Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.066 views

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

 

Oleh:

Ziyadah Khoiriyah || Pegiat “Pena Banua”

 

TAK perlu banyak kata pengantar untuk menuju kepada inti pembahasan tulisan ini, Menyoal sebuah pernyataan sistematis dan terstruktur yang diutarakan Kyai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu (20/9). Sebuah pernyataan yang mungkin membuat banyak masyarakat Indonesia “amazed” karena diucapkan oleh seorang Kyai. Terlebih setelah sekian lama netizen rindu akan kehadiran beliau tersebab tak terlalu sering hadir di berbagai media. Yes, he talked about KPOP.

Ya, tidak ada yang tidak boleh bicara tentang KPOP, semua memiliki hak. Hanya saja persoalan yang muncul adalah ketika beliau terkagum dengan warga tercintanya yang mencintai budaya Korea, mencintai K-POP dan K-Drama. Ketertarikan yang teramat masyarakat Indonesia memunculkan optimism bahwa hal ini mampu (1) Memacu kedatangan wisatawan Korea ke Indonesia (2) Memicu kreatifitas serupa agar giat mempromosikan budaya Indonesia ke kancah internasional.

Pernyataan ini sangat jelas menimbulkan blunder. Bagaimana tidak, ketika petinggi negara memberikan dukungan masuknya budaya asing untuk menjadi inspirasi. Apakah sudah pemerintah menyediakan ruang bagi tersalurnya kreatifitas itu dengan tetap terkoneksi dengan budaya asli Indonesia? Faktanya, justru anak muda Indonesia memang terperangah dengan korean wave, merasa terinspirasi hingga ingin menggali sampai-sampai rela maraton nonton berhari-hari, tak ingat makan hingga mandi. Ini inspiratif atau adiktif ya?

Jika kita belajar kepada negara aslinya. Justru keberhasilan ekspor budaya secara mendunia terletak pada jurus tameng pemerintah untuk warganya dengan budaya nasional secara sistematis dan komprehensif. Kita belajar bahwa keberhasilan Korea hari ini adalah buah kerja keras pemerintahnya menjaga agar warga Korea tidak bucin budaya asing. Pemerintah menutup akses budaya asing, sembari giat memperkuat budayanya dan menumbuhkan rasa cinta budaya negeri di tengah negerinya, untuk kemudian siap mengusung duta-dutanya menuju dunia. Duta yang sudah dibekali semangat mempengaruhi, bukan dipengaruhi.

Ketika pengaruh sudah tertanam ke seluruh dunia, ibarat hipnotis, siapa akhirnya yang tak tertarik dengan segala hal tentang Korea? Mulai dari filmnya, musiknya, budayanya, fashionnya, tempat-tempat wisatanya dan segala hal lainnya. Begitulah “panen” pemerintah Korea di tahun 2000an keatas ini. Ekonomi secara otomatis meroket dengan keteguhan merintis budaya aslinya.

Maka ketika petinggi negara bicara alasan ekonomi dibalik dukungan kepada anak muda untuk gemar terhadap Korea, inilah adalah alasan yang logis. Hanya saja, solusi yang ditawarkan sangatlah jauh panggang dari api, jauh sangat dari hakikat asli inspirasi Korea itu sendiri. Impor budaya Korea yang sangat jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai moral bahkan ketuhanan dalam Pancasila itu sendiri, telah memberi kesimpulan bahwa pemerintah tak serius memperkuat budaya asli.

Sepatutnya pemerintah fokus dalam memperkuat budaya asli Indonesia yang sejalan dengan Pancasila, yakni menempatkan nilai ketuhanan diatas segalanya. Mengapa justru ingin menggali inspirasi dari sebuah negara yang bahkan tidak menganut nilai paling utama dari dasar negara kita? Kemudian, jika kita juga sadar bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, sudah selayaknya pemerintah mendorong pemuda-pemudi muslim untuk menjadikan hanya Rasulullah sebagai panutan, menjadikan aturan Islam sebagai inspirasi menjalani hari.

Oh tapi sayang, pemuda-pemudi seperti ini adalah pemuda-pemudi yang dianggap berbahaya. Mereka yang rajin ke masjid, good-looking dan hafizh tertuduh sebagai radikal. Entah apa sebenarnya jati diri bangsa ini dan mau dibawa kemana setelah ini. Kita –masyarakat dan pemerintah patut segera sadar dan berbenah atas hal ini. Sebelum selimut kerusakan terlanjur menutupi seluruh anak negeri.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07

Prancis Mulai Tarik Pasukan dari Mali

Prancis Mulai Tarik Pasukan dari Mali

Jum'at, 15 Oct 2021 10:30

Jelang Muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah Sowan ke Hidayatullah Sulsel

Jelang Muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah Sowan ke Hidayatullah Sulsel

Jum'at, 15 Oct 2021 07:14

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Jum'at, 15 Oct 2021 06:27

Nigeria Konfirmasi Kematian Pemimpin Cabang ISIS Di Afrika Barat Abu Musab al-Barnawi

Nigeria Konfirmasi Kematian Pemimpin Cabang ISIS Di Afrika Barat Abu Musab al-Barnawi

Kamis, 14 Oct 2021 22:30

Webinar Indonesia Halal Watch Keluarkan Rekomendasi Terkait Kewajiban E-Commerce

Webinar Indonesia Halal Watch Keluarkan Rekomendasi Terkait Kewajiban E-Commerce

Kamis, 14 Oct 2021 22:03

PKS Tegas Tolak APBN untuk Danai Kereta Cepat, Jazuli Juwaini: Presiden Inkonsistensi

PKS Tegas Tolak APBN untuk Danai Kereta Cepat, Jazuli Juwaini: Presiden Inkonsistensi

Kamis, 14 Oct 2021 21:47

6 Orang Tewas 30 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Senjata Di Ibukota Beirut Libanon

6 Orang Tewas 30 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Senjata Di Ibukota Beirut Libanon

Kamis, 14 Oct 2021 21:46

PIA Tangguhkan Penerbangan Ke Afghanistan Setelah Diminta Turunkan Harga Tiket Oleh Taliban

PIA Tangguhkan Penerbangan Ke Afghanistan Setelah Diminta Turunkan Harga Tiket Oleh Taliban

Kamis, 14 Oct 2021 21:10

Kemenag dan BWI Siapkan Program Sertifikasi Nazir

Kemenag dan BWI Siapkan Program Sertifikasi Nazir

Kamis, 14 Oct 2021 20:48

Menlu Qatar: Normalisasi Dengan Israel Tidak Sesuai Dengan Kebijakan Doha

Menlu Qatar: Normalisasi Dengan Israel Tidak Sesuai Dengan Kebijakan Doha

Kamis, 14 Oct 2021 20:04

Childfree, Yakin Suka – Suka?

Childfree, Yakin Suka – Suka?

Kamis, 14 Oct 2021 19:44


MUI

Must Read!
X