Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.954 views

Joe Biden Tawarkan Perubahan, Akankah Kebijakan Politik Berubah?

 

Oleh: Rismayanti Nurjannah

 

"Sebuah hadis dari Nabi Muhammad memerintahkan, Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya, Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak bisa, maka dengan hatinya." -  Joe Biden –

Pernyataan yang diungkapkan oleh salah satu kandidat Presiden AS dalam pertemuan puncak online yang diselenggarakan oleh organisasi 'Engage Action', menyita perhatian publik termasuk kaum muslim di AS. Sitiran hadis Rasulullah saw. dalam pertemuan online million muslim votes, juga sebagai sindiran terhadap kebijakan Donal Trump yang dinilai mendiskriminasi kaum muslim di AS. Biden pun berjanji akan mengatasi kebutuhan dan keprihatinan komunitas muslim Amerika jika terpilih menjadi presiden.

Hal ini seolah membawa angin segar bagi kaum muslim di AS dan tentunya ini berkorelasi dengan kemenangan Biden di Pilpres kemarin. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, 84 persen Muslim Amerika Serikat (AS) memberikan suara dalam pemilihan presiden pada Selasa (3/11). Sebanyak 69 persen suara tersebut mendukung Joe Biden.Council on American-Islamic Relations (CAIR) melakukan survei pada 844 rumah tangga pemilih Muslim yang terdaftar. Mereka melaporkan bahwa hanya 17 persen yang memilih Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Republika.co.id, 6/11/20)

Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di AS, mengucapkan selamat kepada Biden atas kemenangannya dan mengingatkannya untuk menepati janji kampanye. Salah satu janjinya, di hari pertama masa kepresidenannya, Joe Biden berjanji mencabut larangan pelancong dari 13 negara, dengan 7 di antaranya negara mayoritas muslim, untuk memasuki negeri Paman Sam.

Joe Biden, Bukan Penentu Wajah AS

Banyak pihak yang menggantungkan harapan kepada Joe Biden. Namun, terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris dalam kancah perpolitikan AS tak menjadi jaminan adanya perubahan kebijakan politik negara AS. Satu hal yang pasti dalam perpolitikan, bahwa kebijakan negara tidak ditentukan oleh perorangan, melainkan semua pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya.

Wajah Amerika tidaklah ditentukan oleh seorang presiden. Melainkan, sistem yang mendasari bangsa tersebut. Corak perpolitikan pun secara mendasar tidak akan banyak berubah, kecuali jika terjadi perubahan sistem secara mendasar. Sebagaimana dilansir harianaceh.co.id (8/11/20), Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Porf Abdul Mu’ti menilai bahwasanya kebijakan presiden Joe Biden secara global akan relatif sama dengan pendahulunya, Donal Trump. Perbedaannya, mungkin hanya pada prioritas program, bukan pada substansi.

Banyak yang kemudian menilai terpilihnya Joe Biden, kebijakan luar negeri dan dalam negeri akan banyak berubah. Padahal realitas di lapangan, banyak hal yang prinsipnya tidak akan berubah. Kita kenal, AS sendiri adalah punggawa Kapitalisme. Dimana corak dari Kapitalisme lekat dengan nilai-nilai materialistik. Nilai-nilai ini yang kemudian melahirkan pemimpin berjiwa kolonial. Sehingga, siapa pun pemimpin yang lahir dari sistem tersebut, prinsip dasarnya akan tetap sama. Yakni sebagai pengisap sumber daya alam negeri-negeri kaum muslim.

Dalam Kapitalisme, asas untung-rugi tetap jadi acuan. Maka, rasanya mustahil jika Joe Biden terpilih, perang dunia akan reda. Palestina tetaplah Palestina yang terjajah. Indonesia tetaplah Indonesia yang dieksploitasi SDA-nya. Corak perpolitikan dalam kancah internasional tetaplah sama. Janji-janji manis saat kampanye hanyalah alat untuk meraih empati politik. Isu kaum muslim yang termarginalkan di era Trump, jadi “dagangan” yang laris manis dijajakan untuk meraih tampuk kekuasaan. Sehingga, Amerika tetaplah Amerika yang akan berjalan dengan corak sebelumnya.

Berharap pada Biden bak menggantang asap. Tak akan ada perubahan signifikan selama sistemnya masih sama seperti sistem sebelumnya. Perubahan hanya akan diraih jika ada perubahan sistem secara fundamental. Inilah momen yang tepat untuk menawarkan Islam sebagai solusi yang tepat untuk memenuhi harapan-harapan kaum muslim. Islam dalam wadah institusi politik yang akan melindungi kaum muslim dari berbagai penindasan. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Shalat Tarawih (Bagian Dua)

Senin, 19 Apr 2021 21:28

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Pensiunan Kolonel Militer Israel Sebut Sistem Pertahanan Iron Dome Tidak Dapat Diandalkan

Senin, 19 Apr 2021 19:30

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Hamas: Perjuangan Akan Terus Berlanjut Sampai Pembebasan Penuh Al-Aqsa Dari Musuh Zionis

Senin, 19 Apr 2021 19:10

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Mengganti Shalat Tarawih dengan Tahajjud, Bolehkah?

Senin, 19 Apr 2021 17:12

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Kerumunan Maulid Nabi Muhammad Bukan Tindak Pidana

Senin, 19 Apr 2021 15:36

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

TLP Bebaskan 11 Polisi Yang Mereka Sandera Selama Protes Anti-Prancis Di Lahore

Senin, 19 Apr 2021 13:35

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Senin, 19 Apr 2021 13:00

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Syaikh Bin Bazz: Qunut Witir Boleh Setiap Malam

Senin, 19 Apr 2021 11:17

Mencintai Allah

Mencintai Allah

Ahad, 18 Apr 2021 23:07

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Jazuli Juwaini Minta Aparat Segera Tangkap Joseph Paul Zhang

Ahad, 18 Apr 2021 22:37

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Ahad, 18 Apr 2021 22:30

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Ahad, 18 Apr 2021 22:24

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Dewan Da'wah Bantu Warga Terdampak Banjir Bima

Ahad, 18 Apr 2021 22:20

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Kelompok Sayap Kanan Denmark Instruksikan Pengungsi Untuk 'Pulang Ke Suriah Yang Cerah'

Ahad, 18 Apr 2021 22:05

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Rumah Zakat Salurkan Bantuan untuk Jurnalis Depok

Ahad, 18 Apr 2021 22:03

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Bom Pinggir Jalan Di Somalia Tewaskan Komandan Militer Tertinggi Shabelle Tengah

Ahad, 18 Apr 2021 21:45

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Josep Paul Zhang Nistakan Islam, Persis Minta Polisi Bertindak Tegas

Ahad, 18 Apr 2021 21:17

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Rezim Assad Gunakan 82.000 Bom Barel Dalam 9 Tahun Serangan Terhadap Warga Sipil Suriah

Ahad, 18 Apr 2021 21:12

Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14


MUI

Must Read!
X