Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.293 views

Mau Pancasila atau Komunisme PKI?

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

SAYA akan tulis singkat saja soal pilihan ideologi kita. Supaya mudah dipahami. Agar pilihan itu tidak abu-abu. Agar kita semua tidak ragu-ragu.

Pertama. Dengan segala macam insiden masa lalu, ternyata hari ini umat Islam telah memahami sepenuhnya status Pancasila sebagai landasan falsafah dalam berbangsa dan bernegara. Insiden masa lalu itu tidak perlu kita uraikan di sini.

Mengapa tak perlu? Karena insiden-insiden itu tidak mewakili sikap mayoritas umat Islam. Terus, berbagai insiden masa lalu itu menyimpan jejak-jejak rekayasa. Ada konspirasi jahat untuk memojokkan umat Islam dari waktu ke waktu.

Intinya adalah bahwa sebagian elemen umat, waktu itu, masih berayun seperti pendulum. Ibarat proses “soul-searching” yang belum selesai. Proses pencarian landasan ideologi yang belum tuntas pada masa itu.

Sekarang, pendulum ideologi itu telah berhenti di satu titik yang stabil. Titik itu adalah Pancasila. Semua penumpang kapal besar Indonesia, dengan keberagaman yang sifatnya eksternal dan internal, kultural dan spiritual, kini rela dan senang beridentik dengan Pancasila. Alhamdulillah.

Kedua. Ada ideologi komunisme yang dianut, disuburkan, dan kemudian dipemer-berontakkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). Setidaknya ada tiga kali pemberontakan PKI. Satu kali di era kolonial (1926) dan dua kali di era pasca-kemerdekaan (1948 dan 1965). Menurut para sejarawan lain, pemberontakan itu sudah lima kali berlangsung.

Soal berapa kali, tidak begitu relevan. Yang teramat penting dicatat adalah bahwa penghadang terbesar pemberontakan komunisme itu adalah umat Islam.

Ketiga. Dalam beberapa hari ini, tokoh senior kubu Jokowi, yaitu Hendropriyono, mengeluarkan pernyataan yang provokatif bahwa pilpres kali ini adalah pertarungan antara ideologi Pancasila dan Khilafah. Tentunya sangat mudah dibaca bahwa yang dia maksud Pancasila itu adalah Jokowi; dan yang dimaksudkan Khilafah itu adalah Prabowo Subianto (PS).

Dalam stetmen tegas di acara debat keempat capres malam tadi (30/3/2019), Prabowo mengatakan Pancasila sudah final. Semua elemen umat Islam juga tidak ada masalah dengan Pancasila. Sehingga, pernyataan provokatif Hendropriyono sama sekali tidak relevan.

Lantas pertarungan apa yang relevan untuk dikaitkan dengan pilpres 17 April?

Jawabannya: pertarungan antara Pancasila dan Komunisme. Ada bukti kuat. Sejak beberapa tahun belakangan ini, simbol-simbol komunisme dimunculkan kembali di ruang publik. Baik simbol itu berupa logo maupun narasi.

Kaus T-shirt dengan gambar “palu-arit” dipamerkan di sejumlah tempat. Logo ini juga muncul dalam bentuk grafiti di mana-mana. Kemdian, narasi komunisme juga bangkit. Ada yang medesakkan agar pemerintah membuat permintaan maaf resmi atas peristiwa pemberontakan PKI 1965. Dengan tujuan agar PKI disebut sebagai korban, bukan pelaku.

Itulah sebabnya pilpres ini lebih pantas disebut sebagai pertarungan antara Pancasila dan Komunisme. Ini diperkuat oleh fakta-fakta bawha pengajur komunisme itu, yaitu hantu PKI, masih berusaha menghidupkan ideologi yang sangat tidak suka pada orang yang beragama, khususnya umat Islam.

Tulisan ini tidak bermaksud menakut-nakuti. Ini semua fakta sejarah dan fakta “on going” (yang masih hidup).

Seperti kita lihat sendiri, figur-figur PKI atau yang terkait dengan PKI mendapatkan perlindungan dan dukungan penuh dari salah satu blok politik besar. Dukungan inilah yang mebuat mereka semakin yakin untuk bangkit kembali.

Inilah yang sewajarnya dirisaukan dan diangkat oleh Pak Hendro dalam perspektif pilpres 2019 ini. Bukan khilafah.

Pernyataan itu seharusnya berbunyi: “Mau Pancasila atau Komunisme PKI?”

*Penulis adalah wartawan senior

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31


MUI

Must Read!
X