Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.049 views

Anak Adalah Ujung Tombak Peradaban Masa Depan

Oleh:

Ummu Aqeela

 

DALAM sebuah ikatan pernikahan mempunyai keturunan menjadi tujuan utamanya, selain menyempurnakan syari'at agama tentunya. Ketika Allah memberikan amanah seorang keturunan tentu saja kita sebagai orang tua mempunyai cita-cita besar untuk menjadikan dia anak yang sholih/sholihah dan berakhlakul kharimah.

Namun ditengah gerusan sekulerisme yang mencengkram seolah menjadi monster bagi orang tua dalam menanamkan akidah yang kuat untuk buah hatinya. Berbagai gempuran dari luar lingkungan dan peran aktif media televisi dan internet, seolah menjadi biang masalah dari lahirnya problematika anak di masa sekarang. Dari situlah berbagai masalah muncul, mulai dari pergaulan bebas, narkoba, pornografi dan pornoaksi serta kerusakan moral lainnya.

Melihat fenomena yang muncul dan menyerang generasi masa depan kita, pemerintah mengambil langkah yang dianggap dapat menyelesaikan berbagai masalah yang mendera. Pemerintah yang diwakilkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menilai,bahwa ujung pangkal masalah yang muncul ditengah kerusakan moral anak negeri adalah media internet dan televisi. Beliau menganggap media televisi dan internet di Indonesia belum layak karena masih ada iklan rokok yang mudah diakses dan dilihat anak-anak.

“ Sebagai contoh, salah satu Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak adalah tidak adanya iklan, promosi, dan sponsor rokok. Bila masih ada iklan rokok berarti internet dan televisi di Indonesia belum layak anak “ kata Deputi Tumbuh Kembang Anak Lenny N. Hal ini pun ditanggapi serius oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, beliau mengatakan akan memblokir iklan rokok di kanal-kanal media sosial guna mencegah peningkatan jumlah perokok pemula yang menyasar anak-anak. (Tempo.co 23/06/2019).

Apapun namanya kenakalan atau fenomena jaman menimbulkan keprihatinan bagi kita semua tentunya. Namun untuk menyelesaikan dan mengurai berbagai masalah yang muncul ditengah pergaulan anak-anak bukan hanya sekedar membatasi akses internet dan iklan yang bersliweran didalamnya. Ini butuh konsen yang besar, tidak hanya memberantas yang tampak tapi mencabut dari akar permasalahannya. Hal ini tentu saja tidak bisa dilakukan sendiri namun perlu kerjasama yang aktif dari orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah dan pihak-pihak yang perduli dengan masalah anak serta masa depan bangsa.

Mulai dari mana kita bisa merombak dan mengatasi berbagai masalah anak yang muncul ditengah-tengah masyarakat?

Satu kata untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah dimulai dari dunia pendidikan.

Bicara tentang pendidikan anak, Islam telah mengenal dan menerapkan konsep itu sejak lama. Islam memandang, anak adalah rizki sekaligus ujian Allah SWT kepada hambaNYA, dalam firmanNYA Allah menyebut anak adalah salah satu kesenangan dan perhiasan dunia.

الْمَـالُوَالْبَنُونَزِيْنَةُالْـحَيَاةِالـدُّنْيَـا

Artinya : “ Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan didunia “ (QS Al-Kahfi;46)

Kehadiran anak ditengah-tengah keluarga adalah amanah besar bagi orang tuanya. Oleh karenanya para orang tua dituntut untuk senantiasa memperhatikan perkembangan jasmani dan rohani sang buah hatinya. Karena keluarga adalah basis pertama dan utama dalam  pendidikan anak. Namun dalam cengkeraman sekulerisme dan kapitalisme sekarang ini hal itu menjadi amat sulit dilakukan.

Tuntutan biaya hidup mengharuskan orang tua mau tidak mau dipaksa menjadi budak dunia untuk mencari materi dalam pemenuhan hajat sehari-harinya, biaya sekolah yang mahal, kebutuhan pokok yang makin hari makin melangit harganya. Hal inilah yang menyebabkan orang tua tidak dapat 100% mengayomi anak-anak terutama di kebutuhan rohaninya yang mencakup akidah dasar. Karena penanaman akidah Islam yang kuat dan mengakar akan menjadi tolak ukur dan pondasi kuat anak untuk menangkal pengaruh negatif yang menyerang dari luar.

Potret buram masalah ini sebenarnya dapat dituntaskan dengan memperbaiki sistem hidup yang menjadi pengaruh besar dalam pemunculan setiap problematika. Untuk itu dibutuhkan peran total dari berbagai unsur: keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat dan negara. Keseluruhan unsur bertanggung jawab penuh dalam pembentukan kepribadian dan karakter generasi depan. Ketiga unsur yang lain yaitu keluarga, sekolah dan masyarkat terikat dan terkait dengan unsur yang paling penting yaitu negara atau pemerintah. Karena lewat negaralah lahir berbagai kebijakan yang dapat menciptakan keadaan yang mendukung untuk ketiga unsur yang lainnya menjalankan kewajibannya.

Negara sebagai penyelenggara pendidikan haruslah menerapkan kurikulum yang menjamin tercapainya generasi yang berkwalitas, bukan memperhatikan kemajuan tekhnologi saja namun juga membentuk kepribadian islamnya. Lebih dari itu negara juga wajib menindak tegas hal-hal yang bisa merusak generasi, terutama media yang memberi pengaruh buruk dalam pendidikan dan pembinaan anak.

Harapan negara berperan seperti ini tentu tidak dapat diwujudkan dalam tatanan sistem yang berbasis kapitalisme dan sekulerisme. Hanya negara berdasarkan sistem Islam secara kaffahlah yang mampu melaksanakan peran yang sangat penting ini. Jika Islam tidak diterapkan, maka impian mencetak generasi islami seolah menjadi impian di siang bolong. Oleh karena itu, langkah pertama dalam menghapus potret buram masalah ini dan menggantinya dengan gambar cemerlang adalah hanya satu, kembali ke tatanan dari sang Pencipta yaitu Allah SWT dalam bingkai kepemimpinan Islam. Karena dengan Islam, anak sebagai generasi ujung tombak masa depan menjadi tombak yang runcing dan tajam untuk menghalau pengaruh negatif yang menyerang. Wallahu'alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Indonesia Darurat Sampah dan Limbah, Anggota FPKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Kamis, 24 Jun 2021 21:29

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kasus Covid Melonjak, Senator Ingatkan Stok Darah Harus Tetap Terjaga

Kamis, 24 Jun 2021 20:54

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Penumpang KRL di Stasiun Cikarang Jalani Swab Tes Antigen

Kamis, 24 Jun 2021 19:48

MUI:  Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

MUI: Di Zona Merah, Tidak Diperkenankan Sholat Idul Adha dan Shalat Jamaah di Luar Rumah

Kamis, 24 Jun 2021 18:26

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Jangan Lupakan Piagam Jakarta

Kamis, 24 Jun 2021 17:46

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Pejabat PBB: Taliban Rebut 50 Dari 370 Distrik Di Afghanistan

Kamis, 24 Jun 2021 17:08

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Tinjau Pemakaman Khusus Covid-19, Anies: Meski Luas Tolong Jangan Dipenuhi

Kamis, 24 Jun 2021 16:17

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Covid-19 Meningkat, MUI-BNPB Sarankan Perketat Protokol Kesehatan Saat Berqurban

Kamis, 24 Jun 2021 15:08

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Tutup hingga 5 Juli

Kamis, 24 Jun 2021 14:41

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Akhiri Pembelahan Politik, Indonesia Perlu Sumpah Ketiga

Kamis, 24 Jun 2021 13:58

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kasus RS Ummi, Habib Rizieq Divonis Empat Tahun Penjara

Kamis, 24 Jun 2021 12:20

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Solo Madani Indonesia Jaya Sampaikan Resolusi kepada Presiden, MPR dan DPR

Kamis, 24 Jun 2021 11:51

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kasus Covid-19 Semakin Buruk, Politisi PKS: Opsi PSBB Harus Segera Diambil

Kamis, 24 Jun 2021 10:49

Bohong dalam Delik Bohong

Bohong dalam Delik Bohong

Kamis, 24 Jun 2021 09:37

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Legislator Gerindra: Pemerintah Harus Punya Skenario Kurangi Utang Luar Negeri

Kamis, 24 Jun 2021 08:37

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Anis Matta: Sumpah Palapa Bisa Jadi Spirit Akhiri Pembelahan dan Fokus Capai Lima Besar Dunia

Kamis, 24 Jun 2021 07:34

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Impor Migas Makin Meroket, Legislator: Apa Pemerintah Kalah Hadapi Tekanan Para Mafia?

Kamis, 24 Jun 2021 06:26

3 Orang Tewas Dalam Pemboman Dekat Kediaman Pemimpin Kelompok Jihadis LeT Di Lahore Pakistan

3 Orang Tewas Dalam Pemboman Dekat Kediaman Pemimpin Kelompok Jihadis LeT Di Lahore Pakistan

Rabu, 23 Jun 2021 20:18

Iran Eksekusi Mati 95 Orang Termasuk 6 Wanita Sepanjang Tahun 2021

Iran Eksekusi Mati 95 Orang Termasuk 6 Wanita Sepanjang Tahun 2021

Rabu, 23 Jun 2021 19:45

Laporan: Para Pembunuh Jamal Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter Di AS

Laporan: Para Pembunuh Jamal Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter Di AS

Rabu, 23 Jun 2021 19:04


MUI

Must Read!
X