Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.930 views

Penguasa yang Mengajak dan Membawa Kesesatan Rakyatnya

Jakarta (voa-islam.com) Hanya bermodalkan wajah manis, senyum, tutur bahasa yang diatur, retorika dan dukungan media massa, maka jadilah dia sebagai pemimpin atau penguasa yang mulia.

Tetapi, dia itu sejatinya hanya sebagai : "Pemimpin dan Penguasa yang Mengajak dan Membawa Kesesatan Rakyatnya".

Rakyat selalu menjadi korban. Rakyat selalu menjadi fihak yang dirugikan. Rakyat ditipu dan dikelabuhi. Rakyat disihir dengan retorika palsu yang tanpa isi. Rakyat dinina-bobokkan dengan janji dan khayalan yang menggiurkan. Rakyat dicekoki dengan doktrin  yang mengikuti hawa nafsu. Sejatinya mereka ini para pendusta.

Rakyat Indonesia adalah rakyat yang paling sengsara. Rakyat yang paling mudah ditipu dan didustai. Seperti tak pernah jera dengan model orang-orang yang sekarang ini tampil di panggung. Bangsa dan rakyat Indonesia sangat bermurah hati, selalu menyediakan panggung  bagi para penjahat, penipu dan pendusta.

Ada yang wajahnya sangat nampak sebagai "innocence" (tanpa dosa), gemar berbicara tentang moral, dan  mengutip kitab suci, serta kebenaran. Dirinya selalu dikaitkan sosok pribadi yang sangat mulia. Tanpa cacad. Mewakili komunitas kebenaran. Komunitas suci.

Banyak rakyat yang menjadi kagum dan mengeluarkan decak, saat tokoh ini tampil di depan publik. Ternyata tokoh itu yang  bertopeng belaka. Ketika kedoknya dibuka, tak lain tokoh ini, sejatinya mewakili para penipu dan pendusta.

Sekarang mereka berusaha menyembunyikan jatidirinya yang asli. Para tokoh dan orang penting itu,  risau dan selalu takut. Takut terbongkar kedoknya, dan akan terlihat sosoknya yang sejati.

Karena, di zaman sekarang ini, susah menyembunyikan diri. Hidup seperti di rumah  kaca. Sangat nampak dengan jelas. Apapun yang dikerjakan. Tidak ada yang bisa disembunyikan lagi. Tidak bisa berpura-pura.

Tokoh pura-pura dan hanya menjadi pemain sandiwara picisan itu, sekarang hidup mereka penuh dengan risau. Takut kedoknya terbuka di depan publik. Sebuah kasanah yang sangat dengan jelas, membuat rakyat menjadi sadar, dan tahu sejatinya  apa yang selama ini tidak tahu. Peristiwa yang ada membuat semuanya menjadi sangat jelas. Rakyat mengerti mereka berhapan dengan penipu.

Ada  tokoh dan komunitas mengaku bersih, dan selalu lekat dengan kebenaran, dan seakan menjadi pejuang dan pembela kebenaran. Tetapi, kenyataannya mereka itu, tokoh yang busuk, dan komunitas penuh dengan kepalsuan.

Mereka hanya menampakkan "cashingnya" belaka seakan orang-orang  yang mulia, jujur, bersih, dan memiliki kepedulian terhadap rakyat. Ternyata mereka tokoh yang hanya senang melihat kerusakan, dan menjadi pelaku kejahatan nyata.

Mereka menjadi tokoh dan komunitas yang paling korup. Sekalipun asal mulanya meneriakkan anti korupsi. Tetapi, mereka adalah kumpulan orang-orang yang sangat gemar memakan uang, barang, dan harta yang bukan menjadi haknya.

Mereka tokoh dan kumpulan komunitas yang menghalalkan yang diharamkan. Tidak ada lagi dalam kamus hidup mereka itu, antara halal dan haram. Mereka tidak memiliki standar dan patokan hidup yang jelas. Halal, syubhaat, dan haram, bagi mereka sama saja. Mereka terus berlomba-lomba menikmati kehidupan dunia, tanpa merasa risih. Mereka tokoh dan kumpulan orang-orang yang disebut : "kanan-kiri ok".

Jangan salah dalam sepuluh tahun terakhir ini, mereka menjadi komunitas baru, yang disebut : "Kelompok okb". Alias orang kaya baru. Mereka memiliki filsafah : "Meok". Alias makan enak ogah kerja. Mereka ingin sedikit bekerja, mereka tidak ingin capek, tetapi ingin mendapatkan uang banyak.

Mereka ingin menikmati kehidupan dunia, tanpa ragu. Sepanjang hidupnya mereka gunakan memikirkan kenikmatan dunia. Sejatinya mereka barisan kaum hedonis, yang menyusup di seluruh lapisan kehidupan. Termaduk di dunia politik.

Karena itu, jangan salah, jika sekarang ini Indonesia menjadi surganya para koruptor dan anak keturunannya. Mereka tahu korupsi menjadi modus atau bahkan manhaj (methode) bagi kehidupan mereka.

Mereka korupsi puluhan dan bahkan ratusan miliar, plus mengoleksi rumah mewah, isteri dan gundik banyak, dan hanya dihukum lima tahun, kemudian sesudah dua tahun di penjara, mereka bisa bebas, dan mereka menikmati kembali hasil korupsinya.

Tak heran kalau melihat para wajah koruptor, tak satupun mereka nampak wajahnya yang sedih. Selalu senyumnya mengembang di depan kamera. Mereka sudah habis rasa malunya. Mungkin korupsi itu sudah menjadi aqidahnya mereka. Bahkan, tokoh yang sudah jelas-jelas korup itupun, masih dibela habis oleh para anggota di kumintasnya.

Anehnya, model dan tipe orang-orang seperti itu, diangkat tinggi-tinggi oleh media,dan rakyat percaya serta memberikan dukungan mereka. Seakan mereka itu, benar-benar  tokoh dan pemimpin yang akan memberikan kebahagian bagi masa depan mereka. Semuanya itu, tak bisa  dilepaskan dari peran media. Menyulap dan mengubah, tokoh yang busuk,  menjadi tokoh yang harus.

Melalui media polling rating mereka membumbung, dan dikatakan tokoh yang dapat menjadi pemimpin masa depan. Media kafir dengan sangat fasih dan ahli, bagaimana menjadikan tokoh-tokoh busuk itu, kemudian menjadi tokoh yang harum dan wangi.

Mereka datang kepada rakyat dengan wajah yang penuh empati dan keberpihakan. Tetapi, sejatinya mereka itu, para begundal orang-orang kafir, dan menjadi alat penjajah kafir, yang bertujuan ingin menguasai dan menjajah negeri mereka.

Allah Azza Wa Jalla berfirman :

"Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar". QS : al-Ahzab : 67.

Betapa rakyat dan bangsa selalu menjadi korban tokoh-tokoh dan komunitas, yang sejatinya para penjahat dan pengkhianat, dan mereka bukan pembawa jalan kebaikan dan kebenaran yang akan membahagiakan mereka.

Hanya dengan dukungan media kafir, mereka - tokoh-tokoh busuk, pengkhianat, dan pendusta, menjadi pahlawan. Wallahu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31


MUI

Must Read!
X