Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.252 views

Investasi Amerika di Indonesia, Kedok Adanya Intervensi Asing?

 

Oleh: Dian Puspita Sari

Pasca kemerdekaan RI, perjuangan bangsa ini belum usai. Indonesia belum sepenuhnya merdeka dan berdaulat. Kemiskinan, kebodohan, dan berbagai tindak kezaliman dalam semua lini  kehidupan masih melanda bumi pertiwi. Di balik semua itu, ada intervensi asing yang sudah puluhan tahun mengelayuti negeri ini.

Kabar terbaru, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia dalam rangka misi politik luar negeri AS di negara dunia ketiga. Termasuk Indonesia. Salah satu misi kunjungannya kali ini berkaitan dengan investasi AS di Indonesia. 

Dalam pertemuannya dengan Menlu RI, Menlu RI Retno Marsudi mengundang investor AS untuk menanamkan investasi di Kepulauan Natuna. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada Menlu AS saat berkunjung ke Indonesia.

"Saya mendorong pebisnis AS untuk berinvestasi lebih banyak di Indonesia, termasuk untuk proyek-proyek di pulau terluar Indonesia, seperti Pulau Natuna," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis 29 Oktober 2020 lalu. (galamedia.pikiran-rakyat.com, 1/11/2020)

Dari hasil pertemuan diplomatik kedua menteri luar negeri ini, kita merasakan kelemahan politik luar negeri Indonesia di hadapan pemerintah AS sebagai negara "super power".

Prinsip "bebas aktif" politik luar negeri yang selama ini diklaim pemerintah Indonesia, nyata menunjukkan kepasifan pemerintah dalam mempertahankan kedaulatannya dari intervensi negara asing.

Pada saat yang sama, AS dikenal dunia  sebagai "trouble maker", negara besar yang sejak dulu gemar bikin onar. Di manapun ada konflik, di sana ada AS dengan banyak kepentingan terselubungnya, dari Timur Tengah hingga Asia Tenggara. Dalih intervensinya adalah proses demokratisasi dunia.

AS juga menjadi promotor utama "Perang Melawan Terorisme dan Radikalisme" di dunia. Akibatnya, umat manusia termasuk kaum muslimin terjangkiti Islamophobia. Tak terbilang jumlah ulama dan aktivis dakwah Islam di dunia yang dikriminalisasi dan difitnah secara keji, sejalan dengan fitnah terhadap Islam.

Lantas, layakkah negara berpredikat muslim terbesar seperti Indonesia melakukan kerjasama investasi dengan negara kafir yang terkategori "muhariban fi'lan" ini?

Hukum Menjali Kerjasama dengan Negara Asing

Dalam menyikapi masalah apapun, hendaknya kaum muslimin mengembalikan seluruh solusi masalahnya kepada hukum Allah.

Allah Swt. berfirman,

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّـهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا ﴿٥٩﴾

“Maka jika kalian berselisih pendapat tentang satu masalah maka kembalikanlah kepada Allah dan kepada RasulNya jika kalian benar-benar beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hari akhir. Yang demikian itu adalah lebih baik dan akibatnya pun juga lebih baik.” (QS. An-Nisa[4]: 59)

Termasuk masalah jalinan  kerjasama dengan negara yang memusuhi Islam dan umatnya.

Allah Swt. berfirman,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَـتَّخِذُوا الَّذِيۡنَ اتَّخَذُوۡا دِيۡنَكُمۡ هُزُوًا وَّلَعِبًا مِّنَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلِكُمۡ وَالۡـكُفَّارَ اَوۡلِيَآءَ‌ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman." (QS. al-Maidah [5] : 57)

Dari sini jelas, Allah mengharamkan jalinan kerjasama antara kaum muslimin  dengan orang-orang kafir yang memusuhi Islam.

Terkait investasi asing yang  marak dilakukan negara-negara asing di Indonesia, Islam sangat mewaspadainya.

Lalu, bagaimana Islam mengatur penanaman modal asing (investasi asing)?

Investasi dalam sistem Demokrasi sekuler merupakan jalan bagi negeri-negeri kapitalis untuk mengokohkan hegemoni mereka atas negeri-negeri terjajah. Terutama jika investasi tersebut berada di sektor strategis dan vital. Seperti pengelolaan sumber daya alam (SDA). Investasi semacam ini tidak membawa kebaikan kepada rakyat.

Sebaliknya, hanya menguntungkan negara kapitalis seperti AS. Secara tidak langsung, investasi pada sektor ini menyebabkan negara tidak berdaulat.

Maka Islam membatasi hubungan diplomatiknya pada negara-negara yang tidak terkategori memusuhi Islam.

Adapun terkait investasi, Islam mengaturnya sebagai berikut:

• Investasi bukan pada sektor strategis dan vital.

• Investasi bukan pada sektor membahayakan, seperti pembalakan hutan, khamr (miras), ganja, ekstasi, dan lain-lain.

• Investasi hanya dibolehkan pada sektor yang dihalalkan Allah.

• Investasi bukan pada kepemilikan umum yang menguasai hajat hidup rakyat. 

• Investor asing bukan berasal dari negara yang memusuhi Islam.

Dalam Islam, kedaulatan berada di tangan as-Syari' (pembuat hukum), yakni Allah Swt dan syariat-Nya. 

Kedaulatan di tangan as-Syari' akan menjadikan suatu bangsa berdaulat, bebas dari intervensi negara asing dalam bentuk apapun. Kedaulatan bangsa  mustahil terwujud dalam sistem sekuler. Ia hanya terwujud dalam sistem hidup ilaahi yang mengayomi umat manusia.

Sistem Islam yang berdaulat ini akan :

- Menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Termasuk : 

- Melaksanakan pengaturan terkait investasi asing di dalam negara Islam.

- Menutup celah dikte asing terhadap urusan hidup kaum muslimin dan warga negara Islam secara umum yang menjadi tanggung jawabnya.

- Menjadikan negara berdaulat hanya dengan menjadikan Islam sebagai "way of life" (jalan/pedoman hidup) dalam semua sendi kehidupan.

Kemandirian sistem ini dalam mengatur urusan politik dalam negeri dan politik luar negerinya sudah terbukti secara historis dilakukan oleh nabi Muhammad Saw. dan para khalifah sejak era kekhilafahan Khulafa'ur Rasyidin hingga kekhilafahan terakhir, Turki Utsmani. Wallahu a'lam bishawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Indonesiaku Hijau, Cara PKS Lawan Penghancuran Global

Rabu, 05 May 2021 13:53

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

MUI: Pemberangkatan Haji Harus Pertimbangkan Keselamatan Jiwa Jamaah

Rabu, 05 May 2021 12:50

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Lemak Ini Lebih Berbahaya Dibandingkan Kolesterol Makanan

Rabu, 05 May 2021 11:00

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

IMT-GT Tempatkan Produk Halal Bagian Program Pemulihan Ekonomi

Rabu, 05 May 2021 10:55

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Silaturahim Dengan MUI, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dalam Politik dan Dukungan Terhadap RUU Ekonom

Rabu, 05 May 2021 10:50

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Maksimalkan Pengelolaan Emosi di Bulan Suci, PP Himi Persis Adakan Sinergi Ramadhan

Rabu, 05 May 2021 10:45

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Tragedi Nanggala 402, Hima PERSIS Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Modernisasi Alutsista TNI

Rabu, 05 May 2021 10:40

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Kapal Selam KRI Bocah Jogokariyan-1442

Rabu, 05 May 2021 10:35

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Kajian Akbar Spesial Akhir Ramadhan Bersama Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Zaitun Rasmin

Rabu, 05 May 2021 08:48

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Utang Luar Negeri Indonesia Semakin Membengkak, Anis: Sinyal Kurang Baik

Rabu, 05 May 2021 08:09


MUI

Must Read!
X