Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.239 views

Benci Produk Luar Negeri, Fakta atau Ilusi?

 

Oleh: Yulweri Vovi Safitria

Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membenci produk-produk asing, serta meminta produk asing tersebut ditaruh di tempat yang sepi. Dengan begitu masyarakat menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kemendag secara virtual pada Kamis, 14/3 .

Sementara itu, menurut ekonom Universitas Indonesia yang juga direktur Eksekutif Next Policy, Fithra Faisal menganggap bahwa  Indonesia belum sepenuhnya lepas dari produk asing.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), periode Januari-Desember 2020, nilai impor mencapai USD 141.568,8 juta. Di periode yang sama tahun lalu, nilai impor ada di angka 171.257,7 juta. Dan dalam data 5 tahun terakhir, nilai impor terbesar terjadi pada tahun 2018 dengan nilai impor mencapai USD 188.711,30 juta. (m.kumparan.com, 6/3/2021)

Jika dilihat secara seksama asal komoditas impor terbanyak  berasal dari Cina. Dan terbanyak adalah kategori peralatan dan suku cadang telekomunikasi. Dengan angka yang cukup fantastis yaitu mencapai USD 39.634,7 juta, dalam kurun waktu Januari-Desember 2020. Artinya impor dari negeri Tirai Bambu tersebut  menguasai  28 persen dari total impor nasional. Setidaknya terdapat 10 propinsi dengan impor terbanyak di Indonesia.

Bahkan dalam beberapa kasus, Indonesia menggantungkan hingga 100 persen impor kepada suatu negara terhadap komoditas tertentu. Sebut saja bawang putih. Lantas benarkah bisa benci dengan produk asing, kalau pada kenyataannya produk impor menjamur di bumi pertiwi? Bahkan saat menjelang  panen raya aktivitas impor tetap berjalan.

Tidak salah dengan seruan untuk membenci produk luar negeri, namun sayangnya tidak sesuai dengan fakta yang ada. Aktivitas impor terus berlansung bahkan pada sektor vital dan strategis. Padahal impor pada sektor strategis dikhawatirkan bisa menyebabkan tidak adanya kemandirian sebuah negara. Berpotensi dikuasai oleh asing. Asumsi bahwa ini merupakan politik untuk memikat hati rakyat akhirnya muncul dibenak publik. Ya, seruan untuk membenci produk luar negeri seharusnya sejalan dan sebanding dengan usaha untuk memandirikan kemampuan dalam negeri.

Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat luar biasa. Potensi sumber daya alam di laut maupun di darat yang terkandung di dalam bumi Indonesia tidak terhitung jumlahnya. Baik sumber daya alam mikro maupun makro. Maka tidak heran istilah,” tongkat kayu dan batu jadi tanaman,” untuk menggambarkan kayanya alam nusantara. Indonesia negeri yang kaya raya memang nyata adanya.

Perlu dipahami bahwa langgengnya aktivitas impor adalah karena sistem ekonomi yang tidak berlandaskan syariat.  Sistem ekonomi yang pro kepada pemilik modal sejatinya akan terus meningkatkan tsunami impor. Regulasi yang tidak jelas terkait impor, mengakibatkan menjamurnya produk impor. Untuk itu dibutuhkan negara dengan visi yang jelas, pemerintah yang berperan sebagai pelayan bukan pebisnis, serta sistem ekonomi syariah bukan ekonomi yang prokapitalis.

Oleh sebab itu hanya negara yang memiliki visi besar dan lengkap, dengan pengaturan yang digali dari Al Quran dan Sunah yang mampu mengatasi urusan ekspor impor.  Menjalankan ekonomi syariat  berdasarkan aturan Sang Pencipta, bebas  dari kepentingan manusia. Ini  telah terbukti 1.300 tahun lebih, berhasil meratakan kesejahteraan, dan menciptakan keadilan bagi umat.

Tidak hanya itu, pemimpin yang sadar akan perannya sebagai pelayan umat, akan menjamin agar produk dalam negeri lebih berkembang, serta memberikan dukungan dan jaminan terhadap usaha dalam negeri. Menolak berbagai tekanan global terkait perdagangan bebas yang bisa menggerus usaha rakyat dan dapat membuka jalan bagi kaum kafir untuk menguasai umat muslim.

Maka hanya keterikatan pada Islam kaffah yang mampu menuntaskan problem impor dan masalah lainnya yang terjadi pada negeri. Agar stabilitas ekonomi bisa terjamin, menciptakan kesejahteraan rakyat, serta terpenuhinya hak-hak rakyat sebagaimana mestinya. Wallahu’alam bisshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Sabtu, 08 May 2021 14:02

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas  Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Jum'at, 07 May 2021 22:00

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

Jum'at, 07 May 2021 21:30

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Jum'at, 07 May 2021 20:56

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Jum'at, 07 May 2021 15:10

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Jum'at, 07 May 2021 15:09

Pemuda, Bangkitlah!

Pemuda, Bangkitlah!

Jum'at, 07 May 2021 14:49

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14


MUI

Must Read!
X