, lindungilah dia dari api Neraka.’” (HR. Al-Tirmidzi, no. 2572 dan Ibnu Majah no. 4340. Hadits tersebut dinilai shahih dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam kitab Shahih Al-Jami‘no. 6275)
Namun, hadits ini tidak mengkhususkan doa tersebut dengan shalat tertentu ataupun waktu tertentu.
Oleh karena itu, dianjurkan bagi seorang mukmin untuk memperbanyak permohonan kepada Allah agar dianugerahi surga dan dilindungi dari api Neraka, tanpa mengkhususkan doa tersebut dengan shalat tertentu maupun waktu tertentu. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!