Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.348 views

Jangan Samakan Halal dengan Haram

 

Oleh:

Keni Rahayu || Aktivis Dakwah Milenial

 

MENINGGALNYA mahasiswi di atas pusara sang ayah meninggalkan banyak cerita. Di antaranya adalah para aktivis feminis bergejolak bak pahlawan kesiangan. Bisa ditebak, ujung-ujungnya Permendikbud 30 yang disodorkan. Ujung-ujungnya RUU TPKS minta disahkan. Seolah-olah, tidak ada solusi lain yang layak diperjuangkan.

Sebagai muslim, harusnya kita teliti. Perlu kita telaah lagi apa isi dua instrumen hukum ini. Kekerasan seksual, tentu saja tidak ada yang ingini. Bukan selesai, konsen yang ditawarkan di sini malah menyajikan jalan seks bebas mengurai.

Kan sudah jelas, dalam Islam jangan dekati zina. Allah sudah sampaikan di surat cinta-Nya. Bahwa mendekati saja tidak boleh, apa lagi berzina. Tidak semua pacaran pasti berzina, tapi pacaran bisa menjadi jalan mencapainya. Bukan hanya bisa, tapi sangat bisa. Itulah mengapa pacaran haram. Karena tidak ada aktivitas pacaran yang tidak melanggar syariat pencipta. 

Lebih spesifik lagi, dalam kasus mbak NW dan mas R diawali oleh pacaran. Meski memang mbak NW dijebak. Ketulusannya dinodai dengan kebiadaban mas R memberinya obat tidur lalu disetubuhi. Pemberian obat ini dilakukan di penginapan. Pertanyaannya, kalau tidak pacaran, apakah seorang perempuan mau diajak lelaki asing ke penginapan? Sejatinya, inilah hikmah agung di balik syariat haramnya berpacaran. 

Allah tahu ke mana arah interaksi dua anak adam berlawan jenis. Lebih-lebih mereka berduaan. Pergi ke hotel. Bercengkrama haha hihi. Apa lagi ending-nya kalau bukan ke arah sana? Allah paham betul bagaimana rasa yang membuncah pada kaum adam. Rasa itu jika difasilitasi dengan pacaran, semakin lama semakin meledak dan butuh pemuasan. Maka sejak awal, Allah telah haramkan pacaran. Pintu gerbang kemaksiatan ditutup. Allah bermaksud menghindari interaksi intim di tahap setelah pacaran tersebut.

Maka wajar jika muslim hari ini menyatakan, "mencegah kekerasan seksual diawali dengan tidak melakukan hubungan intens dengan lawan jenis di luar pernikahan". Termasuk di dalamnya adalah pacaran. Lucunya, para aktivis pro feminis mengatakan, "jika mencegah kekerasan dalam pacaran adalah dengan tidak pacaran, maka mencegah kekerasan rumah tangga adalah dengan tidak melakukan pernikahan". Begitu katanya.

Dengan lantang kukatakan. Ya gak gitu, Bambang! Pacaran itu haram. Menikah itu halal. Jangan samakan yang halal dan yang haram. Kekerasan seksual dalam pernikahan jelas berbeda penanganannya dengan kekerasan seksual dalam pacaran.

Pernikahan menjadi wadah mulia bagi setiap insan dalam menyalurkan kebutuhan nalurinya. Ia bersifat sakral dan agung. Begitulah Allah mensyariatkan pernikahan. Maka jika terjadi penyelewengan dalam hal pernikahan, maka yang perlu dibenahi adalah individunya bukan syariat pernikahannya. Hal ini tidak sama dengan hubungan bernama pacaran. 

Pacaran bukan wadah yang diakui Allah bagi manusia merealisasikan nalurinya. Ketika ada dorongan seksual, manusia diharamkan mengambil jalan pacaran. Karena asas pacaran itu rapuh. Komitmen dan kepercayaan dua belah pihak terlalu omong kosong jika dijadikan landasan sebuah hubungan. Maka di sini yang salah ya pacarannya itu sendiri. Sebaik-baik pelaku pacaran, tetap saja tidak mengubah hukum pacaran menjadi halal. Halal haram adalah aturan baku yang mesti dipenuhi seorang muslim. 

Lagian, suka banget sih nawar-nawar syariat. Kalau beneran mau mencegah kekerasan seksual, cegah jalan menuju zinanya. Bukan sekadar mencegah zina yang tidak mendapat konsen. Kalau ditelaah, Permendikbud 30 malah membuka lebar jalan pengulangan kisah mbak NW dan mas R. Sebab sejatinya aktivitas seksual difasilitasi atas nama konsen. Jika kemudian terjadi hal yang tidak diinginkan, sudah kepalang basah. Mau nyalahin maling tapi pager rumah gak pernah dikunci. Lha piye to? Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Rabu, 01 Feb 2023 16:03

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Rabu, 01 Feb 2023 13:36

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Rabu, 01 Feb 2023 10:25

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28


MUI

Must Read!
X