Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.252 views

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Kelima-Selesai)

 

Oleh:

Mukhlish AKpemerhati budaya lokal

 

Tulisan sebelumnya: Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Empat)

 

d. Adanya alunan musik gendang dan gong saat dzikir

Betul dzikir adalah salah satu ibadah yang penting. Namun demikian dzikir memiliki beberapa rambu-rambu. Ayat-Ayat berikut menjadi perhatian dalam berdzikir, antara lain:

وَٱذۡكُر رَّبَّكَ فِي نَفۡسِكَ تَضَرُّعٗا وَخِيفَةٗ وَدُونَ ٱلۡجَهۡرِ مِنَ ٱلۡقَوۡلِ بِٱلۡغُدُوِّ وَٱلۡأٓصَالِ وَلَا تَكُن مِّنَ ٱلۡغَٰفِلِينَ ٢٠٥

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS. Al-A’raf: 205).

وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٨٠

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-A’raf: 180).

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menuliskan adab-adab dzikir antara lain:[1]

  1. Hendaknya orang yang berdzikir berada dalam sebaik-baiknya keadaan. Bila duduk menghadap kiblat dengan menikmati, khusuk, tenang dan menundukkan kepala.

2. Hendaknya orang yang berdzikir berada dalam tempat yang bersih.

  1. Hendaknya orang yang berdzikir menghadirkan hatinya, merenungi apa ia baca dan mengikat maknanya.

Sehingga berdzikir sambil diiringi alunan musik gendang dan gong adalah sesuatu yang menyalahi ketentuan ayat-ayat diatas maupun adab-adab dalam berdzikir. Alunan gendang gong hemat penulis lebih untuk memanggil jin, yang dianggap sebagai ruh para leluhur.

Sebagai analog, bila berdzikir dengan alunan gendang dan gong itu baik dan benar, bagaimana bila jamaah shalat (imam dan makmum) seusai shalat dzikirnya juga diiringi dengan gendang dan gong? Orang-orang yang beriman lurus pasti akan menolak hal itu.

Terlebih lagi, contoh secara langsung dari Rasulullah Saw. terkait dengan dzikir tidaklah demikian. Tidak ada contoh bahwa Rasulullah Saw atau para sahabat berdzikir sambil diiringi dengan musik tertentu. Padahal siapa lagi yang kita mau teladani bila bukan Rasulullah Saw.?

Sehingga dzikir dengan alunan gendang dan gong adalah salah satu bentuk penyimpangan dari syariat Islam.

e. Adanya Dzikir dengan lafadz “ Ya Hasan Ya Husain”.

Dzikir dengan kalimat: “Ya Hasan Ya Husain” menggambarkan 2 (dua) hal, yakni: pertama, adanya penyimpangan maksud dzikir, dari mengingat Allah Swt. menjadi mengingat Hasan dan Husain (cucu Rasulullah).  Kedua, Adanya ajaran Syiah yang masuk.

Dzikir adalah aktifitas untuk mengingat Allah Swt. Bacaan-bacaannya juga telah banyak dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Inilah yang dikenal dengan dzikir-dzikir ma’tsurat atau masyru’at. Tentang lafadz-lafadz dzikir yang disyariatkan (masyru’), silahkan dilihat dalam kitab-kitab dzikir yang mu’tabar semisal Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi atau kitab-kitab lainnya.

Tidak ada satupun dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.  Berupa “Ya Hasan Ya Husain”. Jangankan “Ya Hasan Ya Husain”, dzikir dengan lafadz “Ya Muhammad” saja tidak ada. Padahal Rasulullah Muhammad Saw. adalah sebaik-baik manusia, pemimpin para Nabi dan Rasul. Maka dzikir dengan lafadz “Ya Hasan Ya Husain” adalah salah satu bentuk penyimpangan dzikir bahkan mengarah pada kesyirikan. Sebab Hanya Allah-lah yang layak dan wajib diibadahi.

Dzikir-dzikir seperti itu hanya diajarkan oleh sekte Syiah yang sesat, yang hal itu bertentangan dengan aqidah lurus dan yang menjadi keyakinan mayoritas kaum muslimin di Indonesia pada umumnya maupun Banggai khususnya yang berpaham Ahlu Sunnah.

 

D. KESIMPULAN

Setelah memaparkan realitas ritual adat tumpe dan mosawe serta menimbang pelaksanaan ritual adat tersebut dalam perspektif Islam, penulis dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Walau pelaksanaan ritual adat tumpe dan mosawe dilaksanakan dalam rangka menunaikan amanah dari leluhur, namun dalam realitasnya banyak sekali hal-hal yang melingkupi istilah “amanah” ini. Dari batasannya yang tidak jelas hingga adanya keyakinan tertentu bila tidak dijalankan ritual itu.

2. Terdapat kekeliruan dari masyarakat batui terkait dengan makhluk yang datang pada saat ritual tumpe tersebut. Dalam perspektif Islam apa mereka sebut sebagai ruh leluhur sesungguhnya adalah jin yang menyamar. Karena ruh manusia yang telah meninggal tidak dapat kembali ke dunia.

Selain itu pula dalam pelaksaan dzikir terdapat hal-hal yang menyimpang yakni dzikir dengan iringan musik gendang dan gong, dzikir dengan panjang pendek tidak tepat dan dzikir dengan lafadz “Ya Hasan Ya Husain”.

3. Dari point 1 dan 2 diatas dapat disimpulkan bahwa pada acara melabot tumpe dan mosawe terdapat hal-hal yang menyimpang dari ajaran Islam baik dari sisi syariah maupun aqidah, bahkan acara tersebut berbau syirik sehingga harus dicegah bahkan dilarang.

Dalam hal ini, penulis tidak dalam posisi anti adat istiadat. Selama adat istiadat itu sesuai dengan ajaran agama, maka ia harus dilestarikan. Namun jika menyimpang, maka harus dihilangkan.  Ayat berikut layak untuk direnungkan:

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُواْ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُواْ بَلۡ نَتَّبِعُ مَآ أَلۡفَيۡنَا عَلَيۡهِ ءَابَآءَنَآۚ أَوَلَوۡ كَانَ ءَابَآؤُهُمۡ لَا يَعۡقِلُونَ شَيۡ‍ٔٗا وَلَايَهۡتَدُونَ

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?". (QS. Al-Baqarah: 170).

E. SARAN

Kepada masyarakat Batui, terutama kaum muda, penulis menyarankan banyak menelaah kembali ajaran aqidah dan syariah Islam yang lurus dan tidak taklid buta pada setiap ajaran nenek moyang. Kepada para da’i, agar menjelaskan aqidah Islam yang lurus dan kaidah-kaidah dalam amal. Kepada MUI Kab. Banggai maupun MUI Provinsi Sulteng, untuk dapat memberikan fatwa tentang terkait ritual tersebut berdasarkan nash-nash Alquran dan Hadits. Kepada aparat terkait agar melarang setiap kegiatan yang berbau maksiat dan kesyirikan, demi kebaikan semua. Allahu a’lam bishawab.

DAFTAR PUSTAKA

Alquran

an-Nawawi, Muhyiddin Abi Zakariya Yahya Ibnu Syarif, Al-Adzkar, Beirut: Darul Fikr.

az-Zuhailiy, Syaikh Wahbah, Tafsir Al-Munir, Jilid 9 dan 11, Damasyqy: Darul Fikr, 2009.

al-Maraghi, Syaikh Mustafa, Tafsir Al-Maraghi, Juz 22, Beirut: Dar al-kutub al-Ilmiyah, 2006.

Ibnu Katsir, Imaduddin Abu Fida’ Ismail, Tafsir Alquran Al-‘Adhim, 5, Kairo: Maktabah al-Shafa, 2004.

Maktabah Syamilah

Video: Batui full Movie : https://www.youtube.com/watch?v=z_Faw-Cqx7Y&t=636s

Video: Melihat Rangkaian Upacara Adat Melabot Tumbe untuk Penjemputan telur Burung Maleo, News MNCTV: https://www.youtube.com/watch?v=54yMpaOU0m0

Video Kusali Bola Totonga Situs Budaya masyarakat Adat Batui (https://www.youtube.com/watch?v=AaJiAxkCgd8&feature=youtu.be).

Video Pejuang Peduli Maleo TVRI Sulteng: https://www.youtube.com/watch?v=64AiptQ3WZA

Video Penangkaran Burng Maleo di Pulau Haruku Ambon: https://www.youtube.com/watch?v=h9TrQT9rtL

https://foto.kompas.com/ photo/detail/ 2016/12/05/ 1480953089-a4a98df0-395/tumpe-ritual-menjaga-tradisi-di-batui.

http://chesachyntia.student.umm.ac.id/2016/08/24/budaya-kota-luwuk-banggai-sulawesi-tengah

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-3360540/mengenal-tumpe-ritual-telur-pertama-burung-maleo)

https://www.liputan6.com/news/read/286273/mengintip-habitat-burung-maleo, diakses 30 Desember 2018.

http://www.mongabay.co.id/2014/09/13/maleo-burung-endemik-sulawesi-yang-masih-menyisakan-teka-teki/, diakses 31 Desember 2018

[1] Muhyiddin Abi Zakariya Yahya Ibnu Syarif An-Nawawi, Al-Adzkar (Beirut: Darul Fikr, ) Hal. 8-9.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X