Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.837 views

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Oleh:

Ummu Aqeela

 

DALAM sebuah ikatan pernikahan mempunyai keturunan menjadi tujuan utamanya, selain menyempurnakan syari'at agama tentunya. Ketika Allah memberikan amanah seorang keturunan tentu saja kita sebagai orang tua mempunyai cita-cita besar untuk menjadikan dia anak yang sholih/sholihah dan berakhlakul kharimah.

Namun ditengah gerusan sekulerisme yang mencengkram seolah menjadi monster bagi orang tua dalam menanamkan akidah yang kuat untuk buah hatinya. Berbagai gempuran dari luar lingkungan dan peran aktif media televisi dan internet, seolah menjadi biang masalah dari lahirnya problematika anak di masa sekarang. Dari situlah berbagai masalah muncul, mulai dari pergaulan bebas, narkoba, pornografi dan pornoaksi serta kerusakan moral lainnya.

Melihat fenomena yang muncul dan menyerang generasi masa depan kita, pemerintah mengambil langkah yang dianggap dapat menyelesaikan berbagai masalah yang mendera. Pemerintah yang diwakilkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menilai,bahwa ujung pangkal masalah yang muncul ditengah kerusakan moral anak negeri adalah media internet dan televisi. Beliau menganggap media televisi dan internet di Indonesia belum layak karena masih ada iklan rokok yang mudah diakses dan dilihat anak-anak.

“ Sebagai contoh, salah satu Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak adalah tidak adanya iklan, promosi, dan sponsor rokok. Bila masih ada iklan rokok berarti internet dan televisi di Indonesia belum layak anak “ kata Deputi Tumbuh Kembang Anak Lenny N. Hal ini pun ditanggapi serius oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, beliau mengatakan akan memblokir iklan rokok di kanal-kanal media sosial guna mencegah peningkatan jumlah perokok pemula yang menyasar anak-anak. (Tempo.co 23/06/2019).

Apapun namanya kenakalan atau fenomena jaman menimbulkan keprihatinan bagi kita semua tentunya. Namun untuk menyelesaikan dan mengurai berbagai masalah yang muncul ditengah pergaulan anak-anak bukan hanya sekedar membatasi akses internet dan iklan yang bersliweran didalamnya. Ini butuh konsen yang besar, tidak hanya memberantas yang tampak tapi mencabut dari akar permasalahannya. Hal ini tentu saja tidak bisa dilakukan sendiri namun perlu kerjasama yang aktif dari orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah dan pihak-pihak yang perduli dengan masalah anak serta masa depan bangsa.

Mulai dari mana kita bisa merombak dan mengatasi berbagai masalah anak yang muncul ditengah-tengah masyarakat?

Satu kata untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah dimulai dari dunia pendidikan.

Bicara tentang pendidikan anak, Islam telah mengenal dan menerapkan konsep itu sejak lama. Islam memandang, anak adalah rizki sekaligus ujian Allah SWT kepada hambaNYA, dalam firmanNYA Allah menyebut anak adalah salah satu kesenangan dan perhiasan dunia.

الْمَـالُوَالْبَنُونَزِيْنَةُالْـحَيَاةِالـدُّنْيَـا

Artinya : “ Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan didunia “ (QS Al-Kahfi;46)

Kehadiran anak ditengah-tengah keluarga adalah amanah besar bagi orang tuanya. Oleh karenanya para orang tua dituntut untuk senantiasa memperhatikan perkembangan jasmani dan rohani sang buah hatinya. Karena keluarga adalah basis pertama dan utama dalam  pendidikan anak. Namun dalam cengkeraman sekulerisme dan kapitalisme sekarang ini hal itu menjadi amat sulit dilakukan.

Tuntutan biaya hidup mengharuskan orang tua mau tidak mau dipaksa menjadi budak dunia untuk mencari materi dalam pemenuhan hajat sehari-harinya, biaya sekolah yang mahal, kebutuhan pokok yang makin hari makin melangit harganya. Hal inilah yang menyebabkan orang tua tidak dapat 100% mengayomi anak-anak terutama di kebutuhan rohaninya yang mencakup akidah dasar. Karena penanaman akidah Islam yang kuat dan mengakar akan menjadi tolak ukur dan pondasi kuat anak untuk menangkal pengaruh negatif yang menyerang dari luar.

Potret buram masalah ini sebenarnya dapat dituntaskan dengan memperbaiki sistem hidup yang menjadi pengaruh besar dalam pemunculan setiap problematika. Untuk itu dibutuhkan peran total dari berbagai unsur: keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat dan negara. Keseluruhan unsur bertanggung jawab penuh dalam pembentukan kepribadian dan karakter generasi depan. Ketiga unsur yang lain yaitu keluarga, sekolah dan masyarkat terikat dan terkait dengan unsur yang paling penting yaitu negara atau pemerintah. Karena lewat negaralah lahir berbagai kebijakan yang dapat menciptakan keadaan yang mendukung untuk ketiga unsur yang lainnya menjalankan kewajibannya.

Negara sebagai penyelenggara pendidikan haruslah menerapkan kurikulum yang menjamin tercapainya generasi yang berkwalitas, bukan memperhatikan kemajuan tekhnologi saja namun juga membentuk kepribadian islamnya. Lebih dari itu negara juga wajib menindak tegas hal-hal yang bisa merusak generasi, terutama media yang memberi pengaruh buruk dalam pendidikan dan pembinaan anak.

Harapan negara berperan seperti ini tentu tidak dapat diwujudkan dalam tatanan sistem yang berbasis kapitalisme dan sekulerisme. Hanya negara berdasarkan sistem Islam secara kaffahlah yang mampu melaksanakan peran yang sangat penting ini. Jika Islam tidak diterapkan, maka impian mencetak generasi islami seolah menjadi impian di siang bolong. Oleh karena itu, langkah pertama dalam menghapus potret buram masalah ini dan menggantinya dengan gambar cemerlang adalah hanya satu, kembali ke tatanan dari sang Pencipta yaitu Allah SWT dalam bingkai kepemimpinan Islam. Karena dengan Islam, anak sebagai generasi ujung tombak masa depan menjadi tombak yang runcing dan tajam untuk menghalau pengaruh negatif yang menyerang. Wallahu'alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Korban Serangan Rezim Suriah dan Rusia di Pasar Idlib Naik Jadi 38 Orang

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Inggris Akan Bentuk Pasukan Perlindungan Maritim Pimpinan Eropa di Teluk

Selasa, 23 Jul 2019 13:15

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang  Idlib

Turki Deportasi Sekitar 1000 Pengungsi Suriah ke Wilayah Dilanda Perang Idlib

Selasa, 23 Jul 2019 12:15

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Bom Mobil Meledak di Dekat Bandara Mogadishu Somalia

Selasa, 23 Jul 2019 12:12

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Pemimpin Partai Islam Ennahda Tunisia akan Maju dalam Pemilu Parlemen

Selasa, 23 Jul 2019 12:04

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Pasukan Nigeria Bentrok dengan Demonstran Syiah, 4 Orang Tewas

Selasa, 23 Jul 2019 11:56

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Utusan AS akan Kembali ke Afghanistan dan Qatar untuk Negosiasi Damai dengan Taliban

Selasa, 23 Jul 2019 11:49

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Fenomena Banyaknya Anggota Polri Ikut Capim KPK

Selasa, 23 Jul 2019 11:47

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Tentara AS Kirimkan Puluhan Truk Logistik dan Peralatan Militer ke Milisi Kurdi di Hasaka

Selasa, 23 Jul 2019 11:15

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

Selasa, 23 Jul 2019 10:47

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Viral Bandara Soeta Dijual, Ini Kata Kemkominfo

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Utang, Cina, dan Jebakan

Utang, Cina, dan Jebakan

Selasa, 23 Jul 2019 09:47

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Benarkah Ali bin Abi Thalib Pernah ke Garut?

Selasa, 23 Jul 2019 09:22

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Dua Garis Biru, Edukasi atau Racuni Remaja?

Selasa, 23 Jul 2019 04:12

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Investasi Asing, Penjajahan atau Menguntungkan?

Selasa, 23 Jul 2019 00:57

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Nunung Bukanlah yang Terakhir

Senin, 22 Jul 2019 23:52

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Kurbanmu Bentuk Syukurmu

Senin, 22 Jul 2019 23:22

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Dewan Dakwah Bahas Perkembangan Pembangunan Akademi Dakwah Provinsi Jawa Barat

Senin, 22 Jul 2019 23:03

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Sudah 30 Tahun Berlalu, Direktur Jamiah An-Nuury Kuwait Kembali Shalat di Masjid Dewan Dakwah

Senin, 22 Jul 2019 22:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X