Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.805 views

Ibu, Kembalilah pada Fitrahmu

 

Oleh: Keni Rahayu, S.Pd

"Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa", begitulah lirik sebuah lagu. Betapa besar kasih sayang ibu yang rela melakukan apa saja demi anaknya.

Namun, lirik lagu ini tak sejalan dengan apa yang dialami seorang balita di Kebon Jeruk, Jakarta. Seorang ibu menggelonggongi anaknya (ZNL, 2,5) dengan air galon agar si anak cepat gemuk. Cara itu dilakukannya agar sang suami tidak sampai menceraikan dia karena anaknya tersebut terlihat kurus. Nahas, balita tersebut akhirnya tewas. Kisah serupa banyak sekali terjadi bila saja kita mau menuliskan satu demi satu akan 'kekejaman' seorang ibu. Fitrah keibuan yang lembut seolah telah hilang dalam dirinya. 

Perempuan sejatinya adalah tombak kebangkitan bangsa. Dari rahim seorang perempuan, akan lahir tunas-tunas bangsa yang berakhlak agung calon pejuang kebangkitan. Namun realitanya, perempuan hari ini telah dilucuti naluri keperempuanannya. Pada masa sekolah, siswa perempuan tidak pernah diajari tentang pelajaran yang menumbuhkan naluri keperempuanan. Siswa fokus diajari materi kognitif dengan target sebatas bisa menjawab soal-soal ujian.

Setelah lulus, perempuan diarahkan mengisi posisi-posisi strategis di kantor. Dengan isu kesetaraan gender, perempuan didorong untuk aktif berkarir di luar rumah.

Setelah menikah, yakni menjadi istri dan seorang ibu, naluri perempuan hanya dirasakan ketika ia hamil dan melahirkan. Urusan mengurus anak bebas, bisa dititipkan pada nenek, baby sitter, atau bahkan tempat penitipan anak.

Setelah cuti melahirkan selesai, ia kembali berkarir di luar rumah sebagaimana sebelum ia mempunyai anak. Bisa dibayangkan ya, anak seperti apa yang tercetak tanpa pendampingan langsung dari sang ibu?

Selain demi eksistensi, tuntutan ekonomi sering menjadi alasan perempuan merajut karir di luar rumah. Suami di-PHK. Mau tidak mau perempuan harus bekerja demi menyeimbangkan ekonomi keluarga.

Di sisi lain, sifat konsumerisme seakan dipupuk dan dijaga. Bukannya masak, selama ada uang, katering pun tak jadi masalah. Bukannya mencuci baju, selama ada uang, laundry bisa diandalkan. Bukannya merawat anak sendiri, selama ada uang, nany bisa jadi solusi.

Yang demikian sudah menjadi lingkaran sistem dalam kehidupan hari ini. Ada pergeseran nilai budaya yang dianut oleh masyarakat. Inilah nilai-nilai kapitalisme dan liberalisme. Segala sesuatu ditakar berdasarkan nilai materiil. Tidak ada yang tidak bersifat komersil.

Bukankah Allah telah memuliakan perempuan dengan tugasnya yang agung sebagai al-umm wa rabbatul bayt. Dialah yang memiliki tanggung jawab mulia dalam urusan kerumahtanggaan. Dia akan tetap mulia di dalam rumah sesuai fitrah.

Aktivitas perempuan keluar rumah tetap dalam koridor syara' atas ridho suami. Berkerja tak masalah, asalkan tugas utamanya di rumah telah tertunaikan. Dan pastinya perempuan bukan tumpuan satu-satunya untuk mencari nafkah.

Allah juga mengatur, mencari nafkah adalah kewajiban suami. Sayangnya, hari ini lowongan pekerjaan lebih mendukung perempuan dibandingkan suami. Hingga akhirnya suami dan istri bertukar peran. Lahirlah istilah bapak rumah tangga. Istri bekerja, suami menjaga rumah.

Dari sini, perlu peran negara dalam banyak aspek.

Pertama, kurikulum pendidikan yang harus mempersiapkan laki dan perempuan menemui fitrahnya di masa mendatang. Perempuan mengurus kerumahtanggaan, laki-laki mencari nafkah.

Kedua, menyediakan lapangan pekerjaan, dalam hal ini lebih banyak memberdayakan laki-laki ketimbang perempuan.

Ketiga, menjaga akidah umat. Dengan terjaganya akidah, insyaAllah kejadian ibu bunuh anak bisa dicegah, dibarengi dengan menghilangnya faktor-faktor lain yang menjadi pemicunya. Wallahu a'lam bishowab. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Jum'at, 19 Aug 2022 06:55

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00


MUI

Must Read!
X