Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.093 views

Sekularisme, Pandemi yang Lebih Berbahaya daripada Covid-19

 

Oleh: Hana Annisa Afriliani

 

Virus Corona alias covid-19 telah menjadi pandemi di dunia. Tak kurang dari 167 negara terpapar virus ini. Hingga 18 Maret 2020 korban meninggal pun telah mencapai 8.010 dari 200.097 orang yang terinfeksi. Sementara pasien yang sudah dinyatakan sembuh menjadi 82.913 orang. (Kompas.com/18-03-2020)

Luar biasa. Betapa kengerian pandemi ini menyeruak ke seluruh dunia. Mengapa? Sebab  penularannya sangat cepat dan kolektif. Dan belum ada satu pun negara di dunia ini yang memiliki obatnya. Wajar, jika kemudian banyak negara yang mengambil kebijakan lockdown demi menekan laju penularan yang lebih luas lagi.

Namun, di sisi lain, ada pandemi lain yang harus kita waspadai. Dan nyatanya pandemi tersebut jauh lebih berbahaya daripada covid-19. Ya, sekularisme adalah pandemi paling jahat yang ada di seluruh dunia.

Sejatinya, sekularisme yang berarti memisahkan agama dari kehidupan telah menjangkiti hampir seluruh penduduk dunia. Mereka menjadikan agama sebatas konsumsi di ranah privat saja, sementara dalam kerangka pengaturan urusan publik menggunakan hukum buatan manusia. Maka, tak heran jika di alam sekularisme hari ini muncul sebuah ungkapan " Ayat konstitusi berada di atas ayat suci."

Begitulah, agama dinomorsekiankan. Karena agama dianggap sekadar urusan manusia dengan tuhannya. Tak lebih dari urusan peribadatan yang bersifat ritual. Sementara, urusan mengatur masyarakat dan negara seolah 'haram' menjadikan agama sebagai landasannya.

Buktinya, Undang-Undang dibuat berdasarkan musyawarah para wakil rakyat berasaskan pada akal mereka. Dan tak menutup kemungkinan akan ada UU pesanan sesuai kepentingan. Jelaslah, sebab di alam sekularisme ini,  corak yang terbentuk adalah politik transaksional.

Sayangnya kebahayaan sekularisme ini tidak disadari. Banyak orang yang justru mengadopsinya dengan suka hati. Bahkan menjadi pendakwahnya. Agama adalah penghambat atas kemajuan, kata mereka. Maka agama tak boleh hadir mengatur kehidupan.

Dengan demikian sejatinya, sekularisme ini harus diwaspadai dengan serius. Jika corona mengancam nyawa, maka sekularisme mengancam generasi manusia, peradabannya, serta masa depan akhiratnya sekaligus. Sungguh mengerikan bukan?

Betapa tidak, sekularisme akan membabat habis ketundukan manusia kepada penciptanya. Mereka akan mencukupkan diri dalam ibadah ritual saja, sementara dalam kehidupan sehari-hari tidak  menggunakan aturan Sang Pencipta. Liberal. Akhirnya, kerusakan generasi terhampar di depan mata. Seks bebas kian ganas, narkoba kian menggila, tawuran dianggap keren, prostitusi menjamur tak terkendali, dan bunuh diri dianggap solusi, dan masih banyak potret buram generasi yang terpotret dalam sistem sekular hari ini.

Jika generasi sudah berada dalam kehancuran, maka peradaban di ujung tanduk. Bagaimana tidak, generasi muda adalah tonggak kemajuan sebuah bangsa, lantas bagaimana kemajuan itu akan terwujud jika tonggaknya saja sedemikian rapuh?

Lebih parah lagi, sekularisme juga akan menjadi ancaman bagi masa depan akhirat seorang Muslim. Betapa tidak, Allah swt memerintahkan setiap Muslim untuk berislam secara sempurna (kaffah) bukan setengah-setengah. Karena Islam merupakan sistem kehidupan. Hanya dengan mendekap Islam kaffah saja lah, manusia akan selamat dunia akhirat.

Namun demikian, sekularisme menjadikan setiap Muslim berbondong-bondong melepaskan diri dari ketaatan secara totalitas kepada Tuhannya. Mereka digiring untuk berperilaku dan berpikir liberal ala barat. Islam moderat pun diciptakan demi menopang agar sekularisme kian kaffah dalam diri seorang Muslim. Akibatnya, banyak aturan Islam yang terabaikan di sistem kehidupan hari ini. Bukankah hukum cambuk, rajam, qishah, jihad, khilafah merupakan bagian dari ajaran Islam? Maka atas nama sekularisme, kesemua itu diabaikan karena dianggap tak lagi relevan dengan kondisi hari ini.

Maka, setiap Muslim seharusnya menyadari bahwa sekularisme adalah ancaman yang sangat nyata dan berbahaya. Tak ada cara lain yang dapat dilakukan selain kembali kepada fitrah kita sebagai seorang hamba, yakni taat secara totalitas kepada Allah swt, Sang Pencipta alam semesta. Wallahu'alam bi shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Mengapa Rezim Dituduh Membuka Pintu Komuninisme?

Jum'at, 25 Sep 2020 18:25

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Sejarah, Masa Lalu-Kini-dan Mendatang

Jum'at, 25 Sep 2020 18:04

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

GERAK Jabar Minta Presiden dan Kapolri Tuntaskan Teror Kepada Ulama dan Perusakan Masjid

Jum'at, 25 Sep 2020 17:47

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Muskat Ancam Penjarakan dan Denda Besar Pemakai Rok Mini dan Celana Pendek di Tempat Umum

Jum'at, 25 Sep 2020 14:30

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

Jum'at, 25 Sep 2020 08:10

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 25 Sep 2020 07:51

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X