Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.063 views

Liberalisasi Merusak Generasi

 

Oleh:

Titin Erliyanti, S.Pd

Pengasuh Kajian Baiti Jannati

 

BURUKNYA generasi adalah petaka bagi sebuah negeri. Hal ini tentu kita sepakati. Sangat disayangkan,inilah yang terjadi di negeri tercinta Indonesia. Masalah demi masalah seakan tiada henti menyerang generasi. Mulaidari pengabaian pengasuhan, penelantaran,terjerat narkoba, tawuran antar pelajar, hingga gaul bebas berujung KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan). Menghiasi media massa setiap hari.

Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah, namun tak kunjung ada hasil yang berarti. Jumlahnya justru makin banyak dan berulang. Pembenahan kurikulum berkarakter pun sudah dilakukan tapi masih jauh panggang dari api. Tawuran pelajar, klithih masih saja terjadi.Kebijakan pembatasan usia dini pernikahan juga tak mampu mengurangi angka dispensasi nikah karena KTD. Mengapa hal ini bisa terjadi?

 

Penyebab Kerusakan Generasi

Rusaknya generasi tentu tak berdiri sendiri. Merupakan rangkaian atas kerusakan yang terjadi di berbagai lini kehidupan. Layaknya efek domino kerusakan generasi juga merupakan buah dari kerusakan yang lain.Bicara kerusakan generasi tak bisa dilepaskan dari buruknya pengasuhan orang tua.  Munculnya fenomena ayah yang abai, ibu yang lebay, akhirnya hadirkan generasi yang alay. Ayah tak lagi berdiri sebagai pendidik di rumahnya. Tugas ayah hanya berkutat seputar mencari nafkah.

Itupun sudah menguras waktu dan tenaga. Kondisi ekonomi negeri yang makin mundur dan tersungkur memang jadi biang masalahnya. Seorang ayah yang miskin misi hidup bisa dengan mudah dipermainkan dalam permainan ekonomi yang kian liberal. Stres akibat pekerjaanakhirnya menyelimuti para laki laki.

Hadirnya fenomena ibu lebay makin memperkeruh rusaknya generasi. Ibu lebay yang terpapar feminisme merasa berdaya saat di luar rumah. Merasa berharga saat ada uang yang dihasilkannya. Akhirnya berbondonglah mereka menuju dunia kerja. Menempatkan diri sebagai sekrup-sekrup roda ekonomi yang bisa menghilangkan fitrahnya sebagai ibu. Tugas pengasuhan dipundakibu ditinggalkan demi mendulang rupiah penopang eksistensi diri.

Alih-alih kesejahteraan didapat,ibuberpotensi kehilangan fitrahnya sebagai ummu wa rabbatul ba'it (ibu sekaligus pengatur rumahtangga).Sifat keibuan dalam diri perempuan hanya memunculkan ketidakbahagiaan. Stres karena beban ganda menjadi hal yang tak terelakkan menyerang kaum ibu. Buahnya bisa diprediksi, seperti apa jadinya anak yang dibesarkan dengan tingkat stres kedua orang tuanya.

Generasi alay adalah dampak buruknya pengasuhan. Generasi alay yang miskin kasih sayang. Menjadi generasi yang tak paham hakikat cinta dan sayang. Maka wajar jika narkoba jadi pelarian saat ada kebingungan.Tawuran jadi pelampiasan kemarahan pada keadaan. Gaul bebas jadi pelarian saat kesepian. Jika terjadi KTD,aborsi menjadi pilihan. Semua dilakukan karena pemikiran liberal yang melekat, hingga membudaya gaya hidup hedonis dan permisif  pada generasi negeri ini.

 

Akhiri Kerusakan Generasi

Berbagai masalah yang melanda negeri ini,menjadi bukti bahwa penerapan paham liberal atauneoliberal hanya menghadirkan kesengsaraan dan kerusakan belaka. Sudah saatnya kita tinggalkan, gantikan dengan sistem kehidupan yang mumpuni. Sistem yang memanusiakan manusia. Sistem yang terlahir dari Sang Pencipta menjadi pilihansatu-satunya. Karena Dialah yang paling tahu hakikatbaik buruk untuk manusia. Solusinya dengan menerapkan Islam secara kaffah disemua lini kehidupan.

 Dengan Islam kita bisa mengembalikan fitrah ayahdan ibu sebagai orang tua. Mengembalikan fungsi ayah sebagai nahkoda bahtera, yang tak hanya mengurusi masalah nafkah. Tapi juga mengurusi bagaimana roda rumah tangga berjalan. Inilah tanggung jawabseorang ayah. Tugas ayah menentukan arah pendidikan anak-anaknya serta memenuhi kasih sayang anggota keluarga. Seorang ibu sebagai pelaksana harian pendidikan anak-anak harus diberi posisi yang istimewa. Tak boleh ada beban ganda yang disematkan padanya. Karir utamanyaadalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga.Jika seorang ibu ingin bekerja dan berkiprah di luar rumah maka Islam membolehkannya. Selama tak abai urusan rumahnya dan bukan dalam rangka menjadi tulang punggung keluarga.

Hadirnya kedua orang tua di dekat ananda, pahamnya kedua orang tua akan hak dan kewajibannya akan melahirkan generasi-generasi yang luar biasa. Tiga belas abad lamanya saat Islam berkuasa menjadi buktinya. Banyak kita saksikan lahir generasi-generasi hebat, karyanya demikian bermanfaat. Semua karena penduduk negeri saat itu memilih taat pada Sang Pencipta dengan menerapkan aturan-aturanNya.*            

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07


MUI

Must Read!
X