Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.833 views

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

 
Oleh: Hessy Elviyah, S.S
 
 
Antusiasme warga negara mayoritas muslim ini terhadap bulan suci ramadhan sangat layak diacungkan jempol. Hiruk-pikuk kegiatan selama bulan ramadhan tanpa henti menghiasi kehidupan dengan nilai-nilai islami. Tak terkecuali di mall, lantunan lagu-lagu Islam sering kali kita jumpai selama ramadhan. Apalagi di mesjid, agenda rutin ramadhan seolah tak terpengaruh virus covid19 yang sudah dua kali ramadhan menemani kita.
 
Gegap gempita penyambutan bulan suci ramadhan menandakan masyarakat muslim yang bersuka cita menyambut bulan mulia ini. Walaupun pada kenyataannya, himpitan ekonomi semakin membelit. Terlebih lagi pada saat bulan ramadhan. Disinyalir karena meningkatnya  konsumsi masyarakat, banyak oknum nakal yang sengaja mempermainkan harga di luar nalar.
 
Tentu saja menjulangnya harga pangan bukan sekali ini terjadi. Ibarat sebuah agenda rutin, setiap momentum penyambutan bulan suci ramadhan dan hari besar lainnya acapkali diiringi dengan melonjaknya harga kebutuhan. Bahkan dituturkan oleh Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri biasanya ada 3 fase kenaikan harga pangan sampai 2-3 hari setelah lebaran. "Bahwa ada beberapa fase kenaikan pangan, salah satunya adalah fase pertama yaitu 1 minggu menjelang ramadan, sampai peak tertingginya di hari menjelang puasa karena demand-nya terus naik," ujarnya (Kompas.com, 8 April 2021).
 
Dalam upaya penyelesaian masalah tahunan ini, pemerintah membuat 5 strategi pengendalian inflasi 2021. Melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto lima strategi yang ditujukan untuk menjaga inflasi dalam kisaran sasaran tiga plus minus satu persen pada 2021. Diantaranya dengan menjaga inflasi kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) dalam kisaran 3-5 persen. 
 
Upaya ini dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategi yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif (4K) di masa pandemi. Selain itu juga untuk mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri pada April dan Mei 2021 serta Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) lainnya (antaranews.com, 12 February 2021).
 
Namun segala upaya pemerintah itu tidak dirasakan oleh masyarakat. Buktinya, harga-harga kebutuhan tetap saja naik. Pemerintah harus mengakui kekalahannya dalam mengelola dan mengurusi rakyatnya. Kesalahan terbesar yang dilakukan pemerintah dari tahun ke tahun adalah berjibaku dalam sistem kapitalis demokrasi. Sehingga seolah-olah tidak ada evaluasi, antisipasi dan solusi yang pasti dalam penyelesaiannya. Maka tak heran, kejadian terus berulang. 
 
Dalam sistem kapitalis mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memperdulikan  yang lainnya adalah hal yang wajar. Oleh karena itu, memanfaatkan momen-momen tertentu untuk mengeruk keuntungan yang berlipat ganda justru menjadi peluang usaha yang ditunggu-tunggu oleh kaum bermodal (kapital). Hal ini lumrah terjadi pada sistem ini karena segala sesuatunya disandarkan kepada materi semata. Sehingga dalam kapitalisme ketimpangan sosial ekonomi jelas terlihat.
 
Tentu saja ini berbeda dengan sistem Islam. Sistem yang bersumber dari Al Qur'an dan Sunnah ini menjadikan pemimpin sebagai junnah yang bertanggung jawab penuh atas kebutuhan rakyatnya. Apalagi dalam bulan ramadhan yang mulia ini, menuntut setiap muslim untuk memperbanyak amalan shalih sehingga untuk kebutuhan pokok wajib terpenuhi dengan baik tanpa memusingkan masalah harga.
 
Dalam Islam strategi jitu memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadhan adalah dengan mengontrol mekanisme _suply and demand_ tanpa sekalipun mematok harga. Diantaranya adalah memaksimalkan potensi lahan pertanian, memberikan sanksi yang tegas bagi para penimbun atau oknum yang memainkan harga, menjamin ketersediaan pangan seperti yang dicontohkan Umar bin Khattab dengan membangun pos- pos penyedia pangan serta mengatur konsumsi masyarakat agar memakan makanan yang halal dan toyyib dalam jumlah yang tidak berlebihan.
 
Secara individu, umat Islam didorong untuk memperbanyak sedekah dengan mengharap ganjaran pahala yang berlipat ganda dan ridho dari Allah Swt. Dengan demikian seluruh masyarakat dapat menjalanlan ibadah Ramadhan dengan kebutuhan pangan yang cukup.
 
Tidak seperti kapitalisme yang berazaskan manfaat, sistem Islam yang sempurna ini berazaskan halal dan haram dari Allah Swt. Sehingga setiap apa yang dilakukan berdasarkan garis-garis yang sudah Allah tetapkan di dalam Al Qur'an dan as Sunnah.Maka dari itu sudah pasti sistem Islam adalah sistem yang terbaik untuk umat manusia. Tak akan ada lagi persoalan harga melambung setiap Ramadhan menjelang. Masihkah ragu dengan sistem mulia ini? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 18/09/2021 16:47

Arah Demokrasi Terpimpin