Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.943 views

Investasi Amerika di Indonesia, Kedok Adanya Intervensi Asing?

 

Oleh: Dian Puspita Sari

Pasca kemerdekaan RI, perjuangan bangsa ini belum usai. Indonesia belum sepenuhnya merdeka dan berdaulat. Kemiskinan, kebodohan, dan berbagai tindak kezaliman dalam semua lini  kehidupan masih melanda bumi pertiwi. Di balik semua itu, ada intervensi asing yang sudah puluhan tahun mengelayuti negeri ini.

Kabar terbaru, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berkunjung ke Indonesia dalam rangka misi politik luar negeri AS di negara dunia ketiga. Termasuk Indonesia. Salah satu misi kunjungannya kali ini berkaitan dengan investasi AS di Indonesia. 

Dalam pertemuannya dengan Menlu RI, Menlu RI Retno Marsudi mengundang investor AS untuk menanamkan investasi di Kepulauan Natuna. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada Menlu AS saat berkunjung ke Indonesia.

"Saya mendorong pebisnis AS untuk berinvestasi lebih banyak di Indonesia, termasuk untuk proyek-proyek di pulau terluar Indonesia, seperti Pulau Natuna," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis 29 Oktober 2020 lalu. (galamedia.pikiran-rakyat.com, 1/11/2020)

Dari hasil pertemuan diplomatik kedua menteri luar negeri ini, kita merasakan kelemahan politik luar negeri Indonesia di hadapan pemerintah AS sebagai negara "super power".

Prinsip "bebas aktif" politik luar negeri yang selama ini diklaim pemerintah Indonesia, nyata menunjukkan kepasifan pemerintah dalam mempertahankan kedaulatannya dari intervensi negara asing.

Pada saat yang sama, AS dikenal dunia  sebagai "trouble maker", negara besar yang sejak dulu gemar bikin onar. Di manapun ada konflik, di sana ada AS dengan banyak kepentingan terselubungnya, dari Timur Tengah hingga Asia Tenggara. Dalih intervensinya adalah proses demokratisasi dunia.

AS juga menjadi promotor utama "Perang Melawan Terorisme dan Radikalisme" di dunia. Akibatnya, umat manusia termasuk kaum muslimin terjangkiti Islamophobia. Tak terbilang jumlah ulama dan aktivis dakwah Islam di dunia yang dikriminalisasi dan difitnah secara keji, sejalan dengan fitnah terhadap Islam.

Lantas, layakkah negara berpredikat muslim terbesar seperti Indonesia melakukan kerjasama investasi dengan negara kafir yang terkategori "muhariban fi'lan" ini?

Hukum Menjali Kerjasama dengan Negara Asing

Dalam menyikapi masalah apapun, hendaknya kaum muslimin mengembalikan seluruh solusi masalahnya kepada hukum Allah.

Allah Swt. berfirman,

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّـهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا ﴿٥٩﴾

“Maka jika kalian berselisih pendapat tentang satu masalah maka kembalikanlah kepada Allah dan kepada RasulNya jika kalian benar-benar beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hari akhir. Yang demikian itu adalah lebih baik dan akibatnya pun juga lebih baik.” (QS. An-Nisa[4]: 59)

Termasuk masalah jalinan  kerjasama dengan negara yang memusuhi Islam dan umatnya.

Allah Swt. berfirman,

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَـتَّخِذُوا الَّذِيۡنَ اتَّخَذُوۡا دِيۡنَكُمۡ هُزُوًا وَّلَعِبًا مِّنَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلِكُمۡ وَالۡـكُفَّارَ اَوۡلِيَآءَ‌ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman." (QS. al-Maidah [5] : 57)

Dari sini jelas, Allah mengharamkan jalinan kerjasama antara kaum muslimin  dengan orang-orang kafir yang memusuhi Islam.

Terkait investasi asing yang  marak dilakukan negara-negara asing di Indonesia, Islam sangat mewaspadainya.

Lalu, bagaimana Islam mengatur penanaman modal asing (investasi asing)?

Investasi dalam sistem Demokrasi sekuler merupakan jalan bagi negeri-negeri kapitalis untuk mengokohkan hegemoni mereka atas negeri-negeri terjajah. Terutama jika investasi tersebut berada di sektor strategis dan vital. Seperti pengelolaan sumber daya alam (SDA). Investasi semacam ini tidak membawa kebaikan kepada rakyat.

Sebaliknya, hanya menguntungkan negara kapitalis seperti AS. Secara tidak langsung, investasi pada sektor ini menyebabkan negara tidak berdaulat.

Maka Islam membatasi hubungan diplomatiknya pada negara-negara yang tidak terkategori memusuhi Islam.

Adapun terkait investasi, Islam mengaturnya sebagai berikut:

• Investasi bukan pada sektor strategis dan vital.

• Investasi bukan pada sektor membahayakan, seperti pembalakan hutan, khamr (miras), ganja, ekstasi, dan lain-lain.

• Investasi hanya dibolehkan pada sektor yang dihalalkan Allah.

• Investasi bukan pada kepemilikan umum yang menguasai hajat hidup rakyat. 

• Investor asing bukan berasal dari negara yang memusuhi Islam.

Dalam Islam, kedaulatan berada di tangan as-Syari' (pembuat hukum), yakni Allah Swt dan syariat-Nya. 

Kedaulatan di tangan as-Syari' akan menjadikan suatu bangsa berdaulat, bebas dari intervensi negara asing dalam bentuk apapun. Kedaulatan bangsa  mustahil terwujud dalam sistem sekuler. Ia hanya terwujud dalam sistem hidup ilaahi yang mengayomi umat manusia.

Sistem Islam yang berdaulat ini akan :

- Menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Termasuk : 

- Melaksanakan pengaturan terkait investasi asing di dalam negara Islam.

- Menutup celah dikte asing terhadap urusan hidup kaum muslimin dan warga negara Islam secara umum yang menjadi tanggung jawabnya.

- Menjadikan negara berdaulat hanya dengan menjadikan Islam sebagai "way of life" (jalan/pedoman hidup) dalam semua sendi kehidupan.

Kemandirian sistem ini dalam mengatur urusan politik dalam negeri dan politik luar negerinya sudah terbukti secara historis dilakukan oleh nabi Muhammad Saw. dan para khalifah sejak era kekhilafahan Khulafa'ur Rasyidin hingga kekhilafahan terakhir, Turki Utsmani. Wallahu a'lam bishawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59


MUI

Must Read!
X