Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.064 views

Ilusi Perppu Perkawinan dan Sertifikasi Perkawinan untuk Mencegah Pernikahan Dini

 

Oleh:

Prita HW

Praktisi pendidikan, ibu rumah tangga yang juga freelance writer dan blogger

 

MASIH jelas dalam ingatan saat ramai di dunia maya beberapa waktu lalu tentang sebuah post di channel Youtube Young Lex, yang dengan bangga memproklamirkan dirinya akan bertanggung jawab atas kehamilan diluar nikah atas kekasihnya.

Ia mengaku senang dan ingin menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya di negeri ini untuk berani bersikap gentle dengan tidak mengaborsi anak hasil diluar nikah. “Jangan buru-buru berpikir pendek,” begitu pesannya. Sedangkan kekasihnya yang bernama Eriska mengaku deg-degan sambil sesekali berkaca-kaca dan menitikkan air mata.

Lalu, apakah lantas postingan semacam itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak senonoh dan mendapatkan reaksi pemerintah secara serius? Tentu tidak!

Lain lagi dengan kabar pernikahan dini sejoli pelajar SMP berusia 14 dan 15 tahun di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada 2018 lalu yang juga menjadi viral dan disikapi pemerintah dengan menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) guna mengatasi tingginya angka perkawinan anak di tanah air.

Dua hal yang kontradiksi di atas, jelas menuai banyak komentar, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya. Standar apa yang dipakai untuk menentukan sebuah perbuatan itu baik ataukah buruk. Jika memakai standar norma sosial, pandangan umum, atau adat istiadat, bahkan hukum yang berlaku di negeri ini, tentu sangatlah subyektif dan teramat relatif.

Standar-standar itu tidak akan memberikan garansi bagi kehidupan manusia untuk bisa selamat dunia akhirat. Alih-alih jangka panjang atau panjang sekali (akhirat), jangka pendek pun tak bisa memberikan bahkan sebuah ketenangan sekalipun. 

Beda halnya jika kita menggunakan aturan Islam sebagai standar. Aturan (syariat) Islam bukanlah sesuatu yang berasal dari manusia yang terbatas akal dan prediksinya. Sang pencipta alam semesta dan manusialah yang membuatnya. Sehingga, sudah pasti mengandung filosofi dan dampak yang teramat agung dan berjangka panjang.

Dalam firman-Nya, Allah saja melarang untuk mendekati zina:

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Israa’/ 17: 32)

Imam As-Sa’di dalam tafsirnya, At-Taisir, menjelaskan bahwa larangan mendekati zina itu lebih mengena daripada larangan hanya perbuatan zina itu sendiri, karena yang demikian itu mencakup larangan terhadap seluruh awalan-awalannya, dan faktor-faktor yang menyebabkan zina. (nahimunkar.org)

Jika kita lihat dari perspektif Islam, tentu perbuatan Young Lex di atas lebih patut untuk mendapatkan predikat buruk dibandingkan persoalan pernikahan dini yang dicap buruk di masyarakat, padahal sejatinya direstui orangtua dan diperuntukkan menghindari zina. Meskipun sebelumnya, keduanya sudah menjalin hubungan pacaran yang tentu saja perbuatan tersebut juga ditumbuh suburkan karena sebab aturan Islam dicampakkan. Ssistem sekuler liberal saat inilah yang menyebabkan rangsangan-rangsangan yang teramat banyak untuk mendorong pergaulan bebas.

 

Lalu, Apakah Kebijakan Sertifikasi Perkawinan Akan Berjalan Efektif Sebagai Sarana Edukasi Sejak DIni?

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, heboh mencanangkan program sertifikasi perkawinan. Sebelum memperoleh sertifikasi resmi, setiap pasangan akan menjalani edukasi pra nikah selama 3 bulan.

Pasangan yang akan menikah diwajibkan mengikuti pelatihan tentang keluarga samara, ekonomi keluarga hingga kesehatan reproduksi. Pelatihan pranikah diharapkan berdampak menekan angka perceraian, mengatasi angka stunting dan meningkatkan kesehatan keluarga. (nasional.tempo.co) Bahkan, baru-baru ini, juga disebutkan para pasangan juga akan mendapatkan pendidikan anti radikalisme. Padahal narasi radikalisme ini justru lebih condong mendiskreditkan ajaran Islam secara kaffah dengan definisi-definisi yang ambigu.

Sertifikat yang nantinya diterima akan menjadi salah satu syarat pernikahan itu sendiri.

Sementara itu, para pegiat gender mendukung program ini. Dikatakan oleh mereka, selama perspektif kesetaraan dan keadilan dalam perkawinan tetap dipakai sebagai landasan pelatihan, tak menjadi masalah.

Dari sini, mari kita kembali melihat pada syariat Islam sebagai satu-satunya standar perbuatan yang shohih di tengah-tengah masyarakat. Islam sangat memperhatikan adanya edukasi sebelum pernikahan. Karena pernikahan adalah peristiwa agung yang mengikat dua anak manusia menjadi lebih bermartabat dalam pandangan Allah. Pernikahan adalah ladang pahala.

Islam sendiri tidak membatasi usia pernikahan. Allah berfirman:

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan yang perempuan. (QS. An-Nur/ 24 : 32)

Menurut sebagian ulama, layak disini berarti kemampuan biologis. Artinya memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan.

Ini juga bertujuan agar kematangan usia juga harus dipertimbangkan supaya tidak terjadi pernikahan yang gagal karena muncul problem-problem seperti sifat yang labil, kehamilan yang tak diinginkan, aborsi, kegagalan mendidik anak, juga kegagalan menjalankan hak dan kewajiban suami istri, dan sebagainya.  

Jelas, Islam juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai edukasi pra nikah.

Hanya saja, menyoal wacana sertifikasi perkawinan yang kabarnya akan dimulai sejak 2020 nanti, justru akan menjadi satu persoalan tambahan. Yaitu, mempersulit jalannya pernikahan itu sendiri. Begitu juga perppu perkawinan yang telah dibahas di depan.

Memang benar, tak cukup hanya menyiapkan individu dengan wawasan dan keterampilan saja, negara memang harus berperan penting. Tapi, peran tersebut bukan berarti langsung mengambil “jalan pintas” di satu sisi saja dengan adanya sertifikasi perkawinan yang didahului dengan pelatihan pra nikah. Bagaimana misalnya jika praktik di lapangan justru menjadi bumerang? Seperti adanya calo-calo perijinan, dan bahkan pernikahan-pernikahan yang terjadi justru lebih banyak di bawah tangan karena malas dengan birokrasi yang sedemikian kompleks?

Lebih jauh dari itu, seharusnya negara juga memikirkan sisi-sisi lain seperti halnya ketersediaan lapangan kerja bagi para pencari nafkah keluarga, dalam hal ini laki-laki, memberikan jaminan kesehatan gratis yang berkualitas, mengerem laju media yang memberikan rangsangan-rangsangan pornografi atau konten-konten amoral, dan sebagainya.

Permasalahan ini merupakan permasalahan sistemik yang tak bisa dipangkas begitu saja dengan solusi gerakan-gerakan ala kadarnya yang lebih beraroma based project.

Apalagi, dalam Islam, pernikahan adalah jalan sah serta halal yang diridhai Allah dan tak ada seorang pun yang boleh mengahalanginya bila syarat-syarat menurut syariat sudah terpenuhi. Tidak ada kan syarat sah nikah dalam Islam harus memiliki sertifikasi perkawinan?

Kalau edukasi pra nikah tentu perlu, dan itu harus dilakukan berimbang dengan upaya-upaya perbaikan di segala bidang. Sudah seharusnya negara kembali kepada syariat Islam yang kaffah yang akan membentuk kepribadian Islam yang cemerlang dimana para pemuda dan pemudinya saling menyibukkan diri dan memantaskan diri sebeleum benar-benar mengarungi gelombang pernikahan jangka panjang yang menyempurnakan separuh agamanya. Wallahu a’lam bis shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X